Hari ini adalah hari Sabtu, artinya besok Beomgyu sudah diikatkan janji sehidup semati dengan Taehyun. Sekarang Beomgyu hibernasi dikamar, dia dilarang pergi bekerja oleh mamanya dan tidak boleh menyentuh pekerjaan kantor. Dan sekarang dia bosan, tidak tau apa yang ingin ia lakukan sekarang.
"Bosen bat, ngapain ya enaknya."
"Telepon soobin ah."Dia mengambil ponselnya diatas nakas tepat di samping tempat tidur nya.
"Apa? Tumben nelfon, ga datang kekantor lo ya mentang - mentang besok married."
"Ibu negara ngelarang"
"Trus lo ngapain nelfon gue, lagi kerja ini."
"Bosen nih, gue mau ajak lo jalan - jalan."
"Seriusan lo? Hahah hoki banget gue hari ini, tapi gue masih ada kerjaan dikit lagi, gue selesaikan dulu ntar gue jemput lo, ntar lo traktir ya."
"Hah iya, giliran traktiran aja cepet lo, yaudah gue siap siap dulu, cepetan kerjain oke, tapi jemput gue ya..byeee."
Beomgyu menutup telfon nya, ia segera bersiap-siap untuk pergi.
🐿️ Ⓣⓐⓝⓟⓐ Ⓒⓘⓝⓣⓐ 🐻
Sekarang gelap. Jam menunjukkan pukul 8. Beomgyu baru pulang diantar Soobin sampai gerbang depan.
*ganteng doang
Soobin pamit ke Beomgyu dan segera pergi menuju tempat peristirahatan akhir hari - harinya. Saat Beomgyu hendak menutup gerbang rumahnya, terlihat sebuah mobil mewah berwarna gelap tiba tiba parkir didepan gerbang rumahnya. Tampak sesosok lelaki tampan keluar dari kendaraan itu, wajahnya tampak tak asing bagi Beomgyu.
"Beomgyu, ayo ikut saya?" Ajak Taehyun sambil membukakan pintu mobil.
"Mau kemana? Jangan culik aku om." Beomgyu memeluk dirinya sendiri, Taehyun hanya bergidik ngeri.
Hiiih katanya."Ikut saja, kau tak percaya padaku? Lagipula besok kita menikah."
"Iya besok kita menikah, tapi malam ini kau mengajak ku pergi kesebuah tempat sunyi lalu kau membunuhku dan kita tidak jadi menikah. Hah aku sudah tau modus mu Tuan Kang."
Taehyun hanya bisa menepuk jidat sambil mengibas poninya kebelakang. Ia tidak menyangka kalo (calon) Beomgyu-nya akan berpikir sejauh ini.
"Beomgyu, kau berpikir terlalu jauh. Aku hanya ingin mengajak mu berkencan, hanya itu"
Beomgyu terkejut, Taehyun mengajaknya kencan. Namun Beomgyu mencoba tetap calm down.
"Melihat gerak-gerik mu sepertinya tidak ada yang mengecewakan. Oke aku ikut tapi aku haru beritahu mama dulu."
"Tidak usah, kau seperti anak kecil."
Beomgyu merotasi kan bola matanya lalu berjalan malas masuk kedalam mobil Taehyun.
Taehyun segera menutup pintu mobilnya dan duduk di kursi kemudi, menginjak pedal gas dan mereka pergi.
🐿️ Ⓣⓐⓝⓟⓐ Ⓒⓘⓝⓣⓐ 🐻
Gedung tinggi menjulang bercahaya ikut meramaikan langit malam, dengan bintang serta bulan yang selalu sendiri namun tak pernah kesepian.
Beomgyu melihat semuanya lewat jendela, hatinya menghangat.
"Taehyun..."
"Hmmm..."
"Bulan sedang berbahagia ya? Terang dan cantik."
Taehyun hanya melirik Beomgyu sebentar lalu kembali fokus menyetir.
Beomgyu diabaikan? Ia tak suka, tapi yasudah kalau untuk Taehyun dia bodo amat orang nya. *tolonk klian mnkh besok.Mobil Taehyun berhenti disalah satu taman. Gelap, tetapi lampu berdiri disepanjang jalan setapak membuatnya tampak lebih indah. Taehyun mengajak Beomgyu masuk ke taman sambil menggenggam tangannya calon pendamping nya.
Keadaan Beomgyu sekarang? Jangan ditanya, jantung nya sudah dag dig dug DUARRRR *eh ayamMereka berdua berjalan mengikuti arah jalan setapak mau kemana. Keduanya masih setia menutup mulut sejak tadi, tapi tangannya mereka masih bertaut. Taehyun memang tampak berani namun jauh didalam hati yupinya ia berani bilang kalau dia gugup, tapi sayang jauh di lubuk bukan di dekat mulut.
Mereka sampai disebuah kursi menghadap kearah danau yang tak terlalu luas. Langit malam jadi tampak luwes untuk dipandang, rasanya lega sekali. Mereka berdua duduk disana.
"Beomgyu, kalau mau lihat bulan yang cantik disini saja. Bagaimana cantik kan?"
"Cantik." Keduanya lalu bersama - sama menatap bulan.
*tutorial menjadi bulan plz
"Taehyun..."
"Ya?"
Taehyun menatap Beomgyu penuh arti, seperti nya Beomgyu ingin mengungkapkan perasaan nya. Ia jadi bersemangat.
"Disini indah, banyak pohon-pohon rindang, gemericik air danau juga menenangkan, semua yang ada disini aku suka, tapi ada satu hal yang aku tidak suka."
"Apa itu." Giliran Taehyun deg degan.
"Disini........banyak nyamuk. lagipula kenapa kau kaya kenapa tidak mengajakku ke mall atau tempat berkencan yang lebih baik, malah ke taman yang jelas - jelas sebentar lagi tutup."
Taehyun ingin marah sebenarnya, padahal ia ingin membuat suasana romantis, hanya saja apa yang Beomgyu katakan memang benar, banyak nyamuk ditambah lagi angin yang membuat temperatur sekitar jadi lebih dingin.
"Maaf, yasudah aku akan membawamu ke tempat lain."
"Tidak usah, sudah malam dan aku mau pulang, aku tidak mau jika besok aku terlalu banyak memakai foundation untuk menutup mata pandaku."
Taehyun hanya bisa menghela nafasnya. "Yaudah ayo ku antar pulang."
Yang sabar tyun.

KAMU SEDANG MEMBACA
Tanpa Cinta
أدب الهواةBagaimana rasanya menikah tanpa mencintai satu sama lain? Sebuah perasaan yang dipaksa tidak akan pernah tumbuh layaknya pohon beringin. "Beomgyu, mari ke surga bersama" beberapa dialog menggunakan bahasa kasar taegyu fanfic bxb top!Taehyun dom!beo...