[Is this all my fault?]
Saat ini Takemichi masih memeluk Hinata, tentu Draken dan yang lain langsung mengangkat kerah baju Takemichi, tarikan itu membuat leher depan nya tercekik membuat tubuh Takemichi melemas seketika.
"Tu-tunggu akhh sakit Draken"
"Hey hey ada apa ini, kau menyekiknya!"
Dari belakang mereka ayah Hinata dan juga ibu hinata menghentikan aksi mereka yang menarik paksa kerah baju Takemichi yang mengakibatkan leher Takemichi tercekik.
"Maaf tuan tapi dia bukan lagi pacar anak mu, sekarang dia milik kami, maaf telah menggangu acara pindahan kalian" ucap Draken sambil menundukkan kepala nya 90 derajat.
Masih dengan Takemichi yang berada tangan Draken, Mikey, Kazutora dan Sanzu tidak membungkuk mereka hanya menatap kedua orang tua Hinata dengan tatapan malas, saat Draken menegakkan kepalanya, ia langsung menggendong tubuh Takemichi ala bride style dan pergi dari sana, diikuti ke-3 teman nya dari belakang.
"Tunggu! ayah! Mereka memaksa Takemichi! Apa ayah tidak lihat? Takemichi sedang meminta pertolongan pada ayah, ayah lakukan sesuatu!"
"Apa ayah ingat? ayah pernah bertanya pada ku, siapa pelaku yang memukuli hina setiap pulang sekolah, Hina akan menjawab sekarang, mereka lah yang memukuli wajah hina!"
Langkah mereka mendadak berhenti, perlahan ke-4 nya menatap tajam kearah Hinata, sementara Takemichi yang masih berada digendongan Draken berusaha keras melepaskan tangan Draken dari punggung yang menahan bokongnya.
"Tidak Tuan Tachibana! Aku tidak apa apa, tolong jaga Hinata, lihat aku tidak apa apa, aku hanya ingin melihat Hinata itu saja, kumohon"
Niat awal mereka sebenarnya hanya ingin menangkap Takemichi yang berhasil kabur dari kediaman bonten. Tapi Hinata membocorkan kejadian dimana mereka memukuli wanita itu hanya karena hubungan romantis Takemichi dan Hinata, yang semakin hari membuat mereka semua merasa jengkel dan dipenuhi oleh kebencian yang membara.
Tidak ada gunanya membebaskan wanita itu, kenapa dari awal tidak mereka bunuh saja wanita pengganggu itu?
"Hinata dengar aku baik-baik saja, aku kesini hanya ingin memelukmu, kumohon" teriak Takemichi.
"Bukan hanya mereka ber-4 tapi masih banyak lagi, hina dipukuli hanya karena hina memiliki hubungan romantis dengan Takemichi, mungkin terdengar kurang masuk akal, tapi itulah alasan mereka memukuli hina hiks"
"Hina kumohon berhenti!"
"Bukan hanya Hina yang dipukuli, tetapi hiks...tetapi Takemichi juga ayah!, mereka memaksa Takemichi lalu melecehkannya!"
"Hiks... Hinata kumohon jangan membuat mereka marah"
Wanita itu harusnya tutup mulut, tidak ada gunanya Draken melepaskan wanita itu pada saat Mikey hampir mencabut kepala Hinata dari tubuhnya. Lagipula Hinata sudah memutuskan untuk tidak berhubungan lagi dengan takemichi, dan bukankah mereka sudah memberikan Hinata peringatan terbesar mereka.
'jika kau membocorkan semua perbuatan ku akan ku bunuh keluarga mu serta dirimu' sudah sejelas itu Sanzu memperingatinya, harusnya dengan ancaman yang mereka berikan itu mampu membuat Hinata bungkam, namun nyatanya, hina ingin keluarga benar-benar terbunuh.
"Jadi kalian orang-orang brengsek yang-"
Srek!
(Suara tebasan dikepala)
Teriakan yang begitu histeris mulai terdengar ditelinga Takemichi yang masih berada di gendong Draken, disaat Sanzu melayangkan pedangnya keatas, Takemichi langsung menyembunyikan dirinya didada bidang Draken, lalu setelah ia membuka kembali matanya, kepala tuan Tachibana sudah terlepas dari tubuhnya, serta darah yang mengalir deras dari leher tuan Tachibana membuat nya tampak sangat mengerikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Don't run please (AllxTake)
RomansaSudah direvisi. Sifat Takemichi yang baik hati nan selalu peduli pada orang lain, membuat mereka tertarik. Karena rasa suka mereka pada Takemichi yang semakin hari semakin besar, sampai saat dimana mereka kesal melihat Takemichi bermesrahan dengan p...
