BERMUKA DUA

9 2 0
                                        

Di pagi yang cerah, Nella dan Soo hoo membuka jendela kamar masing masing.

"Akhirnya sudah pagi" Seru soo hoo sambil membuka jendela dan menyambut sangat mentari memasuki kamarnya.

Berbeda dengan Nella, ia sudah rapih pagi pagi karena ada urusan penting dengan Rana.

"Permisi, Nella" Panggil Rana.

"Iya, sebentar"

"Sayang, kau mau kemana?" Tanya Lettha.

"Aku ada urusan mom dengan Rana"

"Kau tidak mau sarapan dulu?"

"Tidak usah mom"

"Ya sudah hati hati ya"

"Iya"

Nella pun pergi dengan Rana.

"Hei kalian, lama sekali ini sudah jam berapa?" Tanya Tesla dengan ketus.

"Ini masih belum telat" Jawab Rana dengan ketus.

"Belajar tepat waktu" Sindir Tesla kepada Nella.

"Waktunya masih lama, ini baru jam 7 kita berangkat jam 8 apa aku masih kurang tepat waktu?" Jawab Nella dengan muka kesal.

"Heh, nenek lampir. jangan sok memerintah kita deh. urus tuh dirimu sendiri" Sindir Rana.

"Berisik kau"

"Sudah sudah jangan bertengkar, lebih baik kita tunggu Lena" Ucap Nella sambil memisahkan mereka.

"Lena juga gak ada disiplin nya sekali, tidak ada rasa empati" Ucap Tesla menyindir Lena.

"Hei kau, Nella. Cepat telpon Lena SEKARANG!!!!" Bentak Tesla sambil menunjuk Nella.

"SIAPA KAU?! BERANI YA KAU MEMBENTAK KU PAGI PAGI!!"

Nella sudah tidak tahan dengan kelakuan Tesla yang keterlaluan.

Rana tidak terima Nella dibentak oleh Tesla.

"B**NGSEK KAU BERANI YA BENTAK BENTAK SAHABATKU?"

"M-maaf a-aku-

"JANGAN PURA PURA GUGUP KAU, DASAR PECUNDANG" Bentak Soo hoo sambil berjalan menuju Tesla.

Plaak

Tamparan dari Soo hoo membuat pipi Tesla merah.

"Sekali lagi kau seperti itu dengan sahabatku, tidak akan ku ampuni kau. KU BUAT KAU HINGGA BONYOK DAN TERKUBUR DALAM TANAH"

Soo hoo tidak suka jika ada orang yang bermain fisik dengan sahabat kecilnya.

"Jangan berharap orang akan menyeberangi samudera untukmu jika kamu saja tidak mau melompati sebuah kubangan untuk mereka"

Semua orang terkejut mendengar sindiran Soo hoo yang sangat menusuk hati.

"Nel, maafkan aku. Aku kesal karena ulah adikku" Mohon Tesla kepada Nella.

"Semudah itu kah kau meminta maaf kepadaku? Semudah itu kah caramu mengembalikan serpihan hatiku yang hancur? Dan dengan semudah itu kah kau mengembalikan perasaan malu ku dibentak bentak di didepan umum dengan kata kata maaf?"

"Bukan itu maksudku Nel, aku hanya ingin mengetes kau itu pemarah atau tidak?"

"Omong kosong, aku tahu semua itu dari Rana. Kau membicarakan dibelakangku dan kau menghina keadaan ekonomi ku"

"Memang kau siapa? Apa kurang mewah ulang tahunku? Aku menyesal berteman denganmu, aku sangat menyesal memiliki teman sepertimu"

"Aku.... Hiks.... Aku membencimu.... Hiks... Aku sangat membencimu TESLA"

rahasia terbesar sahabat Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang