#13 TIDAK BERGERAK

438 44 64
                                        

Instagram & TikTok: @urfairyy.byy

***

Setelah menjenguk Tiara di rumah sakit, Tama mengantarkan Anggi pulang ke rumahnya dengan menggunakan mobil. Di dalam mobil sangat sepi, Anggi hanya diam dan melihat ke arah jalan. Tama pun langsung memulai obrolan.

"Anggi, kok diem terus sih?" tanyanya basa-basi.

Anggi tidak menjawab dan tetap membuang mukanya.

"Anggi" rayu Tama sambil memegang tangan Anggi.

"Ih, apaan sih" Anggi langsung melepas tangan Tama.

"Kamu kenapa sih, Gi?"

"Pikir aja sendiri" jawab Anggi.

"Kamu tuh ya, dikit-dikit marah, dikit-dikit ngambek, dikit-dikit kesel. Kenapa sih"

"Gimana aku nggak kesel. Aku baru dateng, udah ngeliat kamu disamping Tiara sambil elus-elus kepalanya. Terus aku juga liat tuh, tangan kamu megang tangan dia"

"Gi, dia itu sahabat aku, dia lagi sakit. Tadi aku tuh berdoa supaya dia bisa cepet sembuh. Dan apa salahnya sih aku kayak gitu, masa aku dateng terus plototin doang" jawab Tama.

"Sahabat sih sahabat, tapi kedekatannya kalah sama pacarnya"

"Harusnya kamu tuh bersyukur dapet pacar yang sabar kayak aku. Coba kalo sama yang lain, udah di putusin" ucap Tama.

"Maksud kamu?"

"Ya, abisnya kamu cemburuan terus, gimana pacarnya nggak risih coba"

"Oh, terus maksudnya kamu mau mutusin aku, gitu?" jawab Anggi.

"Ya nggak lah, Gi. Kan aku bilang, kamu beruntung punya pacar kayak aku, karna aku sabar. Mana mungkin lah aku mau putusin kamu"

"Dikejernya susah, masa mau dilepasin" gumam Tama.

"Ngeles aja terus" jawab Anggi dan kembali membuang muka ke arah jendela sambil melipat kedua tangannya.

---

Setiap hari Nuca selalu menyempatkan dirinya untuk menjenguk Tiara di rumah sakit.

Hari ini tepat seminggu Tiara dirawat di rumah sakit dengan keadaannya yang koma. Nuca tetap setia menunggu gadis itu sadar dari tidur panjangnya.

"Ziffa" sapa Mamanya yang baru saja pulang dari tempat bekerjanya.

"Hai, Ma" Ziffany menghampiri Mamanya dan bersalaman. Nuca pun juga ikut bersalaman dengan Mama Tiara.

"Nuca, makasih, ya, kamu setiap hari udah mau nemenin Tiara disini"

"Iya, sama-sama, tante"

"Ya udah, sekarang kamu pulang aja, nanti orang tua kamu nyariin loh"

"Iya, tante. Kalo gitu saya pamit, ya"

Ziffany melihat jari tangan kakaknya yang sedikit bergerak. Tak hanya itu, kepalanya juga sedikit bergerak.

"Iya, kamu hati-hati, ya" ucap Mama Tiara kepada Nuca.

"Ma, Ma, liat kak Tiara, Ma" sahut Ziffany sambil menepuk pelan pundak Mamanya.

Tiara perlahan-lahan membuka matanya dan melihat sekeliling.

"Tiara?!" Mama Tiara dan Nuca terkejut sekaligus senang melihat gadis itu telah bangun dari tidurnya. Mereka pun menghampiri Tiara.

"Tiara, kamu udah sadar, sayang" ucap Mamanya.

"Ma?"

"Iya, ini Mama, sayang"

MUTIARA [TELAH TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang