Happy Reading
*
⚠️ tw : intimate moment
*
*
*Ckrek!
Ckrek!
Ckrek!
Bunyi kamera diikuti cahaya blitz iringi gerakan Hyunjin yang sedang berpose bersama partnernya. Konsep pemotretan kali ini agak vulgar sebenarnya dilihat dari pakaian Hyunjin dan si partner yang lebih banyak perlihatkan kulit dibanding tutupi kulit.
Kostum yang dikenakan Hyunjin kali ini hanya berupa jubah tidur tipis dan sedikit transparan, perlihatkan lekuk tubuhnya dengan jelas. Bahkan dari jarak sedemikian pun bisa terlihat otot perut Hyunjin yang jarang tersorot itu.
Tak hanya Hyunjin partner pemotretannya pun juga kenakan pakaian yang sangat terbuka. Sama-sama kenakan jubah tidur senada, yang membedakan hanya jubah itu tak diikat hingga tubuh polosnya terekspos didepan kamera. Parahnya lagi, dibalik jubah itu sang model pun tampil topless dan hanya kenakan celana dalam hitam yang terkadang mengintip malu-malu dari balik jubah.
Hyunjin berani bersumpah ini adalah konsep pemotretan paling explicit yang pernah ia lakukan. Mana ia harus berpose intim pula dengan sang lawan.
Meski gugup dan pikirannya melayang kemana-mana, Hyunjin sebagai model profesional berusaha pertahankan keprofesionalannya. Dengan terampil ia berkali-kali ubah ekspresi serta pose-posenya. Sesekali Hyunjin akan bantu lawannya berpose saat dirasanya pose sang lawan kaku.
Sang fotografer pun makin bersemangat melihat interaksi itu. Ia merasa tak perlu mengatur pose sang model lagi lantaran pose yang diberikan oleh dua modelnya nampak begitu natural dan sesuai dengan ekspektasinya.
Tangan Hyunjin menjalar, meraba permukaan kulit perut sang partner dengan sensual sebelum terhenti tepat dibawah pusar partner berfotonya.
"Nghh," sedikit menyeringai kala mendengar partnernya melenguh pelan akibat sentuhannya.
Sebelah tangan pun tak tinggal diam, ikut meraba menelusuri kulit putih sosok dalam dekapannya hingga mendarat dipaha polos partnernya. Lagi-lagi lenguhan tertahan bisa didengar Hyunjin dari jarak sedekat itu.
"Menghadap ke arahku," bisik Hyunjin tepat ditelinga sang partner sembari kecup singkat telinganya.
Sang partner menurut, menoleh kearah samping dan temukan Hyunjin yang sandarkan kepala dipundaknya dengan wajah menghadap kearahnya. Terlalu dekat, bahkan keduanya bisa rasakan nafas hangat satu sama lain menerpa wajah masing-masing.
"Cantik," puji Hyunjin pada partnernya dengan tulus buat sang partner tersenyum malu-malu.
Blitz!
Pancaran cahaya tadi seolah sadarkan Hyunjin dari kelakuannya barusan. Segera saja Hyunjin gelengkan kepala kecil. Tidak seharusnya ia kelepasan dengan partner modelnya. Harusnya ia bisa bersikap profesional dan tak terbawa perasaan seperti barusan.
Ingatannya tentang diskusinya mengenai konsep pemotretan ini bersama Felix beberapa hari lalu terlintas diingatannya. Awalnya Felix menolak mentah-mentah konsep yang akan dijalani oleh Hyunjin. Namun Hyunjin berkeras, alasannya agar Hyunjin bisa mendapat pengalaman baru.
"Kau tak memikirkan perasaanku nanti jika kau tetap keukeuh berfoto seperti ini, Hyun?"
Ucapan Felix kala itu sadarkan Hyunjin seketika. Ah, Hyunjin bahkan sampai abai pada perasaan Felix demi pengambilan gambar kali ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
Get Married ʰʸᵘⁿˡⁱˣ
FanfictionKejutan kecil Hyunjin untuk Felix. Warn! BxB Homophobic stay away! -- By : Zee Charl © 1 Oct 2021