Aku adalah kayu yang berderit
di rumah tua yang terlantar
Kau adalah jendela yang hancur
begitu rusak,
sangat takut akan lebih banyak lubang
yang tertusuk pada kulitmu yang rapuh
dan aku,
kayu yang berderit,
menangis sendirian di malam hari
mendengarkan suara-suara yang kubuat
meskipun tidak ada seorang pun ada di sana
tidak ada siapapun pun di sana
KAMU SEDANG MEMBACA
Sepertiga Malam
Historia Cortakoleksi pikiran tengah malam . . . you ask me why i like art and i tell you that the water colours bleed prettier than my wrists . . . aku akan mengikutimu, menyusuri setiap jalan yang ditunjukkan bulan ke tempat kita akan bertemu senyummu akan san...
