Seorang Hufflepuff yang baik hati jatuh cinta pada seorang Slytherin?,apakah memang terjadi
terdengar tidak mungkin
"maksud mu?mengirim mu ke sana sudah menjadi kesalahan terbesar yang aku lakukan"
"tapi aku bisa!"
"dia lebih menyayangi mu"
"dia pun...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seluruh anggota keluarga elfedrick Tengah berkumpul di ruang keluarga,nampak sibuk dengan urusan masing-masing,sang kepala keluarga yang masih sibuk memeriksa sesuatu dari gadget miliknya,tiga bersaudara yang sibuk menonton televisi dan sang ibu yang sibuk menelpon desaigner favoritnya untuk segera menyiapkan gaun pesta dansa elmeira
"Mom kamu terlihat sangat sibuk,padahal kakak yang akan pergi ke pesta dansa tapi malah mommy yang sibuk" Kata Si bungsu ken yang sedari tadi duduk santai di sofa sambil menikmati segelas susu dingin
"Ken,mana bisa kakak mu membeli gaunnya sendiri...astaga apa aku melupakan sesuatu?,tiara,anting-anting,kalung dan sepatu" Di saat sibuk seperti ini Maura benar-benar tidak bisa di ganggu
"Hahaha,memangnya kakak bisa berdansa"Tawa si kembar Aldebaran dan Alexander,benar-benar hobi menjahili kakaknya,maka dari itu elmeira bilang kalau mereka bertiga benar-benar pergi ke hogwarts maka draco akan mendapatkan teman sesama jahil
Benar-benar sama,Tiga bersaudara ini tampan,rupawan,berkharisma,kaya raya dan suka mengganggu,tapi mereka tidak se angkuh draco dan mereka sama sekali tidak mau menjadi seorang penyihir bahkan saat berumur 11 tahun mereka mendapatkan surat dari hogwarts tapi mereka menolaknya mentah-mentah,kalo kata alexander,menjadi pewaris lebih menyenangkan
" Bakatnya hanya bergelantungan di pohon ahahah"timpal kenneth,tapi memang benar di mata ke tiga adiknya elmeira adalah sosok kakak yang terbilang unik dan galak.
"Memang benar,wanita galak itu,ku harap dia tidak terjatuh saat sedang berdansa"kata Alexander ikutan menambahi
" Hahaha perut ku sakit membayangkan nya ahahah"aldebaran bahkan sudah tersungkur di lantai sambil memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa
Marvin meletakan laptopnya ke atas meja,lalu menoleh ke arah ketiga putranya yang kelihatan sangat puas tertawa "Sudah,jangan mentertawai saudari kalian seperti itu" Katanya lalu beralih kepada sang istri yang kelihatan sangat sibuk
"Nah ini baru sesuai!" Kata maura sumringah saat mendapatka kiriman foto gaun yang ia rasa cocok untuk elmeira
"Sudah kamu temukan gaun untuk el?" Tanya marvin
Maura mengangguk cepat lalu tersenyum bangga,ia berhasil menyiapkan request putrinya hanya dalam satu hari "Iya,sesuai pesanan el,warna biru"
Marvin menatap istrinya tidak yakin "Biru?,bukannya el suka warna merah muda"
"Hey bagaimana kamu ini,jelas-jelas putri mu tidak menyukai warna merah muda" Oh bagaimana suami tercintanya bisa melupakan hal sekecil itu,ya tidak perlu heran juga sebenarnya,terkadang hari ulang tahun dirinya sendiri suka terlupakan oleh marvin
"Oh ya?aku lupa kalau begitu hehe"kata marvino
"Iya kamu hanya mengingat banyak hal saat berkencan dengan tumpukan dokumen penting mu itu"-Maura