15.disappointed

43 34 3
                                        

Jangan lupa vote dan komen <3

***

Sudah beberapa haru clara masih setia dengan tidur panjangnya.membuat semua orang khawatir akan kesehatannya.terutama untuk keluarga Xeimoraga.terlebih bara yang selalu setia menemani clara.tidak pernah meninggalkan clara barang sedetik pun.catat itu.

Mungkin ini adalah kejadian yang tidak akan mereka lupakan untuk selamanya.kejadian yang mungkin akan mereka harapan tidak akan terulang kembali.

"Clara..bangun".ucap bara.bahkan tidak bisa tercatat lagi sudah berapa kali dan berapa banyak bara berbicara dengannya.memanggil namanya berharap adik kesayangannya itu bangun dari koma."clara". Panggil bara."mau sampai kapan harus seperti ini heum?mau ninggalin bara sendiri?enggak kan?kata kamu,kamu akan selalu ada di sini".ucap bara lagi.

"Ayo bangun.nanti setelah kamu bangun kita akan pulang ke rumah.kerumah Xeimoraga.sekarang liat mama.mama gak mau makan sama sekali.kak Jason juga sudah kalah harus membujuk mama seperti apa lagi.bahkan kak jeslyn juga gak bisa ngebujuk mama".lanjut bara."papa juga liat!dia meninggalkan semua perkejaan nya untuk kamu.sekarang dia ada disini.kata kamu papa terlalu sibuk kan?sekarang papa udah ninggalin semuanya.jadi kamu harus bangun".

Satu bulir air mata keluar dari manik mata legam milik bara.seorang bara memiliki kasih sayang yang luar biasa pada seorang clara.yang notabene bukan siapa-siapa nya.tapi,ia sangat bahkan begitu menganggap clara sebagai adik kecil nya."liat semua orang di sini".sambung bara.tangan besar itu menggenggam tangan mungil clara.

Di saat itu usia clara baru 15 tahun.cukup muda bukan untuk mempunyai masalah sebesar ini.

***

"Sayang mama sama papa tidak bisa lama-lama di sini.sekarang sudah ke 5 hari kami berada di sini.dan saat ini kami harus pulang".ucap Lexa."bara juga ikut ma?". tanya clara."iya sayang.cuti nya sudah siap jadi dia harus kembali".lanjut lexa."jika kamu libur kamu bisa main kesana". sambung lexa."clara boleh bawa sahabat clara kan ma?". tanya clara.

"Boleh dong sayang.memang nya seberapa banyak teman kamu.dan kira-kira rumah Xeimoraga cukup gak buat nampung sahabat-sahabat kamu?".gurau lexa.clara menatap lekat manik mata indah milik lexa.'seandainya bunda kayak gini ma.pasti clara gak bakalan rindu dengan mama.cuman mama yang ngerti clara.walaupun mama bukan siapa-siapa clara'.

"Sayang!kok bengong".lexa mengayunkan tangan nya di wajah clara."eh enggak kok mah.sahabat clara masih tetap sama.mama masih ingat kan?".jawab clara."ouh yang ada si ganteng itu yah".ucap lexa."si ganteng yang mana ma? sahabat clara ganteng semua".jawab clara enteng."ada loh yang itu yang namanya siapa pun mama lupa.eum..eum..mark!iya mark".ucap lexa.

"Ouh itu kirain siapa".jawab clara."iya mama lupa".imbuh clara."dia ganteng kan?".tanya lexa."ih mama nanti papa cemburu loh".ucap clara."apa nih kok bahas ganteng-ganteng". potong ceren saat sampai di sana."ini pah,mama bilang sahabat clara yang namanya mark itu ganteng".jawab clara.

"Iya kan ma?".tanya clara."jadi,papa gak ganteng".tanya ceren.lalu lexa berdiri dari duduknya.lexa memegang pundak ceren sambil mengusap nya."papa itu ganteng.papa itu cuman satu gak ada dua nya di hati mama".ucap lexa."iya papa percaya".jawab ceren sambil tersenyum."clara kamu gak ikut papa sama mama?".tanya ceren."clara belum libur pa.nanti kalau clara udah libur clara ke sana.sekalian sama sahabat-sahabat clara".

"Heum,bagus bawa juga sahabat kamu biar rumah Xeimoraga itu rame".usul ceren."papa sama mama mau berangkat sekarang?".tanya clara "iya nunggu bara,jason sama jeslyn lagi siap-siap".ucap Ceren."adik kecil".sapa bara."bara clara udah besar".ucap clara."iya,iya".jawab bara."nanti kapan-kapan lagi gw bakalan main ke sini.liatin lo".ucap bara sambil mengelus surai hitam itu.

"Lo janji bar?".tanya clara."gw janji".ucap bara."clara ikut ya ke bandara?".tanya clara."iya,nanti pulang nya pak Atmo akan mengantarkan kamu".ucap lexa."iya mah".lalu mereka semua keluar dari dalam rumah mereka."sudah semua barang nya?". tanya ceren."sudah pah".jawab Jason.

Mobil pun akhirnya pergi meninggalkan rumah itu.rumah yang jarang Emre tempati.hanya jika mereka datang saja rumah itu akan ada penghuni nya.jika tidak,maka kosong untuk waktu yang lama.tapi, terkadang clara juga mampir ke rumah itu hanya sekedar untuk menyapa bibi xen.yah dia adalah pembantu yang tinggal di rumah itu bersama supir yang bernama pak Atmo.

Bibi xen adalah adik dari bibi xin.mereka sengaja terpisah.bara yang menyuruh nya.

Sampai lah mereka di bandara."sayang kamu harus baik-baik di sini.jaga kesehatan kamu,kamu harus makan yang teratur.tidur juga harus teratur.dan jaga diri kamu". peringat lexa."iya ma".jawab clara."dengar apa kata mama ya sayang". ucap ceren."iya pa". jawab clara sambil tersenyum."gw akan sering-sering main ke sini nanti".ucap bara.

Lalu tak lama mereka pun pergi berjalan menjauhi clara meninggalkan clara dengan pak Atmo."mari non saya antar".ajak pak Atmo.lalu clara dan pak Atmo keluar dari bandara.dan langsung menuju parkiran mobil.

"Non mau di antar ke rumah Albert atau gimana?".tanya pak Atmo."rumah Albert aja pak".jawab clara.mobil pun bergerak menuju rumah keluarga Albert.tidak butuh waktu yang lama mobil sudah terparkir di halaman rumah keluarga Albert saat ini."terimakasih pak Atmo".ucap clara."baiklah non saya pergi dulu".ucap pak Atmo.

Lalu mobil pergi meninggalkan pekarangan rumah keluarga Albert.dam tinggalah clara yang sedang berdiri di depan rumah nya.dengan langkah yang pasti clara masuk kedalam rumah nya yang begitu besar."non sudah pulang". tanya bibi xin."iya bi.kenapa sepi bi?".tanya clara."eum itu non anu...".bibi xin terbata-bata berbicara terbata-bata

"Eum non,lebih baik non langsung ke kamar non".ucap bibi xin."ada apa dengan kamar clara bi?".tanya clara."eum,itu anu non.. eum-".

Lalu dengan langkah cepat clara menaiki tangga menuju kamar nya yang di atas.saat sampai di depan pintu kamar nya.clara langsung membuka pintu itu.betapa terkejut nya clara saat melihat semua barang kesayangan nya hilang dari meja nya.clara masuk."di mana? dimana album nya?poster nya dimana?".tanya clara yang sedang mencari barang-barang nya.

Kamar nya saat ini jauh dari kata baik-baik saja."di mana semuanya?".tanya nya lagi.lalu ia turun dari atas menuju lantai bawah."bi di mana semua barang-barang clara?".tanya clara."semua itu sudah di bakar oleh tuan non".jawab bibi xin."apa?di bakar?".clara terkejut Sanga terkejut atas semuanya.

"Kenapa bisa bi?".tanya clara."itu bibi gak tahu non".jawab bibi xin seadanya."dimana?dimana ayah membakar nya?".tanya clara."di belakang rumah non".jawab bibi xin.lalu clara berlari menuju belakang rumah nya.ia melihat ada sebuah tong di sana.di dalam tong itu sudah ada sisi bakaran semua barang-barang clara.

Luruh sudah.ia terduduk lemas di sebelah tong itu.cairan bening itu mulai Keluar dari pelupuk matanya.membasahi wajah cantik nya.kenapa?kenapa ayah nya melakukan ini semua?di saat semua barang-barang ini adalah semangat nya.kenapa harus dia?bahkan di tidak harus melakukan apa sekarang.

Semua barang yang ia sayang.yang ia beli menggunakan uang nya sendiri hangus terbakar termakan si jago merah.sekarang yang hanya bisa ia lakukan adalah menangis.menangis dan terus menangis.dia rasa dunia tidak adil pada nya.

Menangis bukan berarti kita lemah.tapi,karena kita sudah terlalu kuat untuk waktu yang lama.menangis lah selagi bisa.jika dengan menangis kamu bisa mengeluarkan semuanya walau belum sepenuhnya.

Jangan lupa vote dan komen <3

Jangan jadi pembaca gaib guyss :)

Broken Life [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang