01. Suara yang familiar

39 4 0
                                        

Triinggg....

Bunyi alarm dari kamar ini menggelegar sampai seisi rumah. Namun pemilik kamar ini pun tak kunjung bangun, justru ia malah bangun hanya untuk mematikan alarm dan tertidur kembali.

Hayo siapa yg kek gini juga? Ngaku deh. Author juga kek gitu haha. Oke lanjut..

Siapa lagi kalo bukan Anara, ia tertidur dengan posisi kepala dibawah kaki di atas serta kumpulan kertas dan buku yang berserakan di kasur dan juga meja belajarnya.

Yaa, dia ketiduran ketika mengulas kembali soal-soal ujian masuk perguruan tinggi di kasur tadi malam. Anara sangat overthinking dengan hasil ujiannya karena ia merasa kurang puas dengan kinerjanya saat mengerjakan soal-soal ujian. Anara berjuang mati-matian untuk bisa masuk ke universitas impiannya.

Setelah melewati berbagai macam tes dan ujian, akhirnya hari ini merupakan hari pengumumannya.

"WOYY KEBOO BANGUNN HARI INI PENGUMUMAN KELULUSAN LO" teriak seseorang dibalik pintu kamar.

Membuat seketika pemilik kamar ini terbangun. Namun ia tersadar ketika melihat jam yang menunjukkan pukul setengah 7.

"ANNDINOOOO" teriak Anara.

Mendengar suara teriakannya, membuat Dino yang berada dibalik pintu kamar Anara langsung lari terbirit-birit.

Andino Candra Windara merupakan adik Anara yang minus akhlak. Dia selalu mengerjai Anara dan mereka selalu saja berantem.

Tidak pernah akur, jika mereka akur mungkin itu pertanda bumi akan hancur. Semusuhan itu lah mereka, seperti Tom and Jerry.

Melihat jam baru menunjukkan pukul setengah 7, Anara memutuskan untuk menarik kembali selimutnya dan mencoba untuk tidak memikirkan perihal pengumuman itu. Ia berniat untuk bangun siang hari ini.

Pukul 10.00 WIB

Namun, Anara belum kelihatan keluar dari kamarnya. Mama Anara pun mengetuk kamar Anara.

"Anara, kamu belum bangun juga? Udah siang loh. Anara? Anara bangun."

"Iya maa, ini aku bangun." teriak Anara dari balik pintu. Dia sedang mengumpulkan nyawanya untuk memulai hari ini.

"Ya sudah cepat mandi, lalu makan." perintah mamanya.

"Iya ma." kata Anara yang akhirnya gerak meninggalkan kasurnya dan membuka gorden.

"Yuk, hari ini lebih semangat! It's okey semua akan baik-baik aja." ucap Anara sebelum kembali bergerak ke kamar mandi.

Setelah itu, ia melakukan kegiatan yang biasa ia lakukan seperti skincare-an, membersihkan tempat tidurnya, menyusun buku dan meja belajar, serta membaca beberapa lembar buku untuk mengalihkan pikirannya sebelum ia ke dapur untuk makan siang.

Di dapur, mama dan nenek Anara terlihat sibuk membuat sesuatu. Anara pun keluar dari kamar dan mendekati mereka berdua.

"Mama dan nenek lagi ngapain sih?" tanyanya penasaran melihat apa yang mereka kerjakan sambil mengambil gelas disebelahnya.

"Ini mama sama nenek lagi buat 3 loyang brownies crispy kesukaan kamu." ucap mama excited memberi tahu Anara.

" 3 loyang? banyak banget. Buat kita semua? Emangnya mama ga pergi kerja hari ini?" tanya Anara yang heran.

"Bukan buat kamu doang ndok, ini nenek sama mama kamu mau bagiin ke tetangga." jelas nenek sambil mengaduk adonan brownies dengan spatula.

"Betul kata nenek, mama juga hari ini ambil cuti pengen dirumah aja."

Secret Admirer  |  Dear ACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang