Elmeira tengah bersama kedua orang tuanya,di ruangan kosong dan tersembunyi di bagian belakang rumah mereka,tepat marvin biasanya menaruh barang-barang penting dan berharga,sebelum di pindahkan keruang penyimpanan
Mereka bertiga berada disini untuk melatih dan berlatih,orang tuanya cukup berbakat dalam mengajarkanya
"Expecto patronum!" Teriak elmeira yang masih mencoba berkonsentrasi mengingat kenangan bahagia yang ia punya,dari banyaknya kenangan indah yang ia punya,ia memilih saat dimana cedric menyatakan cinta padanya
"Lagi elmeira,fokus kan pikiran mu hanya pada kenangan bahagia itu" Kata marvin yang mencoba memberikan semangat kepada putrinya
Elmeira mulai kembali mencoba fokus mengingat masa itu,saat cedric menyatakan cintanya di menara astronomi,pokoknya patronusnya harus ia temukan hari ini juga
"Expecto patronum!" Ujar elmeira lebih semangat,ia benar-benar berambisi untuk menyelesaikanya hari ini juga
Maura dan Marvin tersenyum bangga karena putrinya mau berkerja keras,mereka akui kegigihan elmeira lah yang terbaik diantara ketiga saudaranya
"Ayo elmeira,kamu bisa kan,mommy yakin pada mu" Kata maura yang memberikan semangat kepada putrinya,ia sangat bangga melihat betapa gigihnya elmeira-nya
"I try mom...Expecto patronum!"elmeira bukannya gagal tapi hanya belum berhasil dia kembali memusatkan pikiranya kepada kejadian waktu itu
" Come on dear you can do it "kata maura dan marvin bersamaan
" Expecto patronum!" Teriak elmeira bersamaan dengan keluarnya cahaya berwarna putih kebiruan dari ujung tongkatnya
Elmeira memandanginya tak percaya,ia berhasil,ia berhasil membuat patronusnya,patronusnya adalah angsa putih,mungkin karena saat elmeira membuatnya ia terpikir kenangan yang penuh cinta antara ia dan kekasihnya,cedric.Angsa juga adalah hewan yang setia,seumur hidupnya dia hanya akan memiliki satu pasangan,mungkin patronus ini ada perwujudan dari cinta elmeira untuk cedric
"I can do it!mom!dad!" Kata elmeira sumringah,saat melihat patronusnya yang begitu cantik,sangat indah
"Bagus nak,daddy sejak awal sudah sangat yakin bahwa kamu bisa melakukanya" Marvin berjalan mendekati putrinya lalu mengusap kepalanya
"Aku bangga pada mu el" Kata marvin sambil tersenyum bangga kepada putrinya
"Terima kasih mom dad,sudah mau mengajari ku" Ujar elmeira,ia benar-benar bahagia bisa melakukan hal ini,ia berterimakasih kepada kedua orang tuanya karena sudah mau membantunya
Marvin tersenyum lalu mengusap kepala elmeira
"Itu karena kamu yang bekerja keras kami hanya membantu mu menemukan semangat mu kembali,ya sudah kalau begitu berlatih lah yang lain dulu,daddy ada pekerjaan" Kata marvin lalu berjalan keluar dari ruangan itu,dia ada pekerjaan yang tidak bisa ia tinggalkan hari ini walaupun dia masih sangat ingin mengajari putrinya
Elmeira mengangguk pelan lalu berjalan menuju sofa yang berada di pojok ruangan,mendudukan dirinya disana,mengistirahatkan sejenak tubuhnya,ia menyandarkan kepalanya kepada bantalan sofa
"Ini melelahkan,ced apa kah kamu juga belajar dengan baik disana" Gumam elmeira lalu memejamkan matanya,ia merindukan tempat itu terlebih lagi sang kekasih yang ada disana,biasanya ia akan menanti-nanti hari pertama sekolah,tapi sekarang berbeda
Tak lama elmeira merasakan ada lengan yang tengah merangkul pundaknya,elmeira membuka matanya lalu menoleh dan mendapati ibunya tengah tersenyum kepadanya
"Kamu merindukan cedric ya?" Tanya Maura yang betul-betul paham kalau elmeira-nya sedang merindukan seseorang,cedric orangnya
Elmeira mengangguk pelan lalu tersenyum tipis
"Yeah i miss him,so much" Lirih elmeira
KAMU SEDANG MEMBACA
different (OC X Cedric Diggory)
FanfictionSeorang Hufflepuff yang baik hati jatuh cinta pada seorang Slytherin?,apakah memang terjadi terdengar tidak mungkin "maksud mu?mengirim mu ke sana sudah menjadi kesalahan terbesar yang aku lakukan" "tapi aku bisa!" "dia lebih menyayangi mu" "dia pun...
