5

1K 67 5
                                        

[Run for your life]

Kegelapan memenuhi seisi ruangan, satu-satu nya penerangan yang Takemichi dapati hanyalah cahaya kecil yang menerangi dirinya, dari sana ia melihat bayangan putih, bayangan itu seperti berwujud manusia dengan asap yang berkeliaran tidak jelas dise...

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kegelapan memenuhi seisi ruangan, satu-satu nya penerangan yang Takemichi dapati hanyalah cahaya kecil yang menerangi dirinya, dari sana ia melihat bayangan putih, bayangan itu seperti berwujud manusia dengan asap yang berkeliaran tidak jelas disekitar nya. Terlepas dari bayangan putih, tiba-tiba saja seisi ruangan tersebut berubah menjadi ruangan putih penuh cahaya, bayangan berubah menjadi warna hitam, mengeluarkan suara lembut, memanggil Takemichi, seakan memintanya untuk mendekat, karena enggan untuk mendekatinya ia memutuskan untuk menjauh.

Takemichi berlari sekuat tenaga, tak perduli luka disekitar tubuhnya, yang ia pikirkan hanyalah, 'apa dia sudah mati?', beginikah dunia alam baka? sekarang apa yang harus ia lakukan?.

Diambang pelarian, kedua matanya membesar dan bergetar, tepat didepan muncul bayangan biru, bentuk tubuh nya tidak mirip dengan bayangan hitam, bentuk bayangan biru lebih seram dari bayangan hitam. Yang membuat bulu kuduk berdiri adalah, bayangan biru itu semakin lama mulai bertumbuh menjadi lebih besar.

Bayangan biru memiliki bentuk seperti manusia, namun ia mengeluarkan tanduk diatas kepala, serta mengeluarkan sesuatu di belakang punggung nya seperti sayap. Takut, Takemichi berlari menjauh dari bayangan biru, tanpa sadar kepala nya menabrak sesuatu, seperti tiang.

Dug!

"Aww!" Takemichi terbangun dari mimpi buruk nya, awalnya ia kira itu bukanlah mimpi namun nyatanya itu mimpi, ia terkejut bukan main ketika melihat seseorang sedang melihat kearahnya.

"Maaf sepertinya saya menyentilmu terlalu keras, apa kau baik-baik saja anak muda?", Itu tuan Tachibana, dentuman jantung semakin mengencang, Takemichi mengerang kesakitan, tuan Tachibana tak tega melihatnya lantas mengangkat tubuh Takemichi menuju rumah sakit terdekat.

Sesampainya di rumah sakit, Takemichi ditempatkan dikasur untuk sementara, karena tuan Tachibana ingin mengisi formulir pendaftaran ditemani oleh suster, sementara Takemichi mulai diperiksa oleh dokter. Dalam pemeriksaan Takemichi di diagnosis mengalami benturan pada bagian kepala, namun di bagian perut dekat perut nya terdapat bekas jahitan seperti bekas operasi pembersihan jantung dan usus.

"Tuan Tachibana, anda menemukannya dimana?"

"Saya menemukannya di bangku taman dekat apartemen saya, dia tertidur di bangku taman, saya kira hanya tidur biasa, saat membangunkan nya dia terlihat seperti ingin mati, apa ada masalah dengan nya?"

"Seperti nya dia baru dioperasi, bekas jahitan diperut nya, jahitan yang rapih, sepertinya operasi dilakukan 3 minggu yang lalu"

"Apa maksudmu?"

"Bekas jahitan ini, operasi pembersihan jantung dan usus, di lihat dari kerapihan jahitannya, seperti nya berasal dari Rumah sakit Luke's Internasional Hospital"

Tuan Tachibana tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, entah dari mana asal usul anak laki-laki ini, namun ia teringat istrinya sedang bekerjasama dengan panti asuhan dekat sekolah Tokyo, yang mungkin saja bisa merawat anak ini untuk sementara. Tuan Tachibana memutuskan untuk menghubungi sang istri, ia merasa tidak enak karena tidak bisa menjemput mereka di stasiun, lalu tak lama setelah itu sang istri datang bersama anak perempuan nya.

Don't run please (AllxTake)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang