Kiss Maniac - (Boikai)

1.8K 79 0
                                        

Suatu sore sepulang sekolah Boboiboy, Gopal, Fang, Kaizo, dan Sai berkumpul di kedai Kakek Aba. Perkumpulan itu didasari oleh ajakan Gopal.

"Jadi?" Tanya Kaizo.

"Kenapa kamu ngajak kita ke sini dah?" Tanya Fang.

"Di kedaiku pula. Dimana kamu yang statusnya tamu sekaligus penghutang akut bisa mesen seenak jidat tanpa diitung utang." Ujar Boboiboy sambil menyilangkan tangannya di dada dengan wajah kusut.

"Aku turut prihatin." Timpal Sai sambil menepuk bahu Boboiboy.

"Hei, aku nggak sebusuk itu." Gopal sedikit tidak terima dengan tudingan Boboiboy.

"Tapi itu emang bener tujuan kamu kan?" Timpal Fang.

"Bener sih. Hehehe." Gopal cengar-cengir sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.

"Ampas." Umpat Kaizo.

"Ya udah. Intinya kamu ngajakin kita ke sini buat apaan dah?" Tanya Boboiboy.

"Jadi gini, guys. Kita kalo hangout kan biasanya sama yang cewek-cewek terus." Gopal meminum hot chocolatenya kemudian bertopang dagu di meja. "Jadi aku pengen ngajak kalian bikin event sendiri di rumahku khusus buat yang cowok-cowoknya aja. Mumpung ayahku lagi pergi ke rumah kerabat." Gopal tersenyum simpul.

"Om Kumar emang baliknya kapan?" Tanya Boboiboy.

"Bulan depan." Jawab Gopal.

"Pantes kamu seneng banget seharian ini di sekolah. Ternyata ini alasannya." Timpal Fang.

"Hehehehe. Jadi pokoknya aku undang kalian malem sabtu ini buat nginep ya! Jangan lupa bawain makanan yang banyak!" Seru Gopal.

"Dimana-mana tuan rumah yang ngejamu. Ini malah minta dijamu." Timpal Sai.

"Tuan rumahnya ampas soalnya." Kaizo memutar bola matanya malas. "Ini udah selesai kan? Kalo udah aku mau balik lagi ke sekolah. Ada rapat OSIS."

"Bentar lagi sertijab kan? Bakal ada pemilihan juga." Timpal Fang.

"Kandidatnya udah pasti Boboiboy sama Yaya. Nah, kakak kira-kira mau pilih yang mana?" Tanya Gopal.

"Interview aja belum diadain boro-boro mikir buat milih." Jawab Kaizo.

"Aku saranin kakak pilih dia aja." Gopal menarik Boboiboy kemudian menyodorkannya di depan Kaizo. "Kalo kakak pilih Yaya pasti bakal ada acara bagi-bagi biskuit dari pas kampanye sampe voting. Jadi alangkah baiknya dia langsung diblacklist di interview. Ini demi kesejahteraan pencernaan semua orang, kak."

Wajah Kaizo langsung memucat begitu membayangkan apa yang dikatakan Gopal.

"Akan kupikirkan." Kaizo mengusak rambutnya seraya menghela napas.

🎈

Pada malam sabtu sesuai rencana para remaja laki-laki itu berkumpul di rumah Gopal. Acara menginap mereka dimulai dengan menonton film di ruang tamu.

Setelah menyiapkan dua ember popcorn dan lima gelas ice chocolate mereka mengambil tempat duduk.

"Boboiboy, duduk di sini!" Gopal menunjuk tempat kosong di tengah-tengah mereka. "Leader kita harus di tengah dong!"

"Bukan karena leader tapi buat jadi pembatas tinggi standar sama tinggi tiang berhubung dia paling pendek. Hahahaha." Ejek Fang.

"Meski nggak setinggi yang lain seenggaknya aku bukan maniak popularitas." Balas Boboiboy sambil berusaha tetap tersenyum menahan geram.

Fang menjadi kesal mendengar balasan ejekan dari Boboiboy. Diam-diam ia mendapat ide. Saat Boboiboy sudah hampir mencapai tempat duduknya ia mendorong Boboiboy untuk membuatnya tersungkur dan malu pada akhirnya.

Boyfriend (REQUEST DI PROFILE)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang