s

157 29 0
                                    

BLOOD-SUCKING BOYFRIEND
.
.
.
.
by : matchapio
.
.
.
.
contains : vampire feeding , human-vampire , simp , fangs lover
.
.
.
.

helaan nafas mencelos begitu saja , menandakan betapa beratnya hari yang dijalani oleh kevrian victor ini . tangan sibuk berkutat dengan kunci pintu untuk membuka jalan menuju kenyamanan . "saya pulang , kamu udah makan jane ?" sapanya dengan suara kuat yang menggema ke sepenjuru rumah .

sebelah alis terangkat saat melihat lampu dapur menyala dengan buku berserakan di pantry . kevrian mengasumsikan kalau sang pacar sedang belajar di pantry dan buru-buru masuk ke kamar begitu mendengar kepulangan dirinya . dengan kembali menghela nafas berat , kevrian menyusun bukunya dan menaruhnya kembali ke dalam totebag yang biasa jennie bawa ke kampus .

setelah selesai berkutat dengan buku si cantik dan membersihkan diri , kevrian melangkahkan kakinya yang berat ke kamar . pintu terbuka , menampilkan gundukan selimut . pria vampir itu menutup pintu dan ikut bergabung dengan pacarnya di kasur .

"hey , kenapa dibiarkan saja buku kamu berserakan di pantry ?" tanya kev sembari menghirup aroma pacarnya dari leher jennie .

"kamu belum tidur , saya tau." katanya lagi dengan suara yang lebih rendah dari sebelumnya .

jennie menggeliat , berusaha menepis kevrian yang sedang bergelayut di lehernya .

"rambutmu basah."

"saya baru selesai mandi."

"kalau gitu lepas , aku baru sembuh sakit ."

alis kevrian kembali mengernyit . dia yakin dia mempunyai perawakan yang sangat tampan , lalu kenapa dia berkali kali ditolak oleh pacarnya sendiri . merasa tak akan baik jika dibiarkan tidur dengan masalah yang belum selesai , kevrian menarik kepala sang gadis sampai menabrak dadanya pelan . tangannya mengelus surai coklat lembut milik sang gadis .

"vellyn sama saya dulu tunangan yang udah ditunangkan sejak kami masih bayi . biasalah , royalties thing ." kevrian mulai membuka sesi penjelasan sembari sesekali mengecup pucuk kepala sang gadis .

"vellyn dan saya juga berteman baik dulu . dia mulai posesif waktu saya dan anak bangsawan lainnya masuk fase remaja . dia udah semangat banget karena tau saya bakalan nikahin dia . barulah saya dikeluarkan dari silsilah keluarga dan membuat komunikasi saya dengan dia putus begitu saja ."

"kamu suka dia ?" akhirnya sang gadis membuka suaranya .

"dulu . tapi semenjak ada kamu , hati saya sepenuhnya digenggam sama kamu ."

jennie terdiam sebentar , lalu kembali membuka suaranya . "terus , kapan kamu cerita sejarah kamu dikeluarkan dari silsilah keluarga ?".  elusan di kepala berhenti seperti terkejut mendengar pertanyaan terakhir yang keluar dari mulut si cantik .

"maaf , belum bisa ."

jennie menghela nafas . berkali kali dia ingin tau alasan dan kronologi bagaimana pria yang paling dicintainya ini bisa dikeluarkan dari silsilah keluarga tapi berkali kali juga dia mendapat hasil yang nihil .

rasa bersalah menghantui hatinya sekarang . ditariknya selimut , membungkus pria vampir itu dan memeluk kevrian . "kamu capek kan ? kita tidur ya , nice dream ."  bisik jennie sembari mengecup pelan pipi pria miliknya itu .

....

kevrian libur hari ini karena ia merasa harus mengambil waktu istirahatnya setelah babak belur menghadapi beberapa kontrak dan kerjasama dengan perusahaan elite lain . walaupun sebenarnya ia vampir yang memiliki imun tubuh sangat kuat . namun sayang sekali , disaat masa liburnya ini , gadis miliknya itu harus keluar dikarenakan ada jadwal praktikum dan bimbingan skripsi . tak ingin menjadi pacar yang egois dan merusak mimpi gadisnya , kevrian pun pasrah dan dengan terpaksa menikmati waktu istirahatnya , sendirian .

sedang santainya membaca novel di sofa empuk , waktu membacanya terinterupsi setelah mendengar telepon genggamnya berdering . menampilkan nama sang pacar di layar telepon genggamnya .

"halo sayang , cepat sekali rindunya ."

"aku tuh khawatir sama kamu , kevrian victor . udah makan belum ? kamu lagi apa ? aku ada buat dessert dan makanan . ada di lemari , panaskan dulu sebelum makan ya ."

kevrian terkekeh mendengar jennie yang seperti ibu-ibu mengkhawatirkan anaknya .  "ya , sayang . makasih banyak ."

"gapapa , maaf aku ga sempat buat ngasih kamu bloodbag nya ."

"gapapa , saya kuat . udah , fokus dulu sana . semangat syaangku ."

setelah puas berbicara , kevrian menutup teleponnya . dan tiba-tiba , bosan melanda dirinya . tapi untung saja seperti tau kalau vampir tampan ini sedang bosan , teleponnya kembali berdering , kali ini telepon dari aris .

"aris , apa-apaan pakaian itu ?"

tawaan terdengar keluar dari ponsel . "saya sedang di panti asuhan anak vampir , jadi saya memakai kostum badut ini untuk menghibur mereka ." jelasnya . dapat terdengar suara anak-anak yang meneriaki badut dengan kegirangan .

kevrian hanya sanggup geleng-geleng kepala melihat asisten pribadinya yang dalam semalam berubah menjadi hiburan pribadi anak-anak vampir .

sedang sibuk-sibuknya bercengkrama dengan aris , ia kembali diinterupsi dengan suara bel dari pintu . segera ia bangkit , mendapati sebuah kotak dan surat . "ini pasti paket jane ." gumamnya dan kembali melangkahkan kaki ke sofa tempat ia bersantai tadi .

matanya membelalak melihat surat dan kotak tersebut atas namanya . alis terangkat sebelah setelah melihat tulisan halus kasar yang terlihat sangat familiar . tangannya mulai membuka surat kecil yang dikirimkan diatas kotak tersebut . matanya bergerak kesana-kemari , membaca surat itu tanpa tertinggal satu patah katapun .

"surat apa itu , tuan kev ?"

"dari keluarga vladimirescu ."

mendengar jawaban dari kev membuat aris terkejut bukan main sampai hampir menelan bulat-bulat coklat yang sedang dimakannya . "keluarganya tuan sendiri ?!"

kevrian terkekeh , "aku victor ." aris cemberut sembari menggumamkan kalau vladimirescu merupakan keluarga yang membesarkan tuannya .

"penasaran sekali , bisakah aku tau kenapa mereka kembali memungut sampah ?"

oemji oemji

nyampe juga ke chapter ini , enjoy reading~

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 26, 2022 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Blood-sucking Boyfriend | TAENNIETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang