part 16

91 4 0
                                    

Kini jam sudah menunjukkan pukul 12, itu tandanya sudah memasuki jam makan siang

Sofi langsung memanggil anak-anaknya untuk makan siang bersama

"Pipu,Kenan,Kenji sini nak makan dulu" ucap sofi yang sedang menyiapkan makanan

"Assalamualaikum mam" ucap Angga yang baru pulang kerja langsung mencium tangan Sofi

"Walaikumsalam, makan dulu ayo" ucap Sofi

"Iya, mama nggak kerja" tanya Angga

"Nggak, mama ambil cuti buat ngurusin Adam dulu kasian pipu"

"Loh udah pulang ngga" tanya Zara yang baru bergabung langsung mencium tangan suaminya

"Iya baru aja, lagi sepi penumpang" ucap Angga

"GPP bersyukur aja Sama Allah siapa tau besok rame penumpangnya" ucap Sofi

"Amiin" ucap Angga

"Mamam" ucap Kenan dan Kenji yang baru saja bergabung

"Mau sama apa nak makanya" tanya sofi kepada kedua anaknya

"Mau sama sup aja" ucap Kenan

"Kenji juga" ucap Kenjiro

"Udah nih abisin ya" ucap Sofi yang hanya di angguki oleh kedua anaknya

"Loh Adam kamu tinggali Ra" ucap Angga di sela makanya yang di siapkan oleh Zara tadi

"Iya,GPP aku taro di box bayinya dia tadi jadi aman" ucap Zara

"Oh aku kira di ranjang takut jatoh"

"Ya nggak lah,aku juga tau kali"

"Assalamualaikum semuanya" ucap kyla yang baru saja pulang

"Walaikumsalam" ucap semuanya

"Loh udah pulang, gimana ca di terima nggak" tanya Sofi

"Alhamdulillah di terima mam,,,,aaaaahhhhh Caca seneng banget,ini juga berkat doa mamam makanya Caca di terima" ucap kyla berteriak dan memeluk sofi kegirangan

"Wah hebat anak mama, selamat ya nak" ucap Sofi membalas pelukan anaknya

"Berisik tau nggak Lo, nanti kalau anak gue bangun gimana" ucap Zara

"Ya maaf saking senengnya gue jadi nggak ingat kalau Ada bayi di sini" ucap kyla

"nggak percaya gue kalau Lo di terima paling-paling di sogok sama Lo biar di terima" ledek Zara

"Enak aja sorry ya gue mah nggak pernah main sogok-sogokan, Emang dasarnya aja gue udah pinter dari orok, bilang aja Lo sirik" ucap kyla menjulurkan lidahnya kearah Zara

"Iih siapa juga yang sirik"

"Udah Ra, nggak boleh gitu ah sama kakak sendiri, selamat ya ca" ucap angga mengelus pundak istrinya

"Iya makasih Angga, lo nggak ngasih gue selamat gitu" ucap kyla kepada Zara

"Selamat Caca" ucap Zara males

"Kayak nggak ikhlas gitu" ucap kyla

Seketika Zara langsung memeluk kyla
"Ca, maafin gue ya tadi gue cuman becanda, sekali lagi selamat ya gue percaya ko kalau Lo tuh bisa,gue nggak bisa banggain mamam, setidaknya Lo yang bisa bikin mamam dan papap bahagia/bangga dengan Lo masuk universitas terbaik di Korea"

"Iya tadi juga gue becanda, makasih banyak ya pip, jangan ngomong kayak gitu kita sama-sama bikin mamam dan papap bangga" ucap kyla membalas pelukan adiknya

Keluarga kecil ZaranggaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang