"Anila malam menusuk daksa, kenangan bersamanya berputar di kepala. Sesak kembali terasa dan rindu tiba-tiba ada. Sebening embun luruh dari netra, berharap kita 'kan bersama. Tuan, apakah kau merasakan rindu yang sama?"
-Sendu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruang Suara
PoesiaKetika tak ada manusia 'tuk berbagi cerita, tulisan menjadi pelampiasan menuangkan semuanya. Jangan lupa tinggalkan jejak, Kawan! Selamat membaca dan menikmati!❤️
