07; Ketauan── O OW

24 7 0
                                        

Keheningan melanda di sekitar Darren dan Gianna (meskipun nggak sepenuhnya hening, karena mereka berdua saat ini berada di cafe yang sangat ramai). Lagipula kok bisa-bisanya mereka berdua ada di sebuah cafe?

Jadi begini ceritanya; Sesaat setelah Gianna dan Jianna masuk ke dalam salon, ditambah dengan si bungsu yang teriak histeris (membuat mereka jadi pusat perhatian pengunjung salon), ketiganya pun dipanggil oleh Helen (pemilik salon+ orangtua dari Gianna & Jianna). Ketiganya di interogasi dengan berbagai pertanyaan, seperti: Alasan dibalik Jianna yang teriak-teriak heboh, mengapa Gianna melamun di tengah jalan dan alasan kenapa Darren yang terlalu fokus main ponsel (sebenarnya dia nggak ada salah sama sekali, intinya Ester tetap mau menyalahkan anaknya sendiri).

Setelah mendengar penjelasan ketiga remaja tersebut, kedua ibu-ibu yang entah sejak kapan (tiba-tiba) sudah menjadi akrab layaknya kawan lama itu akhirnya membuat sebuah keputusan, yaitu menyuruh kedua anak sulungnya untuk pergi nongkrong ke cafe (yang artinya Gianna sama Darren itu di usir secara halus). Sementara itu, Jianna yang kepingin ikut Gianna ke cafe (sekalian berharap bisa bolos nggak bantuin di salon) di tahan oleh Helen untuk membantu jaga bagian pembayaran.

Setelah sampai di depan cafe yang dimaksud, keduanya diam sejenak di depan pintu (untung sepi nggak ada yang mau lewat). Gianna melirik ke sebelahnya, gadis itu mengeryitkan kening saat melihat Darren seperti sedang meng-scan cafe yang akan mereka masuki. Untungnya kegiatan mereka berdua yang berdiam diri di depan pintu cafe nggak berlangsung lama, keduanya masuk ke dalam cafe dengan Darren sebagai orang yang jalan duluan meninggalkan Gianna yang setengah merengut karena cowok itu tiba-tiba aja jalan tanpa aba-aba.
Mereka berdua berdiri di depan meja panjang khusus pemesanan dan pembayaran yang di belakangnya telah berdiri wanita dewasa dengan wajah cantik dan tinggi yang jarang dimiliki oleh para perempuan lainnya. Wanita cantik itu tersenyum hangat, "halo selamat datang, mau pesan apa?"

Gianna membalas senyum penjaga kasir tersebut lalu mendongakkan kepala ke atas untuk melihat-lihat menu setelah berkata sebentar kepada penjaga kasirnya. Saking fokusnya Gianna yang memperhatikan menu yang disediakan oleh cafe tersebut, gadis itu sampai nggak sadar kalau sudah ada beberapa antrian di belakangnya. Darren yang berdiri di sampingnya sampai merasa jengah karena perempuan disebelahnya sangat lama menentukan pesanan.

"Jadinya lo mau pesan apa?" tanya Darren tiba-tiba membuat Gianna tersentak kaget, gadis itu merasa salah tingkah karena telah membuat semuanya menunggu, "lo udah pesen emangnya?" Gianna bertanya balik yang di tanggapi dengan sebuah anggukan kepala sekali membuat gadis itu membelalakkan matanya, sefokus itukah dirinya sampai nggak mendengar kalau cowok di sebelahnya itu sudah memesan sesuatu?!? Akhirnya tanpa perlu membuang banyak waktu lagi, Gianna pun mulai menyebutkan menu yang ingin dia pesan.

Penjaga kasir cantik yang ternyata memiliki nametag Yuliana itu tersenyum ramah lalu mulai menyebutkan total harga dari pesanannya. Gianna terhenyak saat mendengar harganya, perasaan menu yang dia pesan hanya dua macam dan harganya nggak terlalu mahal, tapi kenapa totalnya bisa sampai segitu? Atau jangan-jangan biaya pajaknya yang bikin mahal??

Meskipun di kepalanya dipenuhi oleh berbagai pertanyaan, Gianna tetap mengeluarkan duit dari dalam tas selempangnya namun ketika ingin menyodorkannya ke penjaga kasir dia keduluan oleh Darren yang telah memberikan sebuah kartu berwarna hitam.

Loh, loh, lohh???, batin Gianna shock karena di selak saat mau bayar ditambah lagi ini pertama kalinya dia melihat black card.

"bisa bayar pake ini, kan?" tanyanya dengan ekspresi datar. Yuli mengangguk lalu kembali tersenyum ramah, "bisa kok, kak," membuat Darren mengangguk lalu melirik ke arah perempuan yang berdiri di sebelahnya yang tengah melongo ke arahnya dengan tangan yang memegang uang tunai sebesar seratus ribu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 19, 2024 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

FLASHBACKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang