Raja Neil

3.7K 102 11
                                    

Laksara segera menggendong putranya yang tergeletak pingsan di bawah rumah pohon mereka. Wajah cemas Laksara tak dapat ia sembunyikan meskipun ia berusaha menenangkan istrinya yang sedari tadi menangisi keadaan putra tercintanya. Sampai waktu beranjak malam,bocah tampan itu masih setia dengan kondisinya yang tak sadarkan diri setelah terjatuh dari rumah pohon sore tadi.

Andini yang nampak lelah kini sudah tidur bertumpukan pundak suaminya. Sementara Laksara mencoba memindahkan Andini ketempat tidur agar ia juga bisa mengistirahatkan tubuhnya yang sudah begitu letih menghadapi berbagai peristiwa aneh hari ini. Ia kembali kesamping putranya yang masih belum bangun,mata Laksara mulai terasa berat menahan kantuk hingga akhirnya ia ikut terlelap disamping bocah kesayangannya.

**************

Di alam yang berbeda sesosok mahluk tampan yang tadi siang membuat Arlingga pingsan tampak begitu menyesal akan perbuataanya..

"Apa aku membuatnya takut??" apa aku menyakitinya?? Apa aku terlalu cepat menemuinya sampai ia pingsan??   AAgkhhhh.....!!! Apa yang sudah ku lakukan. Seharusnya aku menunggu lebih lama. Tapi aku sudah tak tahan Arlingga.... Aku sudah tak tahan menunggu lebih lama lagi. sudah terlalu lama aku bersabar sejak kelahiranmu,aku terus mengawasimu tumbuh besar..Aku tak tahan saat melihatmu mandi,,,melihat tubuh indahmu membuatku seakan lupa dengan segala kekuasaanku di belantara ini. Kau benar benar membuatku gila. aku ingin segera memilikimu,Arlingga. Aku ingin memilikimu seutuhnya..!!!"
Sosok tampan itu terus meluapkan isi hatinya yang selama ini ia tahan.

************

Sosok itu bernama Neil. Ia adalah penguasa di hutan tempat Arlingga dan kedua orangtuanya tinggal. Ia di panggil Raja oleh seluruh isi hutan...RAJA NEIL...Wajahnya begitu tampan dan indah. Hidung mancung dengan alis tebal yang tajam dan tegas,,bola mata biru yang dihiasi bulu mata yang tebal serta bibir merah dengan dagu yang tajam. Rambutnya yang hitam panjang serta tubuh tinggi dan terpahat sempurna membuat ketampanannya semakin jelas. Ia bak raja-raja di zaman kerajaan dahulu.

Ia bukan mahkluk halus atau hantu,wujudnya berbeda diciptakan Tuhan,,dia makhluk spesial. Bahkan makhluk halus yang tinggal di hutan belantara itu saja tunduk kepadanya.
Wajahnya yang begitu tampan dan tak pernah menua membuat seluruh isi hutan mengaguminya. Berbagai jenis makhluk tak kasat mata berlomba untuk mendapatkan hati sang Raja Neil,,,tapi tak satupun ia terima menjadi pendampingnya. Bahkan setingkat bidadari saja ia tolak. Sampai suatu ketika ia mendapat laporan dari penduduk hutannya bahwa di tempat biasa ia mandi telah ditinggali oleh sepasang anak manusia,,ya...mereka adalah Laksara dan Andini. Raja Neil sangat murka saat itu. Pasalnya,air terjun itu adalah tempat khusus untuknya mandi dan menghabiskan waktu tatkala ia merasa bosan. Tempat itu juga telah ia lindungi dengan kekuatannya agar tak tersentuh oleh satupun makhluk lain,terkecuali ikan ikan yang ia biarkan hidup disungai itu. Ikan ikan itu ia pelihara dan ia beri mantra dan tugas agar senantiasa mebersihkan tiap kotoran yang ada disungai dan air terjun yang menjadi tempat kesukaannya di hutan ini.

************

Mata Raja Neil berapi-api saat mendengar bahwa sungainya telah dijamah oleh makhluk asing. Ia segera melesat menuju tempat Laksara dan Andini berada.

Neil berniat menghabisi kedua anak manusia itu yang telah berani mengganggu ketenangannya,,namun niatnya urung ketika mendapati dua anak manusia itu tengah berpelukan di bawah pohon besar. Yang satunya begitu cantik dan lembut,,sementara satunya lagi nampak tampan nan gagah. Keduanya terlihat begitu sedih dengan tetesan air mengalir dari mata gadis kecil itu. Sedang si bocah lelaki berusaha tegar menenangkan sang gadis. Raja Neil mematung menyaksikan pemandangan di depannya.

Entah perasaan apa yang ia rasakan. Selama ini ia tak pernah berfikir untuk memiliki pasangan,ia bahagia hanya dengan kesendiriannya. Namun ketika melihat kejadian di depan matanya seketika itu ia merindukan seorang pendamping....

Arlingga Pria BelantaraTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang