Si X

879 144 53
                                    

yaampun, vote nya turun drastis pls, jadi malas nulis

rasanya pingin ku drop aja nih cerita, biar digantungin kek pajangan

au ah

chapter ini kalau votenya nggak membaik off dulu, nggak mood lihatnya

***

di malam yg gelap

terdapat atsumu sedang atau lebih tepatnya masih tertidur di ranjang rumah sakit

saat ini, osamu lia maupun shinsuke tidak dapat menemani karena ada masalah tersendiri

sebuah langkah high heels terdengar di lorong rumah sakit, seorang suster membawa nampan pasien yg berisikan suntik dan juga beberapa bahan lainnya

suster tersebut masuk kedalam sebuah bilik pasien dengan hati hati agar tidak menimbulkan suara

"k-kiyoomi" gumam atsumu

suster tersebut mengepalkan tangannya, dia meletakkan nampannya di samping ranjang dan menatap datar atsumu

suntikan yg dibawa sang suster mulai ditusukkan ke infus dan menjalan masuk kedalam tubuh atsumu

sengiran dingin terpancarkan saat melihat wajah, lebih tepatna tubuh atsumu

atsumu yg awalnya masih ada didalam mimpinya perlahan-lahan membuka mata

"dokter... aku dimana?" tanya atsumu dengan suara pelan

suster tersebut yg awalnya memasang raut wajah dingin berubah menjadi senyuman manis

"tuan pasien, anda sedang ada dirumah sakit... anda mengalami kecelakaan 2 bulan yg lalu dan koma selama itu... oh iya, ingatan anda pasti tidak dapat mengingatnya, kepala anda saat itu cedera sehingga beberapa ingatan anda buram... sedikit informasi, korban kecelakaan ini ada dua orang, pertama anda miya atsumu dan juga satu pria lagi bernama sakusa kiyoomi" jelas sang suster, ck mari kita panggil Si X saja

atsumu langsung terduduk dan dia langsung meringis dengan pergerakan nya yg mendadak

"k-kiyoomi bagaimana?! apa - apa dia baik baik saja?!!" ucap atsumu dengan panik

aneh, bagaimana orang yg baru bangun koma menanyakan orang lain yg bahkan mungkin tidak memedulikannya tanpa memikirkan diri sendiri, pikir si X

Si X langsung memasang raut sedih dan berkata "ma-maaf, rumah sakit sudah semaksimal mungkin tapi...dia sudah kembali ke langit"

tubuh atsumu mendadak kaku dan bergetar, tangannya berusaha meraih ujung baju Si X

"i-ITU SEMUA BOHONGKAN?! TOLONG KATAKAN PADA KU!!" teriak atsumu

Si X menjauhkan dirinya dari atsumu, membuat atsumu yg condong ke arah Si X terjatuh dari ranjang

pandangan atsumu menjadi sangat buram, dia berusaha meminta bantuan kepada si X namun hanya dipandang dengan datar

Deg

"ARGGGGG" rintih atsumu

atsumu mencengkram dadanya, rasa sakit didadanya sangat menyiksa untuk tubuh atsumu

"oya? apa racunnya sudah bereaksi...? kalau begitu, sudah waktunya aku pergi" ucap Si X

Si X meninggalkan atsumu yg masih merintih kesakitan karena racun yg masuk kedalam tubuhnya

Dia menelepon seseorang dan berkata " hapus semua jejak yg ada" perintah si X

"apa kau yakin dengan ini? bukankah dia akan mati??" 

DementiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang