Sesampainya dirumah Jungwon langsung tidur tanpa menganti baju, meningalkan teman-temanya yang sedang masak untuk makan. Jay, Sunoo dan Jae bertugas didapur untuk memasak sementara Jake dan Jun menonton mereka bertiga memasak karena Sunoo melarang mereka untuk ikut memasak bisa-bisa makanan ini hancur.
"Noo sekamar sama siapa aja?"tanya Jun pada Sunoo yang mulai bosan.
"Niki soalnya Uwon dapet kamar khusus panitia"ucap Sunoo sambil memotong bawang.
"Mampus Jay Uwon tidur sama panitia kaga bisa nyelinap"ucap Jun.
"Sialan lu, gue ga ada fikiran nyelinap kamar Uwon dikiran gue apaan kali"ucap Jay tidak terima dengan ucapan Jun.
Makanan sudah siap mereka duduk melingkar didepan tv,"Gue bangunin Uwon dulu kalian makan duluan aja"ucap Jay kepada mereka sambil pergi menuju kamar Jungwon.
Saat Jay masuk kamar terlihat Jungwon yang tertidur diatas kasur dengan baju sekolah dan jaketnya yang dipakai Jungwon, Jay jalan perlahan menuju Jungwon dan mengelus rambut Jungwon lalu mencium pipi tembem Jungwon berkali-kali sampai Jungwon terbangun dan melihat tubuh Jay yang berada diatas tubuhnya.
Tubuh Jungwon tidak terasa berat walaupun Jay berada diatasnya dengan menyimpan kepala di tengkuk lehernya karena seluh topangan badan Jay ditopang dis sendiri dengan kedua kaki yang menghampit pingang Jungwon dan kedua tangan disebelah pundak Jungwon.
"Laper ga? kita udah masak"tanya Jay sesekali mencium leher Jungwon.
"Laper tapi ngantuk"ucap Jungwon dia kembali memejamkan matanya.
Terdengar suara dari perut Jungwon membuat Jay tertawa, "Gue gendong"ucap Jay sambil mengangkat Jungwon keluar dari kamar, sementara Jungwon tertidur didalam pelukanya.
Jay mengendong Jungwon ala koala menuju ruang tv yang sudah ada sahabatnya menikmati makanan yang mereka buat tadi. "Bucin banget ka Jay sama Uwon"ucap Sunoo, orang pertama yang melihat kehadiran Jay dan Jungwon diruang tv.
"Bisa aja lu ke gue bilang jangan bucin sendirinya bucin parah"sindir Jake kepada Jay.
"Bacot bener kalian sama-sama bucin"ucap Jun karena Jake dan Sunoo sering bermesraan dihadapan mereka sama seperti Jay dan Jungwon.
"Jake emang butuh kaca, nanti gue belin kaca buat ditempel dikamar"ucap Jay sambil duduk perlahan karena masih mengendong Jungwon.
"Mau makan apa?"bisik Jay kepada Jungwon.
Jungwon membalikan badanya untuk melihat makanan didepan mereka dengan posisi masih duduk diatas pangkuan Jay dengan kedua tangan Jay yang masih melingkar diperut Jungwon kedua tangan Jay tidak ingin melepas pingang ramping Jungwon dari pelukanya.
Jungwon mengambil beberapa makanan dan kembali membalikan badanya yang masih mengantuk, Jay memasukan nasi kedalam mulutnya dengan beberapa lauk yang dia pilih. Tangan Jay terulur menyuapi Jungwon yang meminta untuk disuapi tanpa mengubah duduknya, Jungwon seperti anak kecil yang duduk digendongan ayahnya sambil menyuapi dia.
Kedua tangan Jay sibuk menyuapi Jungwon dan dirinya sementara yang lain tidak peduli dengan keromantisan yang mereka tebarkan karena percuma saja mereka tidak akan mengubrisnya.
Sebenernya gue ga tega kasih konflik disini makanya udah berbab bab ga ada masalah mulu sorry yah :(
KAMU SEDANG MEMBACA
COSMOS [JAYWON] ✔
FanfictionBXB 🏳️🌈 JANGAN SALPAK ⚠️ Cosmos artinya semesta seperti Jungwon merupakan semesta Jay yang membuatnya tidak bisa berhenti melirik Jungwon, saat mata elangnya menatap mata kucing Jungwon dia sudah menetapkan hatinya untuk berusaha menarik Jungwon...
![COSMOS [JAYWON] ✔](https://img.wattpad.com/cover/256653225-64-k500458.jpg)