02

0 0 0
                                    

Jam olahraga telah berakhir di kelas anya, dan semua anak murid perempuan XII IPA 1 sedang duduk di lapangan olahraga yang luas, sedangkan anak laki bermain permainan basket. dan tiba tiba......

"BUGHH" sebuah bola mendarat mulus di kepala anya

"ANYA LO GAPAPA?" semua murid yang melihat kejadian itu berhambur menghampiri anya yang tampak kesakitan sambil memegangi kepalanya

"kalian apa apaansih, kalo main ya main aja gausa sampe kena kepala orang juga" peringat alin, teman sekelas anya

"anya maafin gue, gue ga sengaja sumpah, kita ke uks dulu ya?" kata bian

Bian adalah ketua osis di sekolah tersebut, sekaligus anak dari rekan kerja ayah anya, dan kebetulan ia tidak sengaja mengenai bola ke kepala anya.

"lo gausa sok baik. Minggir, gue bisa sendiri" ia pun berjalan sempoyongan menuju UKS yang tidak berada jauh dari lapangan

Anya memang tidak menyukai bian, dikarenakan setiap pertemuan antara keluarga mereka, anya selalu saja dibanding bandingkan dengan bian yang jelas lebih unggul segala hal darinya, termasuk kepintaran

"lo gausa diem aja anjirr, kejer kek cepetan, udah lo juga yang ngenain tu bola" gio mendorong bian ke arah anya yang masih menuju UKS.

Bian pun bergegas berlari menyusul anya

******

"anya lu maafin gue kan, gue beneran ga sengaja" bian berujar sambil mulai mengoleskan minyak angin ke kepala anya

Merasa tidak nyaman, anya langsung merampas minyak angin tersebut, dan mengoleskan ke kepalanya sendiri. "udah lo pergi aja bi, gue ga kenapa kenapa kok, lagian cuman bola, gue ga selemah itu kali"

"tetep aja ini semua salah gue" tersirat nada khawatir yang bian lontarkan kepada anya

"PERGII BIAN" anya meninggikan nada suaranya

"okee gue pergi, habis ini ada pelajaran bu anggi, lo jangan sampe ga ke kelas" Bian tersenyum ramah kepada anya sambil memberikan tepukan kecil di bahunya sebelum pergi menjauh dari UKS.

Guys aku akui di part 1 sama 2 emg ngebosenin (bagi aku), dikarenakan masih dalam tahap pengenalan tokoh, tapi di part² selanjutnya bakal aku usahain untuk lebih dari ini. Jangan pernah bosen bosen buat baca ya makasii

wound with evilTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang