DILARANG KERAS PLAGIAT ❌
Order? Shopee dan Tokopedia ✔
Aurel adalah anak Indigo yang berbeda dari Indigo lainnya. Sampai sampai kedua orang tua nya pun tak habis pikir karena ulah anak satu satunya ini. Ia mempunyai keistimewaan yaitu Indigo tetapi...
-Seorang Profesional lompat dari gedung tinggi itu luar biasa, tapi kalo kamu yang lompat jadi luar binasa.- By Kzdh_14
Jangan lupa vote biar tambah semangat nulis ceritanya⭐
Happy reading_^
Abadi mengantar Aurel pulang. Walaupun mereka membawa motor sendiri sendiri tetapi Abadi tetap tidak enak jika tidak mengantarkan Aurel pulang karena ini sudah larut malam.
"Mampir dulu" Ujar Aurel pada Abadi.
"Engga gausah rel udah malem salam aja buat mama lo maaf gw gak bisa pamitan" Ujar Abadi.
"Ohh yaudah nanti gw sampein" Ujar Aurel.
"Gw pulang dulu" Ujar Abadi sambil menghidupkan motornya lalu pergi.
"Dahh" Ujar Aurel pada Abadi yang sudah jauh.
Aurel lalu masuk ke dalam rumah sambil mengendap-endap karena takut bundanya marah karena ia pulang malam.
Tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya.
"Mbk kunti eh mbk kunti" Ujar Aurel terkejut.
"Enak aja bunda dibilang mbk kunti" Ujar Sinta.
"Ehh bunda kirain mbk kunti" Ujar Aurel sambil cengengesan.
"Ngapain aja kamu sampe pulang jam 00:00?!" Tanya Sinta.
"It-itu bun motor Aurel kehabisan oli" jawab Aurel berbohong.
"Habis oli?! Biasanya motor tuh sering kehabisan bensin kok ini kehabisan oli sih??" Tanya Sinta.
"Kan motor Aurel mah beda sama motor lain" Ujar Aurel.
"Hmm yaudah kamu tidur udah malem besok kamu sekolah kan!?" Ujar Sinta.
"Iya bun Aurel juga udah ngantuk nih" Ujar Aurel.
"Iya sana bunda juga udah ngantuk nungguin kamu pulang" Ujar Sinta.
"Ehh bunda ada salam dari Abadi. Katanya dia minta maaf engga bisa pamitan" Ujar Aurel.
"Iya gapapa kok khusus calon mantu"ujar Sinta.
"Dih bunda apaan sih,"ujar Aurel kesal karena bundanya selalu menggodanya.
Ketika Aurel mau masuk ke kamar tiba tiba listrik mati.
"Seperti mati lampu ya sayang seperti mati lampu" Ujar Aurel malah nyanyi.
"Emang mati lampu Aurel" Ujar Sinta sambil menepuk jidatnya. Lalu pergi mencari lilin.
"Bunda mau kemana??" Tanya Aurel takut.
"Bunda mau ngambil lilin di rak dapur" Jawab Sinta.
"Ikut..." Ujar Aurel sambil mengejar bundanya yang sudah pergi ke dapur.