Chapter kali ini bakalan lebih berfokus sama Kurapika ya
Langsung aja ya :v🥳Happy reading guys🥳
Putih, hanya ada lampu disana.
Killua memandang atap-atap kamar. Dia sedang berfikir mengenai kado untuk Gon.'Hmm, ulang tahun Gon tinggal 2 hari lagi dan aku belum mempersiapkan apapun. Enaknya ngasih kado apa ya? Hmm, gawat aku ga ada ide sama sekali!' pikir Killua
Dia menengok ke sampingnya, dikanan ada Kurapika dan dikirinya ada abangnya. Mereka sudah tertidur, wajar saja sih mengingat kalau mereka habis bertarung hinggal ke lantai 150.
10 menit berlalu, sekarang sudah pukul 01.10. Lelah memikirkan kado untuk Gon, Killua akhirnya memutuskan untuk tidur, menyusul kedua orang disampingnya.
Pagi, 06.55
Suara burung berkicauan, sinar matahari mulai menerobos masuk melalui celah-celah. Sepasang mata perlahan membuka, menampakkan pupil mata berwarna abu-abu terang.
Laki-laki cantik dengan surai pirang itu mulai bangun, menggumpulkan kesadaran sejenak lantas mulai berjalan menuju kamar mandi. Selesai dengan urusannya dikamar mandi, Kurapika membangunkan Killua dan Illumi. Beruntungnya mereka mudah dibangunkan.
"Gw mau bangunin para biang kerok di kamar sebelah, mending kalian mandi dulu" Ucap Kurapika yang hanya dibalas dengan gumaman dari keduanya. Kurapika berjalan menuju kamar dimana 3 biang kerok itu berada.
Tok tok tok
Kurapika mengetuk pintu sebanyak 3 kali, namum tak ada respom dari dalam.
Tok tok tok
Masih tak ada respon, kurapika masih mengetuk pintu beberapa kali.
'ini kebo apa kebo sih?! Perasaan gw ngetok udah dari tadi tapi ga ada yang nyaut!' batin Kurapika mulai kehilangan kesabaran
"Bismillahirrahmanirrahim, ANJIM BUKA PINTUNYA WOE!! Astaghfirullahalazim" sejak kapan Kurapika jadi mualaf 😭
Clek
Akhirnya dibuka juga, nampak pria dengan paras seperti badut membuka pintu dengan setengah kesadaran. Kurapika langsung menyerobot masuk setelah menyuruh Hisoka mandi dan hanya dibalas anggukan.
Kurapika berjalan menuju kasur dimana Kuroro masih tidur dengan nyaman, lantas menyuruhnya bangun. Tapi yang dibangunin masih enak-enakan tidur. Kesal karena Kuroro tak bangun-bangun, akhirnya Kuarapika menggoyang-goyangkan tubuh Kuroro, tapi dia malah ditarik, dipeluk layaknya guling oleh Kuroro.
'Gw bunuh boleh ga sih ni orang?!' batin Kurapika kesal
"Lepas woe!! Bagungun sono udah siang!!" Ucap Kuarpika sambil berusaha untuk melepaskan diri dari Kuroro, tapi Kuroro malah memeluknya semakin erat
"10 menit lagi" ucap Kuroro membuat Kurapika marah
"Bagun anjim! Gw bunuh juga lu! Lepas woe!"-Kurapika
"Kalo mau mesra-mesraan liat waktu dan tempat dong" ucap seseorang
"ada suaranya tapi ga ada orangnya" heran Kurapika

KAMU SEDANG MEMBACA
HunterxHunter {kurokura, hisoillu, gonkillu}
Fiksi PenggemarCuma imajinasi saya tentang mereka bahasa non baku Bahasa Kasar garing, kagak lucu OOC parah, udah gada obat Boy's love (BL) Yang ga suka tinggal menjauh, asalkan enga tinggal nama.bejanda Kalo masih mau baca, silahkan. (≧▽≦) "Kurapika masuk genei r...