السلام عليكم ورحمةلله وبركاته
Mencintai dalam diam
Mendoakan di sepertiga malam♡"Zahira..." Teriak nian-bunda zahira yang sedang menghidangkan sarapan untuk keluarga-nya.
"Iya bunda ku, kok bunda ngga manggil zahira buat bantu bunda masak sarapan?" Tanya gadis berpakaian anak SMA menggunakan jilbab dengan senyum kepada bunda seraya melangkah-kan kakinya di tangga terakhir.
"Tidak apa-apa nak, kamu panggil ayah ya, buat sarapan bareng kita" suruh Nian dan di angguki sang buah hati.
Namun baru saja Zahira ingin beranjak dari kursi, bahunya merasa di tahan oleh tangan yang kekar.
"Ayah..., Baru saja Zahira mau nyamperin" cengirnya.
Zahira merupakan putri tunggal dari pasangan Handoko dan Nian. Keluarga yang memiliki akses perusahan HDK Company, perusahaan terbesar ke 3 se-Asia, yang membuat Zahira tercukupi kebutuhannya.
"Iya ngga papa, yaudah kita sarapan" jawab lembut Handoko, Nian yang melihat kehangatan tersebut hanya tersenyum dan bersyukur terhadap sang kuasa.
"Semoga engkau selalu memberikan kebahagiaan untuk anak hamba dan suami hamba, ya Allah" -batin nya.
06.56Zahira berada di lorong SMA Magaria Cempaka, -Bandung. Kini gadis berjilbab tersebut menduduki kelas XI MIPA2.
"Masya Allah, nikmat mana lagi yang engkau dustakan" monolognya seraya memandang seseorang dari kejauhan.
"Kalau mau masuk kelas yaudah masuk aja, ini malah ngintip-ngintip apaan ngga jelas, senyum senyum lagi"
"Astaghfirullah, ngagetin aja kamu Len, kamu tuh ya ngga suka apa lihatin sahabatnya bahagia" acara persembunyiannya terganggu karena Lena yang datang dengan bersedekap dada dibelakangnya.
Magdalena Ajeng, sahabat karib Zahira semenjak sekolah di SMA Magaria Cempaka. Gadis berambut panjang hitam pekat yang diuraikan, cantik namun sayang sifat bar barnya yang sering muncul membuat orang disekitarnya geleng geleng kepala.
"Pasti lihatin crush lo kan, ngapain si di crush in. Dia nya ngga peka juga" sebel Lena.
Pasalnya Zahira mempunyai seseorang yang ia kagumi semenjak MOS SMA pertama kali ia masuk sekolah. Dan menurut Lena itu hal yang percuma saja, toh Zahira katanya cuman ia doakan di sepertiga malam dan ngga berani ngungkapin nya.
Berbeda dengan Lena yang sudah pacaran dengan kakak kelas semenjak kelas X dahulu.
"Ngga papa, dari pada pacaran kayak kamu. Ntar dosa masuk neraka ya" ungkapnya kepada Lena lalu tergirit lari menuju kelas.
"Ck! Dasar. Awas lo Zahiraaaa...." Teriaknya sambil mengejar menuju kelas.
Zahira memang menggunakan bahasa aku-kamu. Berbeda dengan Lena yang menggunakan bahasa gaul lo-gue. Kata Zahira "kurang sopan, kalau pakai lo-gue".
__________Kriingg...kriingg..
Istirahat pun tiba. Dimana kantin yang dipenuhi manusia manusia lapar, untuk memanjakan cacing diperutnya masing masing-masing.

KAMU SEDANG MEMBACA
ZAFTA
Teen FictionJika takdir kita bukan untuk bersatu di dunia, maka jodohkan-lah kita di akhirat, ya Allah ~Zahra Ghaira Handoko Hamba bukan-lah yang terbaik untuknya, tapi ijinkan hamba bersatu dengan-nya ~Afta Nusantara