🥳Happy reading guys🥳
Mereka tersenyum Mandang pujaan hati masing-masing--eak :v-- tidak bisa dipungkiri kalau ketiga pria yang sedang memakan sambil memeluk coklat itu sangat manis. Bahkan lebih manis daripada coklatnya :v
"Kalian tidak ikut makan?" Illumi memandang ketiga pria lainnya dengan pandangan heran. Kuroro dan Gon menggelengkan kepala, berbeda dengan Hisoka yang sudah duduk disamping Illumi dengan mulut terbuka tanda meminta untuk disuapi.
"Aaa"-Hisoka
Illumi mengarahkan satu buah coklat berbentuk bintang ke mulut Hisoka. Hisoka memakannya dengan riang.
"Jadi lebih enak kalo di suapin sama kamu" Hisoka tersenyum, Illumi yang mendengar itu langsung menyumpali mulut Hisoka dengan coklat.
"Kalo mau makan-makan aja" Illumi melanjutkan acara makannya, ia memakan cokelat-cokelat itu dengan lahap.
'Sekali-kali baik ama ni badut, mumpung suasananya lagi bagus' batin Illumi.
"Kalian juga harus ikut makan" Killua menatap Kuroro dan Gon yang hanya melihat saja. "Kemari" Killua menarik tangan Gon, duduk Gon disampingnya.
"Nih" Killua memberikan sebungkus coklat kepada Gon, Gon menerimanya dengan senang hati.
"Ga mau kayak mereka juga?" Tanya Gon sambil menunjuk Hisoka yang disuapi oleh Illumi. Killua menoleh kearah yang ditunjuk oleh Gon, ia menggeleng.
"Ga" jawab Killua dengan singkat, lantas ia memengeduk tumpukan coklat itu untuk menemukan coklat yang ia cari. Gon menghela nafas, ia tau Killua pasti ga mau tapi masih menusuk juga kalo didenger secara langsung :v
"Nyari apa?"-Gon
"Coklat"-Killua
"Yang mana? Kalian beli cokelatnya kebanyakan"-Gon
"Biarin, wlee" Killua menoleh sambil menjulurkan lidahnya, terlihat sangat imut dimata Gon. "Nah ketemu! Huwah Choco robot ku yang malang!" Killua menatap Choco robot ditangannya yang sudah penyok akibat tertimpa coklat yang lain.
Gon menepuk jidat melihtanya, ia mengelus rambut Killua. "Akhirnya juga dimakan, ga usah mandang bentuknya" Killua mengangguk
"rasanya ga berubah"-Killua
Disisi lain
Kuroro memandang teman-temannya yang sedang berbahagia, dia menoleh ke arah Kurapika yang asik dengan dunianya sendiri.
Kurapika yang merasa diperhatikan akhirnya menoleh dan mendapat i Kuroro yang sedang memandangnya.
"Kenapa?" Kurapika heran dengan Kuroro.
"Dasar ga peka" tiba-tiba celetukan dari Hisoka terdengar.
"Yang sabar ya Kuroro" Gon menambahkan, dia ingin tertawa melihat nasib temannya tapi dia menahannya.
"Asem kalian" Kuroro duduk di sebelah Kurapika yang terlihat tidak peduli dengan sekitarnya.
"Udah woe, ribut mulu" Illumi menggeplak--ini 'g' nya bener ga? Satu atau dua? Maklum, saya ada masalah sama huruf 'g'-- kepala Hisoka dengan penuh kasih sayang.
"Aduh" Hisoka refleks memegang kepalanya. "Kenapa dipukul?" Lupa ama kelakuan sendiri ni orang :v
"Lu rese soalnya" Gon yang menjawab
"Ga mirror!"-Killua
"Jleb, nusuk ga tuh!?"-Kuroro
"Mampus"-Hisoka
"Diem! Ganggu orang aja lu pada!" Tiba-tiba teriakan Kurapika menggelegar di ruangan itu. Konsentrasinya mencicipi coklat sekaligus untuk dibawa kekamarnya jadi terganggu karena para manusia di kamar itu.
Semuanya terdiam memandang wajah Kurapika, bukan karena takut tapi karena lucu, pipinya yang mengembung karena terisi coklat dengan wajah memerah karena marah, oh jangan lupakan sisa-sisa coklat yang menempel di sekitar bibirnya.
Kuroro ingin memakan Kurapika sekarang, tapi dia harus menahannya.
"UWAH ANJIR UCUL BANGET SI" Illumi tiba-tiba menerjang Kurapika, mencubit pipinya dan memeluknya layaknya boneka.
"KAGAK SALAH MILIH TEMEN EMANG GW, UCUL BANGET ELAH!" Killua juga melakukan hal yabg sama kepada Kurapika.
"Apaan seh!? Lepasin! Sesek napas gw!" Kurapika berusaha untuk melepaskan diri dari pelukan (read : cekikan) dua temannya.
"Kalo kayak gini gw ga bisa biarin lu diambil sama Kuroro"-Killua
"Ho oh, si pororo--salah server woe!-- harus kerja ekstra buat dapetin lu!"-Illumi
"Jangan mimpi lu bakalan dapetin temen gw dengan mudah!" Killua dan Illumi berkata bersamaan dengan menunjuk wajah Kuroro.
"Kenapa jadi gw yang kena?"-Kuroro
"Kalian udah kayak jagain anak perawan aja wkwk" Hisoka tertawa melihat kelakuan Killua dan Illumi sedangkan Kurapika hanya bisa pasrah saat ini.
"Lepasin woe! Kesian Kurapika itu lho, udah megap-megap gegara ga bisa napas"-Gon
Killua dan Illumi melepaskan pelukan mereka dari Kurapika. Kurapika menghirup udara dengan rakus, akhirnya ia bisa bernapas dengan bebas.
"Parah kalian! Emang mau bunuh gw hm?!" Kurapika memelototi dua bersaudara itu.
Illumi dan Kurapika nyengir lebar "maaf" kata keduanya.
"Huh baiklah" Kurapika kembali dengan pekerjaan super pentingnya, yaitu memilih coklat. "Mau?" Kurapika menyodorkan satu buah coklat kepada Kuroro yang sedari tadi memandangnya.
Kuroro membuka mulutnya, melahap coklat dari Kurapika.
Dan hari itu diisi dengan kegiatan makan coklat berlebihan, doakan saja mereka tidak terkena diabetes :v
TBC
Gimana man-teman? Chapter yang saya tulis pas lagi galau :v
Chapter ini pendek banget, maafkan saya :v
Kesannya kek ga ikhlas gitu yak, sebenarnya emot ':v' tuh saya pake terus karena kebiasaan hehe :v
Btw, saya mau nanya.
Ada yang liat anime Given? Gimaba pendapat kalian tentang movienya?
Saya sampe gila gara-gara liat movienya. Sebenernya saya liat anime ini gara-gara liat Ugetsu, dan saya langsung suka. Jarang banget saya kayak gitu, pasti ada alasan-alasan kenapa saya ngehusbuin karakter, tapi ini ga ada alasan, saya cuma ngerasa suka aja.
Setelah liat animenya saya mau liat movienya tapi saya dapet spoiler dari tiktok yang isinya itu Ugetsu bilang 'bye-bye Akihiko' lah saya jadi kaget dan ga jadi nonton movienyaಥ‿ಥ
Setelah menyiapkan mental, saya akhirnya nonton tuh movienya. Dan waaaah! Saya hancur! Denger Ugetsu bilang kalo dia ga punya temen terus liat dia nangis mah sakit banget.
Gila kan emang saya ini.ಥ‿ಥ
Alay banget anjim!
Terimakasih yang mau baca curhatan saia :v
Maaf juga soalnya chapter ini pendek banget.
17 Maret 2021
Selina

KAMU SEDANG MEMBACA
HunterxHunter {kurokura, hisoillu, gonkillu}
FanfictionCuma imajinasi saya tentang mereka bahasa non baku Bahasa Kasar garing, kagak lucu OOC parah, udah gada obat Boy's love (BL) Yang ga suka tinggal menjauh, asalkan enga tinggal nama.bejanda Kalo masih mau baca, silahkan. (≧▽≦) "Kurapika masuk genei r...