Kekecewaan Lan Xichen

2.7K 343 48
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jiang Cheng melepaskan pelukan Lan Xichen dan memandangnya dengan tatapan rasa jijik dan geli

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Jiang Cheng melepaskan pelukan Lan Xichen dan memandangnya dengan tatapan rasa jijik dan geli

"aku tidak mengenalmu tuan dan aku bukan gay! sebaiknya anda pergi dan jangan ikuti aku lagi!" kata Jiang Cheng dengan dingin dan sorot mata tajam.

"A Cheng kumohon kembalilah ke Gusu bersamaku" kata Lan Xichen menangis

"tuan, apa anda tidak mendengar perkataan suamiku?" kata Wen Qing menggandeng lengan Jiang Cheng dan sengaja membusungkan perut buncitnya sambil mengelus2 perutnya

"itu...itu anak kalian?" kata Lan Xichen dengan suara tercekat.

"Tentu saja bayi yang ada dalam kandungan istriku adalah darah dagingku karena aku bukanlah seorang gay sepertimu! dan aku seorang homophobic asal anda tau! pergilah dari sini, atau aku akan memanggil security mall untuk mengusir anda karena mengganggu keamanan pengunjung" kata Jiang Cheng.

"Apa salahku sampai kau tega melupakanku A Cheng? aku tau aku khilaf dengan Zhanjin tapi itu semua agar kau mau instropeksi diri akan sifat2mu selama ini agar kau bisa menjadi istri yang lebih lembut" kata Lan Xichen sambil berderai air mata dan tak mempedulikan harga dirinya.

"Istri kau bilang? aku istrimu?! kau benar2 sudah gila rupanya! gay sepertimu membuatku jijik! sejak kapan aku mau merendahkan diriku untuk menjadi pasangan seorang laki2?! aku ini laki2 yang normal dan lurus!" kata Jiang Cheng dengan sorot mata tajam dan wajahnya penuh ekspresi jijik memandang Lan Xichen.

The Immortal CultivatorCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang