3

6.5K 619 71
                                        

Typo? Tandai.

21.00 Malam

Malam ini Jeno sedang duduk kedai milik Sungchan sambil menikmati satu cangkir kopi susu panas.

Ia sedang menunggu waktu untuk mengantar pesanan yang Jaehyun suruh, dan pelangan nya menginginkan pesanan tersebut diantar pukul 21.30 masih ada waktu sekitar 30 menit dari pada dia bosan menunggu dirumah lebih baik Jeno menghabiskan sisa waktu nya disini.

"Sendirian aja?" Seseorang tiba tiba memukul bahu Jeno secara pelan lalu mengambil duduk tempat disamping Jeno

"Eh kau rupa nya Ji? Iya, Sungchan sedang sibuk membuat pesanan, kak Ten sedang asik main kartu dengan adek mu aku jadi tidak enak menggangu." Jawab Jeno seadanya lalu menunjuk ke meja ditengah kedai itu, Ten dengan seorang pria manis tengah asik bermain kartu

Orang yang dipanggil Ji itu lalu tersenyum manis ke arah Jeno.

"Kau ini, selalu saja seperti itu merasa tidak enakan padahal kami sudah mengangap mu keluarga." Ujar orang itu lagi

Jeno hanya menjawab nya dengan kekehan kecil.

"Kau mau mengantar pesanan?" Tanya orang itu kembali

"Iya, mungkin sebentar lagi." Jawab Jeno sambil melihat jam tangan nya

"Oh."

"Kau tidak melakukan rekeman?"

"Tidak, hari ini aku libur dan Jisung yang akan mengantikan aku sementara."

"Memang bisa? Bukanya adek mu itu harus melakukan syuting video porno nya?"

"Ya kau harus tau, selain punya bakat melebarkan lubangnya. adek ku itu juga punya bakat mengambil video orang yang sedang melakukan sex."

Jeno menatap orang disampingnya dengan bingung.

"Dia belajar sendiri?"

"Tentu saja aku yang mengajarinya hahahaha."

Jeno langsung tertawa geli

"Bajingan, kau Park Jihoon."

Laki laki yang duduk disamping Jeno atau Park Jihoon adalah temannya dalam dunia kriminal ini, Jihoon memiliki pekerjaan merekam orang orang yang sedang bersetubuh diberbagai club malam dan mengupdate nya ke dalam deep web, Jihoon akan menjual hasil rekaman nya dengan harga yang sangat mahal untuk orang orang yang tidak bisa atau tidak berani masuk kedalam deep web.

Jihoon tidak sendiri, Jihoon mempunya adek bernama Park Jisung yang memiliki profesi sebagai model untuk video porno ilegal. Jadi bisa dibilang mereka dua bersaudara yang gila.

"Kak Ji, kau jadi mengantar ku keclub yang akan menjadi hasil uang kita atau kau hanya ingin terus tertawa seperti orang gila disamping kak Jeno." Sahut pria manis yang sudah selesai bermain kartu dengan Ten

"Ah iya baiklah baiklah ayo berangkat." Jihoon menghentikan tawanya lalu menghapus air mata yang keluar dari matanya karna ia terlalu banyak tertawa

"Semuanya kita pamit dulu ya." Kedua pria manis itu mulai keluar dari kedai milik Sungchan

"Sampai nanti lagi bajingan." Balas Sungchan yang masih asik membuat minuman

"Ya, Jihoon jaga adek mu dan hindari para polisi sialan itu." Sahut Ten yang sedang merapikan kartu kartu bekas permainan nya dengan Jisung tadi

"Ya aku mengerti!" Teriak Jihoon dari luar

Menurut Jeno, Jihoon dan Jisung itu mereka dua bersaudara yang saling menyayangi mereka berdua juga sangat manis dan baik. Kalo saja mereka tidak terjun kedalam pekerjaan gelab nya, sudah dipastikan banyak yang mau pada mereka berdua, mereka berdua sama seperti Jeno tidak memiliki orang tua membuat mereka harus dengan terpaksa melakukan pekerjaan kotor ini. Jeno sempat mendengar cerita dari Ten kalo Jihoon itu memiliki penyakit mental kontrol impuls dan 40% lagi dia bisa gila, yang lain tidak pernah tahu kenapa Jihoon bisa seperti itu tapi menurut Sungchan itu mungkin karna Jihoon terlalu sering membuka deep web.

Over || JaemjenTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang