Dalam benak terlukis warna-warni
Membuat tubuh menari-nari
Pukulan menyerbu menghantam kulit
Realita yang terasa sakit
Tak mengacuhkan diri yang mimpinya masih dirakit
Satu, dua, tiga
Tubuh bergeliat menghancurkan asa
Keringat bercucuran hanya meraba
Tak disangka matinya warna-warni dalam kepala
Asa hanya sekadar asa
Entah siapa dan kenapa
Asa remuk tak bersisa
Menatap impian berubah menjadi beling kaca
Rainyshaa
KAMU SEDANG MEMBACA
Bising
PoésieKepala penuh dengan kebisingan. Suara-suara asing memenuhi isi kepala. Suara-suara menyebalkan berbisik di telinga. Bising. Teramat bising hingga aku ingin berteriak meminta mereka berhenti bersahut-sahutan dalam kepala. Awal di-publish : 05 Maret 2...
