Ohayou Minna 🥀
Langsung baca aja ya?...
____________________^^______________________
"Eunghh.."
Nanami baru saja terbangun dari pingsan nya karena mahito yang memukul nya kemarin...ya kemarin Nanami pingsan selama satu hari penuh //biadab memang
"Dimana aku..?" Nanami mengedarkan pandangan ke sekeliling dan baru menyadari kalau iya masih berada di kamar mahito
Menyadari kalau ia hanya sendirian disana Nanami bergegas turun dari kasur Namun baru saja ia hendak turun sebuah suara dari rantai besi kembali terdengar di telinga nya
Clang..!
Nanami mengangkat tangan nya yang ternyata benar rantai besi itu kembali di ikat kan dengan nya namun ia tak menyerah Nanami turun dari kasur kemudian melangkah menuju pintu tapi sial nya rantai besi itu ternyata tak cukup panjang
' Ckh sialan!' batin Nanami frustasi
Tidak lama setelah itu pintu kamar terbuka lebar di iringi sebuah suara dari orng yang ia benci
Krieett...
"Mencoba kabur lagi sayang?"tanya mahito
Nanami menoleh ke arah pintu,
Mahito terlihat membawa nampan berisi makanan dan minuman kesukaan nya
"Bukan urusan mu"jawab Nanami ketus mendengar itu Mahito hanya tersenyum
"Ternyata kau tidak berubah sama sekali sayang "ucap mahito sembari meletakan nampan di meja dekat pintu kamar
"Jangan mengatakan kata kata menjijikan itu padaku"ucap Nanami sambil menatap mahito dengan tatapan tajam
"Oh ya menjijikan Hm?" Mahito mendekat ke arah Nanami,Nanami yang melihat itu pun sontak berjalan mundur
"Menjauh dariku!"teriak Nanami sambil berjalan mundur
Mahito mendorong tubuh Nanami ke kasur kemudian menindih nya
"Kalau begitu akan aku tunjukan apa itu menjijikan"
setelah mengatakan itu Mahito merobek paksa pakaian yang Nanami kenakan,Nanami melotot ketika pakaian nya dirobek dengan paksa Nanami terus memberontak sambil berteriak
"Sialan! menjauh dar-hmpp!"mulut Nanami seketika dibungkam dengan ciuman penuh nafsu dari mahito
Tak cukup sampai disitu mahito beralih mengecup leher Nanami kemudian mengigit nya
"Mhpp...hahh..j-jangan digig-Ah!"Nanami sontak berteriak ketika mahito mengigit leher nya dengan kuat membuat sebuah bekas gigitan yang sedikit mengeluarkan darah
Setelah dirasa puas mengigit leher Nanami, Mahito nampak meletakan sebuah obat di ujung lidah nya dengan kasar ia mencium Nanami dan memasukan paksa obat itu ke dalam mulut Nanami
"Uhk mhpp!"mahito menahan kepala Nanami sembari memasukan obat itu membuat air liur membanjiri dagu Nanami
Nanami yang tak tahan pun terpaksa menelan obat itu,mahito yang merasa kalau Nanami sudah menelan nya pun akhirnya mengakhiri ciuman ganas itu Mahito mengusap air liur yang menempel didagu nya sembari menatap Nanami yang nampak ngos ngosan di atas kasur
Tak menunggu waktu lama obat yang mahito berikan akhirnya bereaksi Nanami nampak menggeliat tidak nyaman dengan wajah yang memerah padam
"Perlu bantuan sayang?"tanya mahito sambil menatap Nanami yang terus menggeliat bak ulat bulu di kasur
"Tidak!"teriak Nanami sambil menatap mahito dengan tatapan tajam
"Oh ya?kau yakin?"tanya mahito lagi tapi kali ini tangan nya tak tinggal diam mahito mengikat kedua tangan Nanami ke atas menggunakan dasi kerja nya
"s-sialan..menjauh D-dariku"ucap Nanami dengan nada bergetar
"Tidak akan.."tangan kanan mahito bekerja dengan mengelus milik Nanami yang masih terbalut celana
"J-jangan menyentuh n-nya" namun apalah daya ucapan Nanami hanya dianggap angin lalu oleh mahito celana nya bahkan sudah terlepas
Mahito menaiki kasur dan berdiri tepat dihadapan Nanami yang tergeletak dikasur dengan tangan yang di ikat serta wajah yang memerah,mahito membuka resleting celana nya dan....
bum...konco- eh pen*s maksud nya
Pen*s dengan ukuran 22 cm itu terpampang jelas di depan wajah Nanami yang memerah akibat obat perangsang yang diberikan mahito
"Hisap sayang" mahito mengelus wajah Nanami dengan lembut
"Tidak akan pernah!"
melihat penolakan dari Nanami Mahito akhirnya memasukkan dengan paksa pen*s nya kedalam mulut Nanami yang tentu saja membuat Nanami langsung tersedak
"Urkh!"
"Ugh hangat sekali~"ucap mahito dengan kepala mengadah ke atas
Tak lama setelah itu Mahito mulai menggerakkan pinggulnya dengan cepat mencari kenikmatan nya sendiri tanpa memperdulikan Nanami yang nampak menangis dengan mata yang memerah
Setelah hampir sepuluh menit mahito akhirat memuncratkan sper** nya di dalam mulut Nanami, mahito menarik pen*s nya dari mulut Nanami sambil mengelus nya kencang
"Ugh sialan"kepala mahito mengadah ke atas sper** nya menyembur untuk yang kedua kali nya
Sedangkan Nanami nampak memutahkan sper** mahito yang berada di mulut nya dengan mata sembab dan memerah karena mahito memasukan pen*s nya terlalu dalam
Tak cukup sampai disitu mahito membalik tubuh Nanami hingga menungging, Nanami terus menggeleng namun hal itu tak dihiraukan oleh mahito pria bersurai biru itu nampak mengambil sebuah lube di laci kemudian mengoleskan banyak lube di hole Nanami, Nanami membuat Nanami tersentak karena lube itu terasa dingin
"Tidak h-hentikan!" Nanami terus memberontak namun apalah daya otak nya terus menolak nya namun tubuh nya malah menikmati nya
Mahito tak bersuara sedikit pun ia justru langsung memasukan pen*s nya dengan paksa membuat tubuh Nanami tersentak ke depan dengan mata melotot Nanami mengigit bibir nya guna meredam suara yang keluar
Mahito memajukan tubuh nya hingga dada nya bersentuhan dengan punggung telanjang Nanami tak sampai disitu ia juga menjilat daun telinga Nanami dengan sensual sembari berbisik
"Kau sangat ketat sayang~"Nanami menggeleng sambil terus menahan suara nya ketika pinggul mahito kembali bergerak
Semakin lama gerakan mahito semakin cepat membuat tubuh Nanami terus tersentak ke depan tak hanya itu Mahito juga memukul pantat Nanami dengan keras membuat Nanami semakin tidak tahan untuk mengeluarkan sper** nya
"Ayolah apa aku mulai tuli?"tanya mahito gerakan pinggulnya nya semakin brutal
Splurt...
Tanpa aba aba Nanami akhirnya mengeluarkan sper** nya dengan banyak sedangkan mahito semakin bergerak dengan brutal ketika merasakan hole Nanami yang menjepit pen*s nya
"Sialan!!" Mahito menancapkan pen*snya dengan keras dan sangat dalam sembari menyembur kan sper** nya beberapa kali di dalam hole Nanami
"Ahh!!" Sedang kan Nanami akhirnya mengeluarkan suara nya namun setelah itu tubuh nya seketika ambruk di kasur
Mahito menatap puas melihat Nanami yang nampak kelelahan akibat ulah nya sper** Nanami nampak membasahi kasur sedangkan milik nya nampak meleleh keluar dari hole Nanami ,mahito beranjak membersihkan tubuh Nanami kemudian menidurkan nya di kasur tak lupa juga ia memborgol satu tangan Nanami disisi ranjang untuk berjaga jaga
"Good night dear" mahito mengecup kening Nanami sebelum keluar dari kamar
KAMU SEDANG MEMBACA
3 alpha x 1beta
Fantasydikelilingi tiga sosok alpha memang sering terjadi dikalangan para omega diluar sana tapi . bagaimana jika yang di kelilingi oleh 3 alpha justru bukan seorang omega melainkan Beta? "Jangan menyentuh nya dia milikku!"gojo "Cih aku menyukai nya lebih...
