Rinai hujan satu persatu berjatuhan
Membawa ketenangan serta kerinduan
Pikiran berkelana, teringat akan kenangan
Tentang kamu yang telah jauh dari jangkauan
Irama rintik hujan mengalun dengan merdu
Menemani sepiku dan kalbu yang merindu
Laksana kamar yang tak ada sorot lampu
Duniaku terasa gelap tanpa kehadiranmu
Telah lama, waktu tak mempertemukan
Jalan kita berbeda dalam mencapai impian
Jarak membentang, raga kita terpisahkan
Di sini, daku hanya mampu untuk mendoakan
Kita dan jarak tak lagi menemui titik temu
Luka di hati setiap hari menganga akibat rindu
Meski seringkali lelah, aku 'kan tetap menunggu
Menanti kehadiran mu dengan setia di ujung waktu
-Sendu
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruang Suara
PoesíaKetika tak ada manusia 'tuk berbagi cerita, tulisan menjadi pelampiasan menuangkan semuanya. Jangan lupa tinggalkan jejak, Kawan! Selamat membaca dan menikmati!❤️
