Tangan nya terus saja bergerak tanpa henti, sesekali melirik tulisan dari sebuah buku tebal yang tergeletak di samping nya. Beberapa soal sudah ia jawab, menyelesaikan dua lembaran kertas memang memakan waktu sekira nya sejam lebih.
Urrgggh!
Kedua tangan ia angkat, meregangkan otot-otot tubuh yang menopang nya selama duduk di kursi. Ia mengambil ponsel, mengecek angka di layar. " Wah - lumayan juga "
Ia bergumam tidak percaya karena diri nya berhasil fokus belajar. Memang tips dari seorang murid teladan itu ampuh pada nya. [Name] terkekeh kecil, mencoba mengawali obrolan chat dengan Kita Shinsuke. Anak lelaki yang sudah berani masuk dalam hati nya.
" Loh baru sadar dia masukin gue ke grup chat nya " Gadis itu kembali bergumam
Terdapat satu grup yang Shinsuke masukan nama nya ke dalam sana. [Name] sudah mengenal teman dari pemuda tersebut, akan tetapi tidak menyangka jika ia bergabung ke grup mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tiba-tiba suara tawa menemani nya setelah membaca habis bubble chat dari kedua teman Shinsuke. Aran dan Ren sudah kenal [Name] lewat Atsumu - ngomong-ngomong soal pemuda itu, Atsumu mulai menjaga jarak dengan si gadis ini -
Lumayan menghibur sejenak dari penat nya aktivitas murid kelas tiga yang sebentar lagi akan keluar dari sekolah demi melanjutkan impian dan tujuan hidup mereka, [Name] membalas lagi pesan di grup.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.