10-Hisoillu (Hujan)

1.6K 149 25
                                    

Illumi merebahkan dirinya dikasur empuk Hisoka. Ia kembali menginap di rumah Hisoka karena males dirumah. Dirumahnya itu suram banget, mana ibunya menggila karena tau Killua punya pacar.

"Hh" Illumi menghela nafas kembali, entah sudah berapa kali ia menghela nafas hari ini. "Mau teh?" Hisoka menyodorkan teh hangat kepada Illumi yang masih rebahan.

Illumi menoleh sejenak, ia merubah posisi rebahannya menjadi duduk. Ia memangku bantal yang biasa ia gunakan ketika dirumah Hisoka lalu mengambil secangkir teh hangat yang disodorkan Hisoka.

Hisoka duduk dikursi samping ranjangnya. Ia menatap wajah Illumi yang sedang cemberut. "Ada masalah?" Tanya Hisoka. Illumi menggeleng, "ga ada" jawabnnya.

"Cerita kalo ada apa-apa"

Illumi kembali menggeleng, "Aku ga ada masalah, cuma badmood doang." Ia menghela nafas lagi. Hisoka menunggu, ia tau Illumi belum menyelesaikan kalimatnya.

"Padahal ga ada apa-apa tapi tiba-tiba badmood. Huh, badmood tak bersebab kayak gini ngeselin banget, makin kesel aja rasanya." Lanjutnya.

"Kan udah biasa kayak gitu kamu mah." Perkataan Hisoka membuat Illumi kesal tapi itu memang benar adanya.

"Ya-yah emang sih. Tapi tetep aja ngeselin" nahkan udah kayak cewe aja Illumi.

Hisoka berdiri, ia mengacak rambut Ilumi. "Mau jalan-jalan? Sekalian nyari makan malam." Tanya Hisoka. "Males" okeh, Hisoka ga kaget kok, jawabannya sudah tertebak. Makanya Hisoka udah nyiapin senjata rahasia.

"Nanti aku beliin es krim juga." Mendengar itu Illumi langsung membuang rasa malasnya. "Okeh ayo!" Ia langsung berdiri dan membenahkan rambutnya yang sempat diacak-acak oleh Hisoka.

"Bentarrr!" Hisoka memegang tangan Illumi, "Aku mandi dulu hehe, bentar doang kok" Illumi kembali cemberut ketika mendengarnya, 'sabar sabar! Harus sabar' batin Illumi.

Tapi apa daya, mulutnya mengucapkan hal lain "Hisoka bgs*, cepetan!" Illumi menendang pingang Hisoka. "Iya iya, tungguin dulu" Hisoka langsung ngacir ke kamar mandi, sedangkan Illumi kembali rebahan santuy.

5 menit....

Illumi masih setia dengan rebahan santuynya sambil memandangi langit-langit kamar Hisoka. "Huh bosennya." Ia kembali menghela nafas, "HISOKAAA! LAMAA!" Teriakan Illumi memenuhi rumah Hisoka.

"ASTAGA BARU 5 MENIT SAYANG, SABAR BENTAR YA" sahutan Hisoka dari kamar mandi terdengar. Illumi diam, rasanya hari ini dia aneh banget.

"Biasanya pas badmood ga sampe gini tapi rasanya hari ini pengen marah-marah tapi ga ada tenaga. Bosen tapi males gerak. Pengen nangis tapi juga ga bisa. Perasaan ga enak bener. Udah kayak cewe aja haha" gumam Illumi yang di akhir i dengan tawa hambarnya.

10 menit kemudian Hisoka telah keluar dengan handuk yang melilit pinggangnya. Illumi yang berada disana segera masuk kedalam selimut tebal Hisoka.

'Selamat' batin Illumi

Hisoka yang melihat Illumi seperti itu tersenyum tipis, emang sifatnya Illumi jadi beda kalo udah sama Hisoka. Hisoka aja sampe gemes sendiri liat tingkahnya Illumi.

"Udah selesai. Sini keluar" Hisoka menepuk benjolan di kasurnya yang diduga itu adalah Illumi. Illumi menyembulkan kepalanya, "Hadeh pengap" ia segera mengambil nafas panjang beberapa kali hingga dirasa pernafasannya sudah normal kembali.

"Ayo berangkat." Illumi mengangguk, ia berdiri dan langsung berjalan meninggalkn Hisoka.

....

"Mau makan apa?" Hisoka bertanya tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan. "Hmm?" Illumi memasang pose memikir dengan meletakkan jari telunjuknya didagu.

HunterxHunter {kurokura, hisoillu, gonkillu}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang