🔞

1.6K 105 1
                                    

Nayeon pov

Sekarang kami sudah berada di atas kasur. Aku juga sudah tidak marah lagi

Kami sedang menonton the return of superman episode william dan bentley di kamar tidur

Aku duduk disamping jeongyeon dan jeongyeon memeluk guling nya

"Ahh kiyowo" kata nya tanpa sadar

Kulihat wajah jeongyeon dari samping menatap setiap inci wajah nya

"Kamu ingin memiliki anak ?" Tanya ku seketika jeongyeon pun langsung menatap ku

"Tentu saja. Itu adalah mimpi ku menjadi ayah" kata nya

"Lalu kenapa sampai sekarang kamu belum menyentuh ku ? Apakah aku tidak menarik?" Tanya ku dengan wajah sedih

"Belum saat nya kita punya anak. Dan aku belum menyentuh mu karena jadwal kamu sibuk aku tidak ingin membuat mu tidak nyaman" kata nya sambil mengelus pipi ku

"Lakukanlah apa yang kamu mau. Aku istri mu. Jadikanlah aku wanita mu seutuh nya" kata ku

"Kamu besok ada jadwal ?" Tanya jeongyeon

"Tidak. Besok aku libur" kata ku

"Araso. Kalo kamu menginginkan nya mari kita lakukan" kata nya langsung memutar badan nya sehingga dia berada di atas ku

Dia pun langsung membuka kaos nya dan terpampang lah otot kekar nya. Saya merasa badan jeongyeon semakin kekar dari terakhir kali aku melihat nya. Dan dia langsung mencium bibir ku dan ku balas juga

Author pov

"Aku sangat merindukan mu" kata jeongyeon lalu mulai menjilat leher nayeon dan jeong juga memberikan ciuman lembut keleher nay berusaha untuk tidak memberikan tanda

Perlahan jeongyeon membuka piyama nayeon dan bra nya sehingga terpampang lah melon nayeon yang berisi dan juga membuat nayeon malu karena ini pertama kali nya ia melakukan ini. Secara reflek nayeon pun menutup kedua dada nya

"Wae ?"

"Kenapa kamu menatap ku seperti itu ? Memalukan" kata nayeon

"Badan mu bagus. Aku menyukai nya" kata jeongyeon lalu kembali menindih badan mungil nayeon

Kalau dilihat dari atas badan nayeon nyaris tidak nampak karena tertutup oleh badan besar milik jeongyeon

Secara perlahan jeongyeon pun membuka celana beserta celana dalam milik nayeon disaat bibir nya sibuk bercumbu dengan bibir nayeon

Keasikan bercumbu sampai mereka berdua tidak terasa sudah terlanjang bulat di atas kasur

Jeongyeon pun akhirnya berdiri untuk melepaskan celana nya dari mata kaki nya yang tersangkut

Dan nayeon dapat melihat bagaimana besar dan berurat nya adik jeongyeon yang sudah menegang ke atas

Sama hal nya dengan jeongyeon yang melongo menatap bagaimana lembut dan merah nya kerang milik nayeon

"Yah berhentilah menatap ku dan cepat kemari" kata nayeon

"Hehe kamu sangat seksi" goda jeongyeon sambil meremas payudara nayeon

"Yahh byuntae" kata nayeon sambil menepis tangan jeongyeon dari payudara nya

"Hahahha" bahkan di keadaan seperti ini jeongyeon masih sempat sempat nya menggoda nayeon

"Kita mulai sekarang ya" kata jeongyeon sambil menggesekkan adiknya di vagina nayeon agar basah dan nayeon hanya mengangguk

Jeongyeon pun melebarkan paha nayeon dan kembali menindih badan mungil nayeon dan secara perlahan memasukkan adiknya ke dalam

"Awww jeongg sakit" kata nayeon sambil menancapkan kukunya di punggung jeongyeon

Jeongyeon pun berhenti bergerak karena tertahan oleh selaput keperawanan nayeon

Jeongyeon pun kembali mencium dan menjilati payudara nayeon agar rasa sakit nya sedikit menghilang

"Kamu sudah siap ? Ini akan sedikit sakit" kata jeongyeon dan diangguki oleh nayeon

Dan dengan sekali hentakkan selaput gadis nayeon pun robek dan darah segar mulai mengalir keluar

"Aww aww aww" ringis nayeon dan jeongyeon bersamaan

Nayeon meringis karena sakit nya pada bagian bawah nya sedangkan jeongyeon meringis karena kuku nayeon yang menancap semakin dalam

"Masih sakit ?" Tanya jeongyeon sambil mengelap keringat yang keluar dari jidat nayeon

"Sudah tidak begitu. Bergerak lah" kata nayeon dan pinggul jeongyeon secara perlahan pun bergerak

"Ahhh jeong" desah nayeon

Jeongyeon pun terus memompa tanpa henti sambil menatap wajah nayeon

"J-jeong ada yang mau keluar" desah nayeon

"Keluarkan aku juga sudah hampir keluar" kata jeong sambil mempercepat pompaan nya

Hingga akhirnya nayeon keluar dan jeongyeon dengan cepat mengeluarkan adiknya dan menyemburkannya di atas perut nayeon

"Ahh nikmat" kata jeongyeon sambil mengambil tisu basah dan membersihkan perut nayeon sedangkan nayeon hanya berbaring dan tidak bergerak

"Kamu lelah?" Tanya jeongyeon dan nayeon hanya mengangguk

"Tidurlah aku akan mandi dulu" kata jeong lalu masuk ke kamar mandi

Sedangkan nayeon duduk bersandar di kasur Dan melihat ada noda darah di kasur nya. Semua pikiran negative yang ada di benak nya selama ini langsung hilang. Dan mengingat perlakuan lembut jeongyeon pada nya bak kaca yang rapuh membuat nya semakin merasa special

Semua lamunan nayeon terbuyarkan saat jeongyeon keluar dari kamar mandi hanya menggunakan celana pendek nya

Jeongyeon pov

"Kamu tidak lelah ?" Tanya ku saat naik ke atas kasur dan nayeon hanya mengangguk

"Araso tidurlah yang nyenyak" kata ku sambil mengelus kepala nayeon agar mengantuk

Aku terus perhatikan malaikat yang tidur didada ku ini. Pipi chubby nya. Kulit putih bersih nya. Bulu mata nya yang lentik

"Bagaimana bisa ada orang sesempurna mu nay" gumam ku

Setelah ku rasa nayeon tertidur aku pun membaringkan kepala nayeon di bantal

Aku pun mengambil bantal ku dan baru saja mau beranjak tiba tiba nayeon menahan tangan ku

"Mau kemana ?" Tanya nayeon dengan suara serak nya

"Aku akan tidur di luar"

"Wae ?" Nayeon langsung duduk di kasur nya

"Uhmm beberapa hari ini pernafasan dan tenggorokan ku sedang tidak enak. Kata dachaetzu aku mengdengkur dengan keras. Aku takut kamu tidak bisa tidur nanti" kata ku

"Padahal aku ingin tidur dengan mu" kata nayeon dengan sedih

"Aku akan menemani mu tidur terlebih dahulu" kata ku lalu berbaring di kasur

"Sini" kata ku sambil membuka lengan ku

Tanpa pikir panjang nayeon pun langsung masuk ke pelukan ku

"Terima kasih. Aku sangat mencintai mu" kata ku

"Aku juga mencintai mu yoo jeongyeon" kata nayeon

Setelah merasa nayeon sudah tertidur dengan perlahan pun aku memindahkan kepala nayeon ke bantal dan aku pun pindah ke sofa depan




Maap ya kalau tidak sebagus cerita di luar sana. Author udah menahan agar tidak cringey😁

Semoga kalian suka

Jangan lupa voment ya

Dispatch love story (2Yeon)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang