3

404 64 4
                                    

Hari ini Beomgyu dan Taehyun ada jadwal untuk fitting baju disebuah butik. Mereka belum pernah bertemu selain di restoran pada waktu itu. Ini adalah kali kedua mereka bertemu. Mereka berdua terlalu sibuk hanya untuk saling mengenal satu sama lain karena mengingat posisi penting di perusahaan masing-masing.

Saat ini mereka berdua sedang menunggu seorang pemilik butik untuk mengambilkan beberapa jas pernikahan. Taehyun dan Beomgyu hanya pergi berdua.

Suasana hening menyelimuti mereka berdua, tidak ada satupun dari mereka yang berinisiatif untuk membuka sebuah topik pembicaraan.

Seorang desainer wanita muncul dari sebuah ruangan dengan membawa beberapa jas pernikahan dan menghampirinya mereka.

"Tuan Taehyun dan nyo...ehm maksud saya Tuan Beomgyu, ini beberapa desain terbaru kami untuk jas pernikahan, silahkan dipilih yang kalian suka."

Beomgyu pundung duluan, apa maksudnya nyo, nyonya? Diakan laki laki.

"Kau sampai kapan mau diam disitu, ayo cepatlah pilih jas nya, pekerjaan ku masih banyak." Kata Taehyun mengejutkan Beomgyu yang sedang mengumpat didalam hatinya.

"Cih, kau kira kau saja yang bekerja, aku juga bekerja."

Sang desainer hanya bisa tersenyum kecut melihat 2 pelanggannya, bagaimana bisa pasangan yang akan segera menikah tetapi tidak ada chemistry sama sekali. Mungkin kalau sekarang mereka pergi bersama orang tua mereka, mereka pasti sudah dijadikan sate tupai dan beruang kuah kacang.

Selesai memilih jas pernikahan, mereka berdua kembali ke kantor masing-masing. Memang gila kerja. Taehyun mengantarkan Beomgyu ke kantor terlebih dahulu karena dia yang menjemput Beomgyu tadi atas suruhan ibunya.





🐿️ Ⓣⓐⓝⓟⓐ Ⓒⓘⓝⓣⓐ 🐻






Sesampainya di kantor Beomgyu.......
"Ini kantor mu?"

"Kau lihat tukang pecel lele diseberang sana?"

Taehyun menyipitkan matanya.

"Iya lihat."

"Bukan dia yang punya."





..............



"Ya kantor ini milikku lah, kenapa masih tanya. Kau tidak ingin singgah sebentar?"

Taehyun berfikir sejenak, sepertinya singgah sebentar bukanlah ide yang buruk.

"Baiklah ajak aku berkeliling di kantor mu."

Taehyun memakirkan mobilnya di parkiran karyawan. Dia segera menyusul Beomgyu masuk kegedung bertingkat itu. Terlihat beberapa karyawan di lobi tunduk ketika Beomgyu lewat.

"Eh itu yang disamping pak direktur siapa?"

"Liatdeh ganteng banget."

"Klien baru ya?"

"Duh belum gajian nih." *Ngode

Beomgyu mendengar semuanya, tetapi dia hanya bersikap acuh tak acuh. Ia melanjutkan langkah kakinya bersama Taehyun menuju ke kantin kantor.

Sesampainya di kantin...

"Taehyun, kau mau pesan apa?"

"Aku pesan es krim saja, siang ini panas."

Beomgyu hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Ia pergi memanggil pelayan dan memesan es krim sedangkan Taehyun sibuk memainkan hp nya.

"Hey pendek. Tidak sopan sekali kau, ada orang di depanmu bukannya diajak bicara, malah sibuk main hp."

Yang ditegur pun mematikan ponselnya dan menata ke arah pria manis didepannya.

"Cerewet sekali seperti ibuku, kau pasti pihak bawah."

Beomgyu menjengit tak suka, apa apaan pria itu mengatakan bahwa dirinya adalah pihak bawah. Lagipula dia berani to the point, setidaknya basa basi terlebih dahulu.

"Apa apaan, aku tuh pihak atas tau. Aku lebih tinggi darimu."

"Ini bukan tentang tinggi badan, tetapi tentang sifat, kau cerewet seperti wanita sedang pms."

"Darimana kau tau? Kita saja baru bertemu dua kali, jangan sok tau."

Beomgyu memutarkan bola matanya, dan kemudian membuka ponsel pintarnya.

"Lihatlah sekarang siapa yang tidak sopan."

"Cih banyak omong, mainkan saja ponselmu sendiri."

Kedua manusia itu sama - sama bermain ponsel mereka masing-masing, hingga pesanan eskrim mereka sampai.

Sembari memakan es krim, Taehyun membuka topik pembicaraan.

"Kemarin kau pergi makan malam bersama Yeonjun ya?"

Beomgyu terkejut dan kemudian menatap Taehyun dengan heran.

"Tidak, kami tidak sengaja bertemu di restoran, dari mana kau tau? Kau mengikuti ku ya?"

"Mengikuti mu jelas jelas menjadi pekerjaan paling tidak berguna dihidupku."

"Lalu bagaimana kau bisa tau?"

"Tidak sengaja lihat."

"Heh alasan."

Mereka kembali diam sambil menikmati es krim.

Selesai acara makan es krim dan berkeliling kantor, Taehyun izin pergi untuk pulang ke kantornya dan Beomgyu mengantarkan nya hingga diparkiran.

"Aku pulang dulu"

"Ya baiklah hati hati."

Saat Taehyun hendak memasuki mobilnya tiba tiba

"Oh ya, jangan terlalu dekat dengan Yeonjun."

"Memangnya kenapa? Kau cemburu? Yasudah pulang saja sana."

"Aku tidak peduli, yang penting jangan terlalu dekat dengan Yeonjun."

"Iya iya jika aku ingat."

Taehyun pun tancap gas menuju gerbang keluar gedung kantor Beomgyu. Setelah mobil Taehyun tampaknya menghilang, dia kembali ke ruangan kerjanya.

"Apa maksudnya tidak boleh dengan Yeonjun, diakan baik telah membantu finansial perusahaan ku."

"Hah sudahlah Beomgyu, orang itu memang sedikit aneh."

Tanpa Cinta  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang