d

435 78 1
                                    

BLOOD-SUCKING BOYFRIEND
.
.
.
.
by : matchapio
.
.
.
.
contains : vampire feeding , human-vampire , simp , fangs lover
.
.
.
.

"kerja bagus tim , hari ini cafenya ramai . besok gas lagi ye ."

"oke ."

perkumpulan para staff kafe tersebut menghela nafas setelah rasa letih melayani pelanggan . salah satunya , ketua BEM tampan , ryan reheldy .

"gua duluan ya . bos udah nyariin nih ."

"oke , tiati ryan ."

ryan mengedipkan sebelah matanya , menyampirkan jaketnya lalu keluar dari kafe .

"saya kira siapa , ternyata progeny sendiri ."

ryan kenal betul suara ini . ia menyeringai dan perlahan memasuki gang kecil disebelah kafe . wajah si pemanggil mulai terlihat , kevrian .

"malam yang cerah tuan , ada apa datang kesini ?"

kevrian langsung memojokkan ryan ke dinding , membenturkan tinjuannya sampai membuat dindinng tersebut retak .

"saya hanya ingin mengajarkan sang progeny pelajaran yang baik ."

"tentang apa ? etika ?"

kevrian mencekik lehernya . senyum sadis yang menusuk sampai tulang menghiasi wajah tampan pucat miliknya .

"yang kau gigit di kantin , itu milikku ." ucap kevrian menekankan kalimat terakhir .

ryan berbisik akibat cekikan kevrian yang bukan main .

"aku tau , bau mu tercium jelas disana ."

"ada tanda milikku disana ."

"siapa peduli ?"

kevrian semakin mencengkram leher anak kuliahan didepannya .

"ryan reheldy , kamu itu sudah mati . tapi saya bisa benar-benar membunuhmu dengan sakit yang bahkan tidak tertahankan oleh vampir terkuat sekalipun ."

ryan tertawa disela cekikan kev .

"itu salahmu , aku tidak minta untuk diubah sepertimu ."

"kau mengemis untuk dibantu bukan ? dan kau sendiri yang meminta agar aku merubahmu sepertiku ."

"kebahagiaannya tuan kevrian . bukan wujudmu ."

kevrian memajukan wajahnya ke telinga ryan .

"kau tidak mengatakannya dengan jelas , bukannya itu berarti aku bisa melakukan apa saja ?"

ryan mencengkram tangan yang mencekik lehernya . senyum terhias dari wajahnya , senyum menghina .

"hey , tuan kevrian . bukannya daripada mengurusiku , kau seharusnya mengurusi dirimu sendiri yang dicampak dari klanmu ?"

BRAK

satu tendangan melesat ke perut ryan , membuatnya terpental menembus dinding yang rusak sekarang .

"sentuhlah gadisku sekali lagi , maka kau tidak akan bisa merasakan tendangan selembut ini ."

.......

CKREK

kevrian memasuki rumah . segera ia masukkan jasnya kedalam mesin cuci dan naik ke atas , menuju kamarnya dengan jennie .

membuka pelan pintu kamar tidur , mendapati sang gadis bersama sahabatnya sedang tidur berdua . tidak tega membangunkan salah satu dari mereka , kevrian memilih mengalah dan tidur di kamar tidur tamu milik mereka .

tangannya ia taruh diatas dahi . kevrian memejamkan mata sesaat . suara ryan yang mengatakan kalau ia orang yang dibuang cukup membuat emosinya tak menentu .

"kapan saya bisa berhenti pura-pura bahagia kayak begini ?"

Blood-sucking Boyfriend | TAENNIETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang