Daun hijau mulai menguning, kalender rumah semakin menipis sebab ku robek setiap tanggalnya. Jarum jam memperlihatkan detik waktunya. Iya, gadis ini lagi-lagi menunggu waktu. Jika kata orang-orang ini adalah hari bahagia, namun, bagiku, ini adalah hari pengharapan. Disini lah, aku menyimpan harap di setiap doa semua orang. Huft, tidak, aku hanya berharap pada Tuhanku, lewat manusia yang mendoakanku. Sebentar lagi, hari pengharapan itu tiba. Berharap, umurku masih sampai di waktu itu, berharap senyumku masih manis sama seperti dulu.
Ini tentang ulang tahunku. Berbeda dengan tahun sebelumnya, ini terasa istimewa bagiku. Hidup 17 tahun yang menurut sebagian orang adalah angka yang manis semanis madu, makanya, orang-orang menyebutnya sweet seventeen. Apalagi umur 17 adalah umur terakhir di usia anak-anak. Karena 17 ke atas sudah dikatakan remaja. Sebenarnya aku benci beranjak dewasa, aku terlalu takut memikul ekspetasi keluarga, terlalu pengecut untuk melakukan semuanya sendiri dan dikatakan "orang dewasa serba bisa".
Sejujurnya, ini bukan tentang benci atau suka, bukan tentang siap, tidak siap, apalagi tentang mau atau berkenan. Ini suatu keharusan, tidak bisa diundur atau dimajukan. Dan bagiku, umur adalah sesuatu hal yang semakin bertambah dan tak bisa terulang.
Tidak di setiap tahun aku memiliki harap di hari itu. Akan tetapi, tahun ini aku memiliki sebuah asa kecil. Permintaan sederhana dari seorang gadis yang dimanja.
Kalian tahu? Setiap malam aku selalu berpikir tentang kematian. Tentang waktu pulang yang aku tak tahu kapan akan datang, dan tentang kejadian yang setiap harinya tak akan pernah bisa kembali ku lakukan dengan 'cara yang sama'. Sudahlah, jangan terlalu dipikirkan, apalagi dibayangkan. Kematian itu sesuatu yang menyeramkan, tugas kita hanya mempersiapkan bekal. Setidaknya, kalian harus punya pegangan untuk bertemu pencipta kalian bukan??
Baiklah, harapan ini tentang keluargaku. Iya, keluarga kecilku yang sangat aku banggakan. Keluarga yang mungkin belum bisa dikatakan harmonis namun selalu terkesan manis. Aku hanya berharap, masa kecilku dikembalikan oleh mereka. Aku berdoa, keluargaku tetap utuh sampai aku bisa membuat mereka bangga karena kesuksesan. Dan, harapanku di tahun ini, ku harap, keluarga kami saling berpegangan menuju surganya Allah yang maha mengampuni kesalahan..
Terimakasih telah membaca. Semoga kalian menga-aamiin-kan..
~salam manis, malam ini aku hanya ingin tersenyum. Tak ku biarkan overthingking menguasai otak kecilku..
8-06-21 (21:06)

KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Aku
De TodoSelamat datang di duniaku...bodoh jika kalian tetap tinggal. Ini hanya tentang ketikan pahit di dalam layar, menceritakan sebuah kisah yang tak tahu kapan untuk pudar. Aku hanya menuliskan tentang siapa aku dan bagaimana aku. Aku hanya berusaha meng...