Happy Reading ❤️🌼
Di dalam Ruangan serba putih dengan hawa yang kurang menyenangkan terdapat dua sejoli,dikatakan tak menyenangkan karena sepasang mata bak seperti elang terus menatap seorang yang sedang berbaring di bangsal dengan amarah .Dua sejoli itu tal lain adalah Areksa dan alika
"Kenapa si lo liatin gw kaya gitu"ucap Alika pasalahnya Areksa Sendari tadi memandang Alika terus setelah Dokter yang memeriksa pergi.Areksa tak menjawab namun masih mandang Alika
"Berhenti natap gw kaya gitu risih tau ngga"
"Mending kita balik aja"ucap Alika lagi
"Lo dapet luka itu dari mana?siapa yang buat lo kaya gitu?"bukanya menjawab Areksa malah bertanya
"Bukan siapa siapa"jawab Alika
"Katakan Alika"ucap tegas Areksa
"Udah gw bilang bukan siapa siapa"Alika tetap tidak mau memberi tahukan kepada Areksa
"Siapa?!!"ucap dingin Areksa dan meninggi membuat Alika terkejut
Alika memandang Areksa lekat dirinya memang sudah terbiasa dengan bentakan ia tak akan merasa sakit namun sekarang berbeda mengpa saat Areksa membentaknya merasa ulu hatinya terasa sakit
"Udah gw bilang tadi bukan siapa siapa berarti bukan siapa siapa lo ngga dengar ha dan untuk apa lo tau ini bukan urusan lo"
"Ini akan jadi urusan gw jika ini tentang lo Alika,gw khawatir sama lo ngerti,gw sakit liat lo kaya gini Alika 'sakit arrgh lo hilang seharian tanpa kabar dan sekarang lo terluka ha gw khawatir Alika khawatir!!"Teriak Areksa sambil mengacak acar rambutnya sendiri dengan kasar"jadi katakan siap yang udah bikin lo kaya gini"lanjutnya dengan memelankan suaranya
Alika yang melihat Areksa mengkhawatirkannya dan frustasi begitu membuat hatinya menghangat dalam hati ia terseyum meskipun tadi Areksa membentaknya
Author sebenernya ngga tau tersenyum dalam hati tuh gimana tapi aku pernah baca kata kata itu😂✌️
"Gw ngga papa Areksa dan lo ngga perlu tau Areksa"ucap tenang Alika yang tetap kukuh tak memberi tahukan kepada Areksa
"Huufh"Areksa menghela nafas sebentar
"Ok, kalo lo ngga mau memberitahukanya gw akan cari tahunya sendiri "ucap Areksa pasarah dan melanjutkan di akhir katanya dalam hati
"Yuk pulang udah mau malem"ajak Alika
"Kenapa ngga menginap saja di sini luka lo belum sembuh"ucap Areksa
"Ngga ,ngga betah gw di sini"tolak Alika,
"Baiklah tapi harus d periksa dulu sama dokter"Areksa
"Ngga langsung pulang aja gw udah ngga papa kali Sa"tolak Alika sekali lagi,Areksa menghela nafas pasarah lagi dan mengiyakan Alika dari pada ribut
*****
Kini Areksa dan Alika sudah sampai di gerbang kediaman Alexia yang tertutup
Tin tin
Telakson mobil Areksa mengagetkan penjaga gerbang Mansion lalu berlalari membuka gerbang.Areksa yang melihat gerbang sudah di buka melajukan mobilnya sampai di halaman Mansion,Alika turun di ikuti Areksa
"Gw pulang, jangan lupa obati luka lo itu dan jangan lupa istirahat"ucap Areksa sedangkan Alika hanya mengganguk anggukan kepalanya Areksa yang melihat itu gemas lalu mengacak acak rambut Alika
"Gw pulang babay good Night"ucap Areksa lalu cepat cepat Areksa masuk dan pergi meninggalkan Alika karena melihat wajah kesal Alika ia tak mau kena amuk gadisnya itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Alera transmigrasi
FantasiBelum di Revisi Maaf sebelumya sebagian part di hapus, untuk kepentingan penerbitan, sekali lagi maaf🙏 Alera queendara seorang gadis berusia 17 thn menjadi mafia sejak keluarganya di bantai, gadis yang bersifat dingin dan kasar balas dendam yang di...
