Di pagi yang cerah Kirana sedang bersiap siap untuk ke sekolah.
"Rana,sarapan dulu yaaa bunda sudah siapkan" ujar sang bunda.
"Tak usah Bun,Rana takut telat kesekolah"
"Yasudah bunda bawakan bekal saja untukmu yaa"
"Baik Bun"
Sembari menunggu bekal,Rana memakai kaos kaki tetapi....
NGIIIINGG
"Ya Tuhan,kenapa sakit sekali kepalaku dan kenapa perutku sakit juga" ucap Rana dalam hati.
"Rana ini bekalnya nak"
Rana hanya diam dan meringis.
"Rana sayang kamu kenapa?"
"Tidak apa apa Bun,hanya pusing sedikit dan sedikit sakit perut"
"Kamu kuat untuk ke sekolah?"
"Kuat bun"
"Baiklah hati hati sayang"
"Iya Bun"
Akhirnya Rana pun berangkat ke sekolah.
Di sekolah
"Morning Rana" sapa nela.
Rana hanya melambaikan tangan dengan muka lemas.
"Rana,are you ok?" Tanya nela dengan muka panik.
"Iya nel gapapa kok cuma agak pusing dan perutku agak sakit sedikit tumben nihh"
"Kenapa kau masuk sekolah?kan kau lagi sakit"
"Gapapa kok sekolah kan penting"
"Iya siii tapi kan kesehatanmu lebih penting Rana"
"Hmmm sudahlah aku tidak apa apa kok santai aja"
"Hadehhh baiklah kalau ada apa apa panggil aku yaaa"
"Heem"
Bel sekolah pun berbunyi semua murid masuk ke kelas masing masing.
Bu helma adalah guru matematika yang terkenal killer.
Saat Bu helma menjelaskan Rana tertidur karena tak kuat menahan sakit perut dan kepalanya.
Bu helma melihat Rana yang sedang tertidur pulas pun menghampiri nya.
*Tuk tuk tuk*
"Hei Kirana kenapa kau tertidur disaat saya sedang menjelaskan?"
Rana tidak menjawab ia tetap tertidur namun wajah nya merah.
"Ehhhh Kirana,kau kenapa?hello Kirana apa kau dengar saya?"
Anella dengan panik menghampiri meja Rana.
"Rana,kau kenapa?Rana?"
Nella pun memegang kening Rana.
"Astaga Bu,kening Rana panas sekali" ucap nela.
Bu helma pun ikut memegang kening Rana.
"Ehhhh ya ampun Kirana panas sekali keningmu nak"
"Nela,panggilkan dokter di UKS yaa nak kita bopong dia. Yang lain diam dulu sebentar kalau kalian tidak diam saya kasih kalian tugas 200 halaman"
Semua murid pun terdiam dan Nella pun lari ke UKS.
"Selamat pagi permisi Bu dokter teman saya pingsan di kelas dan badannya sangat panas"
"Pagi nel,oke saya kesana yaaa kita ambil tandu dulu"
Akhirnya dokter pun mengambil tandu dan bergegas ke kelas Nella.
KAMU SEDANG MEMBACA
rahasia terbesar sahabat
FantasiAku adalah anak keturunan campuran Korea dan indo. Dan aku memiliki rahasia yang hanya diketahui oleh pembully ku. Apa jadinya jika seorang pembully mengetahui rahasia terbesar orang yang dibully dan ia menjadi berubah drastis? ingin tahu apa yang...
