Kekosongan dan Kehampaan

135 10 0
                                    

Ya minna, I'am back. Maaf ya kalau lama up nya, soalnya paket habis wkwk. Mau belik pi uit aye tak de. Wkwkwk.

Ok langsung aja kita mulai, selamat menikmati

~~~ happy reading ~~~

Roakkk ( teriakan naga itu kayak apa ya? Pandai pandai minna aja bayangin nya y )

Duarrrr

Tidakk

Hiks hiks

Teriakan terdengar dimana mana. Kota diselimuti dengan lautan merah yang menyala. Terdengar suara ledakan dan suara aungan serta amukan naga yang kuat.

Tidak.. tidak.. kenapa terulang kembali. aku mohon semga ini hanya mimpi. Tolong bangunkan aku dari mimpi buruk ini.

Percuma, semua yang terjadi adalah kenyataan. Kenapa? Padahal aku sudah keluar dari istana. Bahkan aku juga sudaah berjuang, tapi kenapa.. kenapa kami-sama tidak pernah berpihak kepadaku

Tidak, tidak bisa. Aku tidak boleh menyerah. Aaku harus mencari yang lain, seharusnya yang lain sedang berkumpul di suatu tempat. Baru saja membalikkan badan, seekor naga mengetahui keberadaanku dan mulai menyerangku

Ah.. ini.. terjadi lagi. Apa Cuma sampai disini saja perjuangan ku. Tapi naas, hal yang paling aku takuti terjadi lagi. Natsu, dia melindungi ku lagi dengan nyawannya. Untuk yang kedua kali, dia pergi tepat di depan mataku lagi. Meski naga dan tempat kejadian nya berbeda, tapi sama saja. dia pergi lagi.

tidakk

dengan cepat aku menggunakan sihir kuno itu kembali agar bisa mengulang waktu, tentunya dengan mengorbankan 1 teman ku yang berharga lagi. Dan akupun kembali, tapi kembali ke waktu seminggu sebelum perlombaan dimulai. Dikehidupan ini, aku menceritakan semua yang terjadi ke master. Master terkejut bukan main. Setengah nya terkejut dengan apa yang terjadi di masa depan, dan setengah nya terkejut karena aku menggunakan sihir terlarang yang dapat merenut nya si pengguna. Bahkan ini yang kedua kali nya

setelah mendengar semua cerita, master hanya mengagguk paham dan berusaha untuk mencari jalan keluar. Tapi seberapa banyakpun usaha yang aku perjuangkan, takdir tetap tidak pernah bergeser dari jalur nya. Mau berapa kali pun aku mengulang, semua hanyalah hal yang tabu. Perlahan, aku sudah tidak merasakan apapun. Padahal semua mati disepan mataku, tapi aku tidak merasakan apapun. Air mataku sudah tidak ada, perlahan senyumanku hilang tertelan kegelapan

setelah mengulang berkali kali, kini kunci rohku tinggal satu, yaitu kunci leo. Akupun memanggil dan muncul didepanku. Dia melihatku dengan tatapan yang tidak ku mengerti.

Apa maksud dari tatapan itu, mengapa dia melihat ku dengan penuh kesedihan, tidak.. tolong berhenti menatapku seperti itu. Aku ingin berteriak, tapi suara ku tak muncul. Aku menatapnya kosong, tapi mengapa dadaku terasa sakit

Aku mengucapkan mantra dan perlahan lingkaran sihir nya mulai bersinar. Loke masih melihatku dengan tatapan yang sama. Dan diapun mulai membuka mulut nya dan memanggil namaku dengan suara yang sangat berat

"... Lucy...." Dia mengulurkan tangan kepadaku. Apa ini, aku tidak mengerti apa maksudnya. Apa yang ingin kau sampaikan kepadaku. Didalam kekosongan, terasa sedikit cahaya kecil yang semakin lama semakin mengusut dan hilang tertelan kegelapan

Dan akupun kembali kewaktu yang sama saat pertama kali aku kembali kemasa lalu. Dulu aku sangat senang melihat wajah mereka, tapi sekarang.. yang kurasakan hanyalah kekosongan yang hampa. Aku sudah tidak mengerti apa yang dinamakan kesenagan, kesedihan, kerinduan serta kehangatan yang selama ini mengelilingiku.

Semua bersorak senang dengan canda dan tawa. Natsu dan Gray bertengkat, dan dihentikan dengan Erza yang menakutkan. Semua tertawa melihatnya, kecuali aku. Apa yang mereka mereka tertawakan.. apa maksud dari ekspresi mereka. Aku benar benar tidak mengerti.

Mengapa aku tak bisa berekspresi seperti mereka, kenapa hanya aku yang tak bisa mengerti suasana ini. Benar benar membingungkan Kenapa aku tidak merasakan apapun. Semua pertanyaan itu terus memenuhi kepalaku hingga kepalaku merasa sakit

Semua melihat ku dengan tatapan kecemasan, tapi aku tidak paham.. apa yang mereka cemaskan aku sama sekali tidak paham. aku tidak merasakan apapun. Mereka terus menanyakan pertanyaan yang sama

' ada apa Lucy? '

' apa kamu sakit '

' kamu baik baik saja '

Aku hanya diam mendengar pertanyaan yang terus menerus menghujatiku. Aku pun memilih untuk pergi menjauh keluar dari bangunan. Semua terus bertanya ' kemana kau akan pergi '. Benar juga, kemana aku akan pergi.. kenapa aku berada di sini. Kenapa satu pertanyaan ini membuat ku tidak bisa berpikir jernih. Kemana aku harus pergi...

Tanpa menjawab pertanyaan mereka, aku terus berjalan tanpa menghadap ke belakang. Aku tidak tau haru kemana, tapi aku terus berjalan tanpa arah. Dan tanpa sadar, aku berada di tempat yang aku tidak tau. Disana sangat gelap dan sunyi. Padahal hari masih siang, tapi semua pandanganku gelap dan luas. Disana hanya ada aku sendiri

Aku tidak tau apa apa, tapi yang pasti disini tidak akan ada yang mengganggu dan tidak ada yang perlu aku pikirkan. Aku hanya terduam duduk sambil melipat kakiku dan perlahan menutup mata dan bergabung kedalam kegelapan dan kesunyian seorang diri

~~~ bersambung ~~~

Minna... gimana cerita aku kali ini.. huhu lucy sudah kehilangan cahaya nya dan lebih memilih untuk sendiri dalam kesunyian dan kegelapan. Tapi tenang aja, di chapter berikutnya Natsu dan teman teman menyelamatkan Lucy dan mengembalikan cahaya Lucy yang udah redup

Mohon bantuan votee nya ya, dan makasih buat semua dukungan nya, see you next time

Adieu

ResetTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang