Instagram & TikTok: @urfairyy.byy
🦋 SELAMAT MEMBACA 🦋
***
Tama, Sammy, Deven, dan Ola datang menghampiri Tiara dan Nuca yang sedang berbicara di lorong kelas.
"Tiara udah cerita semuanya" ucap Tama di hadapan Nuca.
"Tega banget lo, Nuc, sama perempuan" lanjut Deven.
"Waktu itu lo bilang jangan kasar sama perempuan, tapi malah lo yang kasar" sambung Sammy.
Ola terkekeh ringan. "Kocak!"
"Maksudnya apa sih? Kasar gimana maksud kalian?" tanya Nuca masih tidak mengerti dengan pembahasan mereka.
"Lo, kan, yang pukul Tiara habis-habisan di gang sepi dekat rumahnya semalem"
"Tiara sendiri kok yang ngeliat siapa orang yang udah pukul dia. Awalnya lo cuma ambil uangnya, tapi abis itu lo pukul dia dan lo tinggal begitu aja. Sekeras itu pukulan lo sampai bikin dia nggak sadar? Hah?!" jelas Tama emosi.
"Lo punya mata dan perasaan, kan? Lo liat, Nuc! Dia Tiara! Berani-beraninya lo kasar kayak gitu" ucap Sammy.
"Gue nggak pernah pukul dia! Gue juga nggak ketemu sama dia semalem. Selama di sekolah pun kita jauh" jawab Nuca berusaha meyakinkan teman-temannya termasuk Tiara yang masih berada di sana.
"Bisa aja, kan, karena Tiara ngejauhin lo, lo marah dan akhirnya kasar begitu?" ucap Deven.
"Sekuat itu tenaga lo, sampai sekarang Tiara masih kesakitan" lanjut Ola sambil menatap Tiara yang meringis kesakitan sejak tadi.
"Ra, bukan aku, Ra. Aku nggak pernah pukul kamu. Kamu pasti salah liat, kan?" tanya Nuca sambil memegang kedua bahu Tiara yang bergetar karena ketakutan.
"Ta-tapi, mukanya mirip banget sama kamu. Kamu sengaja pakai penutup kain supaya muka kamu nggak keliatan, kan? Waktu penutup itu lepas dan ketahuan kalo itu kamu, ka-kamu langsung marah dan pukul aku" jelas Tiara mengingat kejadiannya semalam.
"Jujur, Nuc.. sakit.." lirihnya sambil meringis memegang perutnya.
"Ra, lo nggak papa?" tanya Tama. Tiara menggeleng pelan, padahal dapat dilihat dari wajahnya bahwa ia sedang menahan sakit.
"Balik ke kelas aja, yuk, Ra. Ngapain juga lama-lama sama preman di sini" ajak Ola sambil menyindir.
Tama, Deven, dan Ola pun mengajak Tiara kembali ke kelasnya. Sammy yang baru sekali melangkah langsung berhenti dan menatap Nuca dengan tajam.
"Tiara nggak punya tenaga yang kuat banget untuk balas lo. Tapi tenang aja, gue yang bakal wakilin Tiara untuk balas lo" ucapnya. Kemudian ia pun mengikuti teman-temannya yang sedang berjalan menuju kelas Tiara.
"Aku nggak pernah kasar sama kamu, Ra. Nggak pernah dan nggak akan pernah!" gumam Nuca sambil menatap kepergian Tiara dan teman-temannya.
🦋🦋🦋
Bel pulang sekolah sudah berbunyi sejak 45 menit yang lalu. Nuca masih berada di parkiran. Ia baru saja ingin pulang ke rumah setelah menemani Lyanna untuk menunggu jemputannya. Sebenarnya, Lyanna meminta Nuca untuk mengantarnya pulang, tetapi Nuca beralasan bahwa ia akan kerja kelompok, maka dari itu ia tidak bisa mengantar gadis itu pulang. Lyanna percaya, padahal Nuca berbohong.
Saat Nuca ingin menaiki motornya untuk pulang ke rumah, ia teringat sesuatu. Sejak pulang sekolah tadi, ia tidak melihat Tiara. Padahal biasanya mereka bertemu di gerbang sekolah saat Tiara menunggu jemputannya. Ia pun turun dari motornya dan kembali memasuki gedung sekolah.
KAMU SEDANG MEMBACA
MUTIARA [TELAH TERBIT]
Fiksi Remaja‼️ NOVEL TERSEDIA DI SHOPEE FAIRYBYY ‼️ Alana Mutiara, seorang dancer yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi dance di Korea Selatan. Namun, mimpinya itu hancur setelah ia mengalami kecelakaan dan kedua kakinya dinyatakan lumpuh. Laksmana Nuca...
![MUTIARA [TELAH TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/290574850-64-k844666.jpg)