sahabat sejati

9 2 0
                                        

Setelah Nella bercerita dengan Rana, Rana membawa Nella kerumahnya.

"Assalamu'alaikum" Salam Rana.

"Waalaikumsalam" Ucap karnia dan kaivan.

"Ma, pa perkenalkan ini Anella sahabat aku. Ia ingin menginap beberapa hari disini. Nanti ku ceritakan"

"Hai, om tante. Izin menginap ya disini"

"Halo Nella, iya silahkan. Eh iya tante mamanya Rana kau bisa memanggil tante Nia"

"Halo Nella, om itu papanya Rana. Kau bisa memanggil om Ivan"

"Hai om Ivan, tante Nia salam kenal"

"Yasudah Sayang, kau antarkan Nella ke kamarnya ya" Ucap Nia.

"Siap ma"

Akhirnya Rana mengantarkan Nella ke kamar tamu.

"Ini kamar untukmu, silahkan masuk"

"Terimakasih Rana"

"Iya, kamar mandinya ada didalam kamar dan nanti jam 12 kau turun ya dan makan siang"

"Baiklah"

"Ya sudah ku tinggal dulu ya, jika kau mencariku aku ada di bawah atau tidak ada dikamar. Itu kamarku di samping ruang keluarga" Ucap Rana sambil menunjuk kamarnya.

"Baiklah, terimakasih"

Akhirnya Nella beristirahat di kamar, ia duduk dekat jendela sambil melihat langit.

"Langit....
Bisakah kau turunkan hujan dengan petir?
Aku ingin menangis tanpa terlihat dan aku ingin menjerit tanpa terdengar" Ucap Nella dalam batin.

Sementara itu di ruang tamu Rana.

"Rana, itu temanmu kenapa?" Tanya Nia dengan penasaran.

"Hmm......yasudah ku ceritakan ya"

"Baiklah"

Akhirnya Rana menceritakan apa yang terjadi dengan Nella.

"Owh jadi gitu ceritanya"

"Iya ma"

"Eh Rana, panggil Nella sudah jam makan siang nii"

"Baik boss, laksanakan"

Rana pun memanggil Nella.

"Nel, ayo makan. Sudah jam makan siang"

"Baik Rana, aku turun sekarang"

Akhirnya mereka berdua turun kebawah dan makan siang.

"Nella, mari makan" Ucap Nia dengan senyum.

"Iya tante"

"Nel, tante sudah mendengar semua ceritamu, jika kau tahu kalau menjadi kakak baru itu banyak tantangan dan harus memiliki hati yang kuat. Tante dulu juga sepertimu, tetapi tante memaafkan perlahan lahan"

"Dulu sebelum ada adikku aku memiliki keluarga yang harmonis, tetapi sekarang aku selalu disuruh suruh. Tidak mengenal waktu dan tidak melihatku sedang sibuk. Aku juga memiliki kesibukan sendiri, aku juga anak kandung mereka. Aku hadir di dunia bukan untuk menjadi pembantu tetapi aku hidup di dunia untuk menjadi seseorang yang butuh bimbingan yang benar dan keadilan"

"Seharusnya keluarga menjadi tempat kita untuk berlindung, tetapi seringnya keluarga menjadi tempat kita menemukan rasa sakit hati yang mendalam" Ucap Nella sambil menangis.

"Kau boleh menangis sepuasnya, karena apa?" Tanya Nia.

"Karena.....
Orang yang menangis bukan karena lemah. Tetapi, mereka menangis karena telah berusaha kuat dalam waktu yang lama"

rahasia terbesar sahabat Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang