Mereka membayarnya, dengan Younghoon yang merasa malu karena Hyunjae menggunakan BlackCard nya untuk membayari semua yang mereka beli.
Dan acata belanja mereka berlanjut.
Acara belanja mereka sudah selesai siang hari ini, waktu menunjukan pukul setengah satu siang.
"Kau sudah makan?" Tanya Younghoon, Hyunjae hanyaenggeleng "ayo cari tempat makan," ajak Younghoon.
Hyunjae hanya diam, mereka berdua berjalan bersampingan, dengan Younghoon yang membawa 5 paperbag, sedangkan Hyunjae hanya 1.
"Ayo di sana!" Ajak Younghoon, ia menunjuk sebuah gerai makan jepang dengan bangunan khas jepang. Hyunjae melihat arah yang di tunjuk Younghoon. Ia membaca nama toko tersebut lalu mereka berdua berjalan menghampiri gerai makan tersebut.
Mereka berdua memasuki gerai tersebut,
"Waah, tidak terlalu ramai, ayo duduk," kata Younghoon, ia meletakan totebagnya di mobil saat di parkiran, begitu pula Hyunjae.
"Selamat siang, silahkan pilih makananmu," kata si juru masak menggunakan bahasa jepang. Hyunjae dan Younghoon sedikit terkejut karena si juru maak itu tidak menggunakan bahasa korea.
"Kau mau apa?" Tanya Younghoon.
"Pesan saja beberapa makanan, akan aku makan," jawab Hyunjae dengan nada yang di buat cool.
"Permisii, aku mau sup miso, ramen, dan yakitori," kata Younghoon dengan bahasa jepang, ia menutup buku menu dan menyerahkannya ke juru masak sambil tersenyum.
"Baiklah, harap tunggu," kata si koki itu lalu membuat pesanan mereka. Dari tempat duduknya, Younghoon dapat melihat si juru masak itu membuat makanan, ia terus memperhatikannya.
"Permisi tuan," panggil Younghoon, si juru masak menoleh,.
"Bisa aku membuatnya? Maksudku, bisa aku membantumu?" Tanya Younghoon.
Si koki tersenyum,
"Kemarilah," katanya. Younghoon langsung meninggalkan Hyunjae yang sibuk dengan ponselnya. Ia memasuki area dapur, menganbil apron lalu membuat sup miso, ia mengikuti semua arahan si juru masak.
Hingga beberapa menit kemudian, pesanannua siap semua. Koki itu hendak mengantarkannya ke meja mereka, tapi Younghoon menahannya.
"Biar aku saja, terimakasiih," kata Younghoon, ia mengambil nampan tersebut lalu berjalan dengan sangat hati hati menuju mejanya.
"Pesananmu tuan," kata Younghoon, ia meletakan semua wadah makanannya di atas meja.
Hyunjae yang sedari tadi sibuk dengan ponselnya terkejut, ia mematikan ponselnya lalu menegakan badannya, dan ia semakin di buat terkejut karena yang m3nghantarkan pesannya adalah Younghoon.
Sedangkan Younghoon hanya tersenyum dan duduk di samping Hyunjae,
Mereka berdua makan dengan tenang, Hyunjae sudah menghabiskan supnya, sedangkan ramen yang Younghoon makan masih tersisa kurang dari setengah mangkuk.
"Haah, aku kenyang," kata Younghoon sambil memegangi perutnya.
"Hm, biarkan saja, aku akan memakannya," kata Hyunjae lalu mengambil mangkuk ramen Younghoon. Di mangkuk ramennya sekarang ada dua tusuk yakitori. Ia makan dengan pelan namun sangat lahap.
Younghoon mengambil setusuk sate ayam tersebut, ia memakannya dengan kunyahan kecilnya.
"Waah, enaak," kata Younghoon.
Ia mengambil ponselnya di tas. Dan diam diam memotret Hyunjae yang sedang makan.
11 menit berlalu, kini wadah di atas meja sudah kosong. Hyunjae mengelap mulutnya dengan tisyu lalu berjalan ke arah si juru masak tersebut.
"Berapa pesanan tadi?" Katanya.
"Semua jadi 34.000 Won," kata si juru masak.
"Buatkan satu porsi Yakitori, bungkus, dan totalkan," katanya.
Si koki langsung membuatkan sate ayam tersebut.
Tidak beberapa lama, Hyunjae kembali dengan sebuah box putih berukuran medium di tangannya, ia memberikannya ke Younghoon. Younghoon yang tak mengerti hanya menatap Hyunjae dengan polos.
"Untukmu," katanya.
Younghoon menerima box tersebut, ia mencium aroma wangi dari ayan bakar keluar dari box tersebut. Lalu mereka pergi keluar gerai tersebut.
Di dalam mobil, Hyunjae mengendarai mobil dengan sebatang rokok di sela sela jarinya.
Sedangkan Younghoon.... Di tangannya ada setusuk sate ayamnya.
"Hyunjae kau mau?" Kata Younghoon sambil menyodori sate ayam ke Hyunjae.
Tanpa mengalihkan pandangannya dari jalan, Hyunjae memiringkan badannya dan menghabisi sisa satenga. Ia memakannya rakus. Sedangkan Younghoon hanya tersenyum kecil.
My Only One
Mobil Hyunjae berhenti di toko roti, nampak Hyunjae sedang merokok di tempatnya (joks pengemudi) ia menurunkan jendela pintu mobilnya untuk membuang asap rokoknya.
Younghoon baru keluar dari toko roti dengan dua bungkus roti berukuran medium.
"Kau mau?" Tawarnya sambil menyodori sebungkus roti berbentuk mini pizza itu.
Hyunjae membuka mulutnya, meminta Younghoon untuk memasuki roti ke dalam mulutnya.
Merkea tidak lanjut pulang, ternyata toko roti itu dekat dengan sungai han, mereka berdua pergi menuju area taman dj sungai han, dan menghabiskan waktu berdua dengan roti dan sate ayam di tengah tengah mereka.
Dari penglihatan orang di sekitar, mereka adalah pasangan yang serasi,
"Hyunjae... Ayo selfie," ajak Younghoon. Younghoon mengeluarkan ponselnya dan di arahakannya dari atas. Di layar ponselnya bergambar dirinya yang berpose lovesign, sedangkan Hyunjae mengankan satu alisnya dengan wajah yang di buat secool mungkin tanpa pose.
To Be Continue
Hallo, aku kembali setelah 2 hari liburan di pelanet sebelah. Apa kabar? Mari awali pagimu dnegan shubuh dan cerita manis dari Hyunjae yang tsunder badboy dan Younghoon si introvert imut.
Oh maaf buat typo, dan enjoy
Maaf juga sampe sini pemerannya baru Younghoon sama Hyunjae, karena emanv fokus ke mereka.
Aku juga berusahan buat gak ngetik alur cerita yang pasaran. So support me.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Only One
Fanfiction[ COMPLETED ] - 이현자 × 김영훈 fanfiction. - Hyunjae × Younghoon Fanfiction. top : Hyunjae. bot : Younghoon. Younghoon, seorang siswa kelas sebelas yang sama sekali tidak memiliki teman satupun. di pertemukan dengan Hyunjae, si siswa tsunder dari kel...
