Instagram & TikTok: @urfairyy.byy
***
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, Tiara sudah tertidur di atas tempat tidurnya. Ziffany dan Nuca masih berada di rumah sakit untuk menemani Tiara. Ziffany duduk di kursi samping tempat tidur Tiara sambil menatap sendu ke arahnya.
"Ziffa, kamu nggak tidur?" tanya Nuca.
"Nggak, kak. Ziffa belum ngantuk" Nuca hanya tersenyum tipis mendengarnya.
"Oh ya, kak, aku beneran nggak boleh manggil kak Tiara kakak lagi, ya?" tanya Ziffany tiba-tiba.
Tampak mata Tiara perlahan terbuka. Gadis itu terbangun dari tidurnya saat mendengar suara Ziffany dan Nuca di sebelahnya. Ia pun menatap mereka yang sedang berbincang.
"Boleh kok. Kak Tiara kan kakaknya Ziffa, masa Ziffa nggak boleh panggil dia kakak" jawab Nuca.
"Tapi tadi kak Tiara bilang, kalo aku nggak boleh panggil dia kakak lagi"
"Ziffa.." Nuca memegang kedua bahu gadis itu dan menatapnya. "Tadi kak Tiara lagi nggak ke kontrol emosinya, makanya kak Tiara ngomong kayak gitu. Mungkin kak Tiara masih syok sama kejadian waktu itu"
"Kamu kan adik yang baik, kak Tiara juga orang yang baik, nggak mungkin kak Tiara tega ngelakuin itu sama kamu. Nanti kalo kak Tiara udah bangun, kamu ajak ngomong yang seru aja"
"Contohnya nih, kamu bilang ke kak Tiara kalo dia udah bisa dance lagi kayak dulu, kaki kak Tiara kan udah sembuh, dia pasti seneng banget. Dan kalo bisa, kamu desain lagi kostum buat kak Tiara" ucap Nuca panjang lebar. Ziffany tersenyum mendengarnya, hatinya tenang saat Nuca menjelaskannya.
"Iya, kak. Ziffa percaya kok. Nanti kalo kak Tiara udah bangun, aku bakalan ajak dia ngobrol yang seru" jawabnya. Nuca mengelus pelan kepala gadis itu dan tersenyum.
"Bener kata Sam, Ziffa nggak tau apa-apa soal rahasia itu. Nggak seharusnya gue kasar ke dia sampai ngelukain dia" ucap Tiara dalam hati sambil melihat lengan Ziffany yang tampak merah karena tersiram teh panas olehnya.
Ziffany menatap ke arah Tiara dan ia baru sadar bahwa gadis itu terbangun dari tidurnya. "Kak Tiara kenapa bangun?" tanyanya.
"Kak Tiara haus, ya? Ziffa ambilin minum, ya" Ziffany pun menuangkan air putih dari sebuah botol ke gelas yang berada di atas nakas. Kemudian ia memberikannya kepada Tiara.
"Nih, kak, minum dulu"
Tiara tidak menerimanya dan membuang mukanya ke arah yang berlawanan dengan mereka. Senyum Ziffany perlahan luntur melihat Tiara yang masih tidak mempedulikannya.
Nuca menepuk pelan bahu milik Ziffany, "Nggak papa, Zif. Mungkin kak Tiara lagi nggak haus, tapi kebangun gara-gara denger kita ngobrol tadi"
"Mending sekarang Ziffa tidur aja, ya. Kak Tiara juga udah mau tidur tuh, kasian ntar kalo ke ganggu lagi"
"Iya, kak" Ziffany menaruh kembali gelas berisi air tersebut di atas nakas. "Kak, kalo kakak haus, minumnya ada disini, ya" ucapnya kepada Tiara. Kemudian ia menuju ke sofa yang berada di ruangan tersebut diikuti oleh Nuca.
"Kak Nuca, kak Tiara masih marah, ya?" tanya Ziffany. Nuca menggelengkan kepalanya. "Nggak kok. Udah, ya, kamu tidur aja" Ziffany pun membaringkan tubuhnya di atas sofa.
Nuca kembali menghampiri Tiara. Ia duduk di kursi samping tempat tidur Tiara. Ia melipat kedua tangannya di atas tempat tidur gadis itu dan menaruh kepalanya disana. Ia pun tertidur.
🦋🦋🦋
Tiara baru saja habis dari toilet, ia berjalan sendiri dengan tiang infusnya. Saat ia ingin kembali ke tempat tidurnya, pandangannya mengarah pada Ziffany yang masih tertidur di atas sofa dengan jaket sebagai selimutnya. Ia pun menghampiri adiknya itu, kemudian berlutut di samping sofa sambil mengelus pelan lengan Ziffany yang terluka akibatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
MUTIARA [TELAH TERBIT]
Fiksi Remaja‼️ NOVEL TERSEDIA DI SHOPEE FAIRYBYY ‼️ Alana Mutiara, seorang dancer yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi dance di Korea Selatan. Namun, mimpinya itu hancur setelah ia mengalami kecelakaan dan kedua kakinya dinyatakan lumpuh. Laksmana Nuca...
![MUTIARA [TELAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/290574850-64-k844666.jpg)