"g..gue mau keluar" ucap arletha gugup
"Makasih ya kak" ucap zana dengan tersenyum
Melihat punggung arletha sudah hilang di balik pintu zana tersenyum lalu berusaha untuk berdiri karena dia merasa badannya sangat dingin dan dia masih menggunakan bajunya yang basah
Dengan sedikit tertatih zana menuju lemari baju nya dan mengambil baju piyamanya lalu zana melangkah menuju kamar mandi
Di luar arletha sedang bersandar di pintu kamar zana
"Semoga aja zana gak mikir aneh aneh" gumam arletha
Lalu arletha melangkah menjauhi kamar zana
________
Pagi ini arletha sedang duduk di meja makan dia sedang menyantap roti bakar nya sebelumnya arletha berangkat bekerja lalu arletha merasa ada seseorang sedang berjalan ke arahnya
Arletha menengok ke belakang dan dia melihat zana dengan muka yang sangat pucat
Zana melangkah menuju kulkas yang ada di dapur arletha masih memandang zana yang sedang mengambil susu coklat zana yang melihat arletha terus memandangi nya hanya bisa tersenyum dengan lemas
"Lu mau kemana?" Tanya Arletha
"A,, aku mau ke kampus kak"
Arletha merutuki dirinya karena bertanya seperti itu kepada zana bagaimana tidak jelas jelas zana sudah memakai pakaian yang biasa zana pakai ke kampus bisa bisanya dia bertanya seperti itu, tapi yang ada di pikiran arletha bagaimana bisa anak itu pergi sekolah dengan wajah yang begitu pucat seperti saat ini
"Lu sakit?" Tanya Arletha lagi
"Nggak kok kak aku cuma pusing dikit"
Arletha berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri zana, lalu tangan arletha menjulur memegang dahi zana
Arletha sedikit tersentak karena dahi zana begitu panas
"Lu gak usah berangkat ke kampus ijin aja badan lu panas gini"
"Aku gak papa kok kak aku bisa berangkat ke kampus"
"Kalo gue bilang gak ya gak" ucap arletha dengan tegas
Zana yang mendengar nada ucapan arletha lalu menundukan kepalanya
"Lu di rumah aja, nanti gue panggil dokter untuk periksa lu kesini" ucap arletha lalu pergi meninggalkan zana yang masih berada di dapur
Zana hanya bisa menghela napasnya kasar, namun tiba tiba kepala nya begitu sakit dan pandangannya menjadi hitam zana sedikit terhuyung kebelakang namun dia dengan cekatan memegang benda di sekitar nya agar badannya tidak terjatuh ke lantai
Namun karena sudah tidak tahan dengan rasa sakit nya akhirnya zana jatuh dan tidak sadar kan diri
Arletha yang akan menuju ke dalam mobilnya mendengar sesuatu dari dalam rumah arletha langsung berlari ke dalam rumah dan melihat zana yang sudah tidak sadarkan diri di lantai
"Zanaaaa!!" Teriak arletha
"Zanaa bangun" arletha masih berusaha untuk membangunkan zana dengan menepuk nepuk pipi zana pelan
Tanpa pikir panjang arletha menggendong zana menuju mobilnya lalu membawa zana ke rumah sakit
________
Kurang lebih 10 menit arletha sampai di rumah sakit dia langsung membawa zana menuju ke IGD
Lalu zana di bawa masuk oleh para perawat untuk di periksa
Arletha yang menunggu di luar begitu cemas dengan zana karena ini pertama kalinya zana pingsan seperti ini
Sekitar 20 menit dokter keluar dari IGD dan arletha yang melihat dokter keluar lalu menghampiri dokter tersebut
KAMU SEDANG MEMBACA
Arletha Zana (GxG)
Fiksi Remaja"kakak yang mengadopsi aku dari panti tapi kenapa kakak seakan akan membenci aku" Ucap Zana "Gue hanya gak mau perasaan ini tumbuh semakin dalam sama Lo" ujar Arletha . . . Arletha Kirania Prasista Zana Kirania Prasista
