Mungkin ini adalah takdir, jeon jungkook memutuskan untuk bertemu dengan Lalisa kim untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya yang terbilang kacau karena pernikahan itu terjadi karena bisnis.
Namun siapa yang tahu, pria itu jatuh cinta pada pandan...
Tiga Bulan kemudian, jeon jungkook masih setia menunggu lalisa terbangun dari koma nya. Bahkan ia tidak pulang ke rumah nya, tepat saat lalisa mengalami sebuah kecelakaan tersebut.. Pria itu terus menemani wanita yang sangat ia cintai itu tanpa rasa lelah sedikit pun.
Pria itu kini sedang duduk sambil membelai pipi mulus lalisa, jungkook bisa melihat wajah pucat pasi wanita itu dan juga bibir plum tanpa polesan lipstik sedikit pun. Menurut jungkook lalisa tetap sama, meskipun tanpa polesan make up di wajah nya ia tetap terlihat sangat cantik bagi nya.
"Apa mimpi indah mu itu, sangat menyenangkan hingga kau tidak ingin bangun lalisa" ucap jungkook sambil mengelus punggung tangan lalisa
"Sayang, aku merindukan mu. Sangat merindukan mu" ucap jungkook sambil meneteskan air mata nya
"Apa kau tidak merindukan ku juga?" ucap jungkook melirik ke arah lisa yang terlihat seperti mayat hidup
"Apakah kau tidak ingin bangun, apakah kau sengaja ingin pergi dari ku selamanya. Apa Itu yang kau ingin kan lalisa" ucap jungkook semakin frustasi
"Kau jahat sekali kepada ku, jika melakukan hal itu lalisa hiks." ucap jungkook terisak
"Ah.. Kau lihat. Aku seperti kehilangan separuh jiwa ku lalisa" ucap jungkook
"Jika kau tidak ingin bersama ku, aku berjanji akan pergi dari hidup mu. Tapi kumohon bangun lah, aku ingin melihat kau membuka mata mu" ucap jungkook semakin terisak
"Hiks..hiks.. Apa yang harus aku lakukan" ucap jungkook
"Katakan apa yang harus aku lakukan, lalisa. BICARALAH PADA KU KENAPA KAU HANYA DIAM SAJA! AKU BILANG BANGUN LALISA" Teriak jungkook
"BANGUN! KENAPA KAU TIDAK MENDENGAR KAN KU! kumohon bangun, sayang" ucap jungkook dengan isakan tangis
Tanpa jeon jungkook sadari, tiba - tiba ada seorang wanita paruh baya yang membuka pintu dengan sangat kasar. Wanita itu menatap tajam ke arah jungkook. Perlahan - lahan wanita tersebut melangkah kan kaki nya dengan cepat.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"JEON JUNGKOOK!" Teriak irene dengan sangat lantang
"Eomma" ucap jungkook sambil menoleh ke arah irene
Pria itu langsung berdiri dari kursi duduk nya, tiba - tiba eomma nya langsung melayangkan sebuah tamparan keras di pipi putra nya.
PLAKKKK.....
"KAU SANGAT KETERLALUAN!" Ucap irene dengan kilatan marah
"Apa yang eomma katakan, apa kesalahan ku" ucap jungkook sambil memegang pipi nya yang memerah
"Kau menanyakan apa kesalahan mu, dan di sini kau malah bersama jalang murahan ini" ucap irene
"HENTIKAN EOMMA! SEKALI LAGI KAU MENGATAKAN WANITA YANG SANGAT AKU CINTAI DENGAN SEBUTAN ITU. MAKA AKU TIDAK AKAN MENGANGGAP MU SEBAGAI EOMMA KU LAGI!" Bentak jungkook