Lian POV
Di sinilah Lian berada ..
Ditempat pelatihan para prajurit .
Lian melihat para perajurit yang sedang berlatih pedang . Menurutnya latihan para prajurit itu terdapat banyak celah , dan membosankan .
Cih . Dia berdecih malas.
" Permainan pedang yang payah" guman lian yang masih dapat didengar oleh para dayang dan prajurit di sekitarnya.
" Hormat hamba permaisuri " hormat jendral Ki . Dia baru sadar bahwa di sana sedang ada Lian.
" Mm ... " Ide licik muncul di otak cerdas Lian . Smrik muncul dibibir cantiknya.
" Ah jendral Ki . Ku rasa latihan para prajurit itu sangat payah . Banyak sekali celah dipermainan pedang mereka . " Ucap Lian pedas
( Ah jangan lupakan Lian mempunyai mulut yang pedas jika bicara )
Jendral Ki menggeram marah . Dia tidak trima , karena dialah yang melatih para prajurit itu. Dia adalah jendral Ki seorang jendral yang terkuat di kekaisaran ini . Bagaimana bisa ada seorang sampah yang mengatakan hal itu . Dia tidak trima : pikir jendral Ki
" Apa maksut anda permaisuri ? Saya sendiri yang telah melatih mereka . Bahkan mereka adalah prajurit terlatih yang ditakuti di benua ini . Setiap peperangan yang mereka lakukan pasti mereka menangkan . "
Lian tersenyum remeh . Oh ayolah mereka adalah prajurit yang ditakuti . Heh yang benar saja . Pikirnya.
" Ooh benarkah , baiklah bagaimana kalau kau melawan pedang dengan ku ?" Tanya Lian remeh
Jendral Ki yang mendengar itu pun berdecak remeh . Bagaimana bisa permaisuri sampah seperti Lian bisa mempunyai pikiran seperti itu untuk melawannya .
Para prajurit dan dayang yang sedari tadi mendengar kan permbicaraan Lian dan jendral Ki terkejut dengan apa yang dikatakan Lian .
Bagaimana bisa permaisuri menantang jendral Ki untuk bermain pedang. Pikir mereka tak habis pikir.
" Hamba tidak bisa permaisuri. Bagaimana jika permaisuri terluka?" Tolak jendral Ki
" Heh apa kau takut dengan ku Hem ?. " Ejek Lian memanas manassi jendral Ki
" Mei mei apa kau yakin bagaimana jika kau terluka? " Tanya Yon berbisik yang sedari tadi sudah kawatir dengan Lian yang menantang jendral Ki .
" Kau tenang saja jie jie . Aku akan baik baik saja , kau tidak perlu kawatir . Percayalah kepada mei mei mu ini " balas Lian berbisik
" Hahh baiklah Mei mei kau harus hati hati ." Pasrah Yon . Karena dia tau permaisuri nya ini sangat lah keras kepala.
"Bagaimana jendral?" Tanya Lian
Jendral Ki yang tidak suka diremehkan pun menyetujui tawaran Lian .
" Baiklah permaisuri saya setuju " ucap jendral Ki
" Baiklah mari kita bertarung" Lian
_
Lian dan jendral Ki sudah siap diposisi mereka . Dengan Lian yang bersikap tenang dan berwajah datar dia sudah siap dengan pedang ditangannya . Dia akan menunjukkan kalau dia bukan lah sampah , dia merasa kesal dengan jendral Ki yang menatapnya remeh . Dan pertarungan ini akan dia gunakan untuk membuktikan bahwa dia bukanlah sampah.
Dan tanpa disadari olehnya kaisar Xian yang tidak sengaja lewat ditempat pelatihan. Sedang memperhatikan apa yang dilakukan oleh Lian .
Xian ingin melihat apakah permaisuri nya itu benar benar bisa bermain pedang. Dilihat dari cara Lian memegang pedang dan posisinya yang benar benar terlihat seperti orang yang sudah pandai bermain pedang.
SRINGG..
Suara pedang yang bersentuhan .
Membuat keadaan semakin tegang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi Permaisuri
RandomKhensya Arana Al Birt Seorang jenderal di abat 21 harus bertransmisi ketubuh seorang Permaisuri , Liu Wi Lian . Permaisuri di kekaisaran Ling . Istri dari Kaisar Ling Zhi Xuan . Permaisuri Lian harus mati yang ternyata sedang mengandung. Kemati...
