Omake! Momen

480 72 8
                                        

Di rekomendasikan sambil mendengarkan lagu berjudul :

Momen, song by Daun Jatuh

_________________________________________

31 Desember 2020,

Ku hentakkan kaki pada lantai villa ini. Menuju sebuah ruangan dengan banyaknya penghuni.

Mereka keluargaku, Anggota ASEAN tepatnya.

Kami sedang berlibur akhir tahun. Menunggu kembang api di luncurkan di langit malam.

Tepatnya sekarang jam 22.45 malam.

Lagi-lagi Mal ribut dengan Singa. Padahal mereka pernah satu atap.

Phil yang sibuk selfie seperti biasa.

Thai dan Vivi yang bertingkah biasa saja.

Aku segera duduk di sofa dengan mereka. Aku duduk di samping Vivi.

"Abang." Mal memanggil.

"Kenapa?"

"Tadi ada ibu-ibu datang kemari, nitipin ini ke abang." Ucap Mal sembari mengambil satu buku besar.

Ku ambil buku itu dari tangannya.

"Ibu-ibu? Siapa? Kok abang bisa ga tau?" Ucapku sambil sedikit membersihkan cover buku yang sedikit berdebu itu.

"Gak tau deh bang. Ibu itu juga tiba-tiba pulang saat udah nitipin itu buku." Jelas Mal.

"Nama ibu itu siapa?" Tanyaku.

"Dia gak ngasih tau namanya sih.." jawab Mal.

Aku hanya mengangguk. Perlahan aku membuka buku itu.

Sungguh terkejut bukan main isinya.

"..Tapi ibu itu mengaku sebagai ibu dari mendiang (name)" sambung Mal dengan volume suara yanh kecil.

Ini album.

Album foto (name).

Dari bayi hingga berkeriput. Tak lupa ada aku disana.

Lembar pertama adalah foto-foto bayi (name). Begitu menggemaskan ia.

Aku masih ingat suara tangis pertamanya. Begitu nyaring.

Namun tak lupa juga bahwa disaat ia tertidur sangatlah menggemaskan.

"Album fotonya (name)? Kenapa dikasih ke kamu, Dir?" Tanya Vivi.

"Aku juga gak tau." Jawabku juga sama bingungnya.

"Ih, (name) waktu kecil lucu banget!" Ucap Phil.

"Mana ada bayi yang gak lucu ya Phil." Ucap Singa.

"Eh liat deh, itu ada foto bang Dirga gendong bayi (name)" kata Mal sambil nunjuk satu foto disana.

Benar, ada aku disana.

Menggendong (name).

Fotonya sudah tak begitu jelas, hitam putih dan mulai ngelopek.

Namun aku tau itu sosokku.

Ku coba buka halaman kedua.

(Name) sedang seragam sekolah dasarnya.

Disana ada pula fotoku dengannya.

Tubuhnya yang kecil itu masih mampu ku gendong. Ia nampak senang di foto itu.

"Itu (name) waktu sekolah dasar kah?" Tanya Thai padaku.

RumpangCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang