Hari pun sudah semakin terik sekarang, bahkan arah jarum jam juga sudah menunjukkan pukul 11 siang. tapi Robert yang berjanji akan segera pulang pagi, malah tidak kunjung datang pula.
Hellen yang masih telanjang bulat di dalam apartemen nampak sangat jenuh sekali. Ia sebenarnya tidak menginginkan dirinya akan menginap satu malam di apartemen besar ini. Yang ia mau sekarang adalah dirinya bisa pulang ke rumahnya dan bertemu dengan putrinya.
Tetapi apa daya dengan dirinya sekarang ...,
Ia tidak diizinkan untuk keluar dari apartemen ini sampai Tuannya pulang menemuinya. Bahkah dia juga sempat mencoba untuk membuka gagang pintu keluar dari unit rumah ini. Namun usahanya gagal.
Sepertinya memang Robert ingin membiarkan Hellen terkurung disini sampai dirinya benar-benar pulang.
Walaupun dirinya hanya bisa berdiam diri di ruangan mewah ini. Dia masih sempat untuk menghubungi orang tuanya untuk memberitahu keadaan dirinya saat ini.
Ibunya sangat cemas dengan anak perempuannya yang tidak pulang ke rumah sejak semalam. Belum lagi ponsel Hellen yang dinonaktifkan oleh Robert membuat banyak sekali spam telpon dan pesan masuk dari orangtuanya itu saat diaktifkan kembali.
Hellen pun hanya bisa memberikan jawaban singkat kalau dirinya mendapatkan pekerjaan tambahan dari atasannya untuk menutupi tugas-tugas yang ditinggalkan oleh mendiang suaminya.
Ia mencoba untuk meyakinkan orang tuanya agar tidak perlu cemas dengan dirinya. Begitu pula dengan putri kecilnya, ia sebenarnya tidak tega melihat darah dagingnya menangis semalaman menanti ibunya pulang.
Bagaimana tidak?
Seorang anak kecil yang baru kehilangan sosok ayahnya. Kini ia harus kehilangan sosok ibunya juga dalam waktu berdekatan. Mungkin nanti Hellen perlu mendiskusikannya dengan Robert untuk memberikan dirinya sedikti waktu senggang untuk merawat putrinya itu. Karena ia masih memiliki kewajiban untuk merawat putri semata wayangnya.
Hellen pun memandang panorama perkotaan yang terlihat begitu padat dari atas sana. Walaupun ini adalah hari libur bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan besar seperti tempat Hellen bekerja. Tetapi itu tidak menjadi halangan bagi mereka untuk tetap banyak beraktivitas mengerjakan keseharian yang lebih produktif.
Seperti mereka yang sedang menikmati hari sengang ini untuk berlibur bersama keluarganya, makan bersama dengan kekasihnya, atau mungkin bersenang-senang dengan teman-teman lainnya.
Hellen juga menginginkan itu semua terjadi pada dirinya. Namun dengan melihat dirinya yang begitu kotor sendirian. Ia hanya bisa mengela nafas panjang saja. Yang mana di dalam rumah besar ini, ia hanya menghabiskan waktu berdiam diri sambil bertelanjang dada serta mengenakan sebuah collar tebal yang diberikan Tuannya semalam.
Benda itu awalnya memang sedikit membuat Hellen tak nyaman. Tapi untuk sekarang ia sudah mulai sedikit terbiasa untuk mengenakan kalung seperti itu.
Krruuukkk~
Tanpa sadar perut Hellen juga sudah mulai keroncongan. Ia belum makan sejak Tuannya meninggalkan dirinya sendiri di sini. Karena ia masih berharap Robert akan pulang cepat. Tapi apa daya, Janji pria itu tidak bisa ditepati.
Dalam kondisi seperti ini, Hellen tidak punya pilihan lain selain berjalan ke dapur dan mencoba memeriksa apakah ada bahan makanan yang bisa ia gunakan untuk mengisi tenaganya saat ini.
Dan yap ....
Ia pun mendapatkan beberapa bahan makanan disana. Nampaknya ia bisa membuat sekitar 3 menu masakan dari apa yang ia temukan di dalam kulkas besar itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pasrah
Romantik21++ B*SM Hellen, seorang janda muda beranak satu dipaksa untuk menjadi budak s*ks atasannya sendiri karena suaminya dulu pernah bermain dengan keuangan Kas perusahaan yang mencapai milyaran rupiah. Untuk menebus semua hutang-hutang itu, Hellen tid...
