[I came back to see you]
Saat Takemichi berusia 14 tahun, kelas 2 Smp, pada tanggal 4 Juli 2006.
Sudut pandang Mikey.
Dipagi hari tepat nya jam 4 pagi, Takemichi berlari kecil melewati perumahan yang berada didekat dengan stasiun, dengan sebuah kotak yang berisikan 5 buah komik edisi terbaru kesukaan nya. Melewati rumah demi rumah, tanpa sadar Takemichi tak sengaja melewati rumah Mikey yang ternyata ada sang pemilik rumah sedang melakukan olahraga pagi.
Saat melewati gerbang Takemichi berhenti untuk mengambil pasokan nafas sebentar, berjalan pelan pelan, ingin nya lari lagi, tapi dada nya cepat sesak. Sesudah ia bernafas seperti biasa tiba-tiba seseorang membuka gerbang yang berada disamping Takemichi, hal itu sedikit membuat jantung Takemichi tak karuan.
"Apa yang kau lakukan Takemichi?" Yang membuka gerbang itu Mikey yang hanya memakai celana tanpa atasan nya, otomatis otot-otot kekar itu terlihat begitu erotis.
"Ahh itu... aku... " Ucap Takemichi sedikit gugup karena nafas nya belum sepenuhnya normal karena sempat terkejut sedikit akibat Mikey yang tiba-tiba membuka gerbang tepat disamping Takemichi.
"Hmm?" Mikey berdehem karena ingin Takemichi menjawab pertanyaan nya sesegera mungkin.
Mengenai komik edisi terbaru ini takemichi tidak ingin seseorang tau, termasuk ketua nya ini, karena malu. Tidak tau harus menjawab apa Takemichi memutuskan untuk berbohong.
"La-lari pagi"meskipun sedikit gagap ia tetap tersenyum sambil memamerkan lengan kiri nya, sedangkan lengan kanan ia sembunyikan komik.
"Dipagi-pagi buta begini?" Mikey tampak bingung, segitunya Takemichi ingin melampaui dia sampai lari di pagi buta begini?.
Terlebih lagi, ada kotak dengan tali yang Takemichi pegang ditangan kanannya.
Membuat Mikey tambah kebingungan.
"Seperti yang kau lihat, kenapa memangnya?" Jawaban Takemichi dengan nada normal tidak lagi gugup ataupun takut, bahkan dimata Mikey tatapan Takemichi menjadi melas.
Takemichi sudah menduga pasti Mikey akan merendahkan nya setelah ini, tentang tubuh nya yang 'lemah'.
"Apa kau yakin?, dengan tubuh mu yang lemah itu berlari dipagi-pagi buta begini?"
"..."
Takemichi tidak menjawab ia hanya melihat mikey yang sekali lagi masih di tatapan nya yang melas (menatap malas seakan sudah muak)
"Masih belum sadar tubuh mu itu lemah? Kalau pingsan aku tidak mau repot-repot membantu mu pfft-"
"..."
Takemichi menundukkan wajah nya kearah jalanan menahan sesak saat Mikey berkata 'tidak mau repot-repot membantu nya' lagi pula ia hanya berlari kecil, tidak sampai pingsan juga kan, omongan Mikey sudah keterlaluan dari sekedar 'bercanda'.
Maka dari itu Takemichi mulai bersikap dingin dengan orang yang memang tidak menyukai dirinya, Jika memang tidak suka kenapa mereka mau merekutnya ke geng? Apa mereka ingin menjadikan nya budak untuk membeli makanan atau pun sesuatu yang mereka butuhkan nanti?.
Sudah terlalu lama Takemichi menahan sesak, Mikey menghela nafas nya kasar, menatap takemichi sebentar lalu mengusir Takemichi dengan kasar.
"Ck!, pulang sana kalau pingsan ngerepotin!"
Pintu gerbang tertutup agak sedikit kencang karena bahan yang digunakan cukup berat untuk sekedar ditarik pelan (pintu nya terbuat dari kayu tebal).
"Padahal aku lari karena takut keabisan komik edisi terbaru didekat stasiun, untung masih tersisa 5 kalau aku tidak lari pasti sudah habis"
KAMU SEDANG MEMBACA
Don't run please (AllxTake)
RomanceSudah direvisi. Sifat Takemichi yang baik hati nan selalu peduli pada orang lain, membuat mereka tertarik. Karena rasa suka mereka pada Takemichi yang semakin hari semakin besar, sampai saat dimana mereka kesal melihat Takemichi bermesrahan dengan p...
