السلام عليكم ورحمةلله وبركاته
Belajar menerima keadaan
Tanpa harus membenci kenyataan
🌻
"Memangnya anak bunda mikirin siapa sih?" Tanya jahil bunda Zahira."Nggak kok bun, Zahira cuma nanya"
"Astaghfirullah,maafkan hamba ya robb". Batin nya."Yaudah, kamu tidur ya. Bunda juga udah ngantuk. Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam, mimpi indah bunda"
Setelah membaca doa mata indah milik gadis tersebut perlahan terlelap. Memasuki alam mimpi.
______________________________________________Mentari cerah menemani pagi hari libur ini dengan senyuman yang menghangatkan. Ditemani secangkir kopi yang berada di meja samping.
"Bang gue mau nanya ni ya. Soal kak Afta, temen lo itu"
Lena selalu saja datang mengganggu paginya yang damai.
"Iya kenapa, Len"
"Dia udah punya pacar? Atau masih deket ama siapa gitu?"
"Lo suka?" Tanya-nya balik.
"Eh enggak ya. Zahira, dia nyuruh gue buat nanyain lo. Dia itu nge-crushin si kak Afta dari pertama masuk sekolah"
"Tapi nih ya. Dia kagak berani ngomong. Katanya, mau mencintai dalam diam dan lewat doa" jelasnya.
"Ohh, bagus tuh. Afta kagak ada pacar atau deket ama seseorang" jawab Andre.
Lena mengangguk dan ber ohh ria, sebab masih ada peluang untuk sahabatnya dekat dengan kakak kelasnya yaitu kak Afta.
"Harus lapor nih. Sama Afta kalau ada yang naksir dia" batin Andre.
"Lo mending putusin aja sono si Jefri. Masih kecil kagak boleh pacaran" perintah Andre.
"Enak aja. Iri bilang boss" gaya Lena mengibaskan rambut kebelakang dengan berjalan kedalam rumah.
"Lama banget si Zahira suka Afta. Padahal Afta baru tau dia kemarin. Ck!! Nasib dah" lirih nya.
___________
Sore hari, Kini tiga sekawan berkumpul di cafe pesona siapa lagi kalau bukan Afta, Iqbal, Andre. Bermain gitar sudah menjadi kebiasaannya."Ada yang suka lo, semenjak lo kelas 11 ta"
Afta menaikan satu alisnya bingung. Karena dia tidak tau hal ini.
"Adkel kelas XI MIPA2."
"Siapa?" Bukan Afta yang bertanya, melainkan Iqbal yang sama ingin tau nya.
"Zahira" ucap Andre.
Tidak ada yang membuka suara.
"Jadi itu maksud ucapan hari lalu" batin Afta.
"Dua tahun mencintai dalam diam dan berdoa di sepertiga malam. Tanpa pengetahuan lo. Keren banget, pantes lo susah banget buat buka hati ke cewek lain. Ternyata doa-nya kuat" Ucap Andre.
"Kalau gue si otw tembak lahh. Lumayan kan cakep, solehah juga tuh"
"Gue nggak tau sama sekali. Tapi kemarin gue anterin dia sampai rumah, dia bilang
"I have crush on you" terus dia langsung pergi aja" jelas Afta."Lo coba tanyain langsung ke orangnya biar jelas atau nggak Lena, adek gue pasti tau"
Afta mengangguk. "Ngga nyangka, rejeki" batinnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
ZAFTA
Teen FictionJika takdir kita bukan untuk bersatu di dunia, maka jodohkan-lah kita di akhirat, ya Allah ~Zahra Ghaira Handoko Hamba bukan-lah yang terbaik untuknya, tapi ijinkan hamba bersatu dengan-nya ~Afta Nusantara