Twenty one🥀

9.4K 629 173
                                        

Lalisa kim kini sedang duduk di tepi ranjang sambil memainkan ponselnya. Wanita itu melihat foto-foto kebersamaannya bersama kim taehyung suaminya dan juga putri semata wayangnya yang tak lain adalah kim aera.

Tanpa sadar ternyata hari pun sudah semakin sore, wanita itu menghapus jejak air matanya yang sudah membasahi pipi mulusnya. Tak lupa ia mematikan ponsel nya.

"Aku merindukan kalian" ucap lisa sedih

"Kapan kalian berdua kembali, apakah aku yang harus menyusul kalian berdua hmm" ucap lisa sambil meneteskan air matanya

"Hidup ku terasa hampa tanpa kehadiran kalian berdua di sisi ku" ucap lisa

Tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu, mendengar suara sahutan dari dalam. kim bambam langsung masuk ke dalam kamar tersebut.

"kenapa masih berada di sini" tanya bambam sambil melangkahkan kakinya dan duduk di tepi ranjang

"Kau sudah pulang? Kapan?" tanya lisa

"Ya, kenapa kau malah menanya balik" ucap bambam sambil tersenyum

"Seharusnya kau tidak usah pulang saja sekalian, kau tahu aku sangat mengkhawatirkan mu malam itu" ucap lisa

"Ah, untuk itu aku minta maaf. Handphone ku lobet, jadi aku tidak sempat memberitahu mu" jawab bambam sambil memohon maaf

"Setidaknya kau bisa mencarger handphone mu di hotel. Ah, tentu saja kau tidak bisa melakukan hal sekecil itu. Karena kau terlalu asyik bermain di atas ranjang bersama eunha kekasih mu itu bukan" ucap lisa dengan nada kesal

"Nah itu, kau mengetahuinya" jawab bambam dengan santai nya

Lalisa yang mendengar hal itu dari dalam mulut bambam. Ingin sekali wanita itu bertindak kasar.

"YA, KIM BAMBAM" teriak lisa marah

"Kenapa berteriak?" tanya bambam

"Kau masih bertanya, kenapa hah?" ucap lisa sambil menjewer telinga adiknya itu

"Ya... Ya... Aku minta maaf, tapi bisakah kau tidak menjewer telingaku. Ini terasa sangat sakit, aw..aww..ah.." ucap bambam sambil meringis kesakitan

"Rasakan ini, rasakan. Kau benar-benar sangat menyebalkan kim bambam" teriak lisa kesal

Lalisa melepaskan jeweran telinga itu dengan hati yang sangat amat puas karena telah membuat adiknya nya itu merasa kesakitan. Sementara itu kim bambam memegangi telinganya yang sudah memerah.

"Kau tidak pernah mengatakan jika kau sudah mempunyai kekasih kepada ku" tanya lisa

"Karena menurut ku, itu sama sekali tidak penting" jawab bambam sambil melirik ke arah lisa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Karena menurut ku, itu sama sekali tidak penting" jawab bambam sambil melirik ke arah lisa

"KAU BENAR-BENAR MEMBUAT KU JENGKEL KIM BAMBAM, PERGI KAU DARI KAMARKU" Teriak lisa sambil mempoutkan bibir nya karena kesal

Making Love With Me|Lizkook| ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang